Jakarta, VIVA – Ibadah puasa Ramadhan 1447 Hijriah masih berlangsung dan kini memasuki hari-hari selanjutnya. Sepanjang bulan suci ini, umat Islam di berbagai daerah, termasuk Jakarta, menjalankan ibadah puasa dengan penuh kekhusyukan.
Agar ibadah selama Ramadan dapat berjalan lancar, masyarakat umumnya menyiapkan berbagai hal, salah satunya dengan memantau jadwal imsakiyah setiap hari. Informasi tersebut menjadi panduan penting bagi umat Muslim dalam mengatur aktivitas selama menjalankan ibadah puasa. Scroll lebih lanjut yuk!
Jadwal imsakiyah berperan sebagai pedoman waktu, terutama dalam menentukan batas akhir makan dan minum saat sahur sebelum waktu Subuh tiba. Dengan adanya jadwal tersebut, umat Islam dapat mengatur waktu sahur dengan lebih disiplin.
Secara syariat, puasa sebenarnya dimulai ketika azan Subuh berkumandang. Namun, waktu imsak hadir sebagai pengingat agar umat Muslim dapat menyelesaikan santap sahur lebih awal sehingga tidak melewati batas waktu yang dianjurkan.
Biasanya, waktu imsak ditetapkan sekitar sepuluh menit sebelum azan Subuh. Rentang waktu ini dimaksudkan sebagai langkah kehati-hatian agar umat Muslim dapat menghentikan aktivitas makan dan minum tepat waktu sebelum memasuki waktu Subuh.
Dengan mengetahui jadwal imsakiyah secara tepat, masyarakat dapat mengatur waktu makan sahur dengan lebih teratur sekaligus menyesuaikan jadwal ibadah lain, termasuk pelaksanaan salat lima waktu dan waktu berbuka puasa ketika Magrib tiba.
Memasuki hari Ramadan yang bertepatan dengan Selasa 17 Maret 2026, berikut rincian jadwal imsakiyah untuk wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya:
Imsak: 04.32 WIB
Subuh: 04.42 WIB
Zuhur: 12.05 WIB
Asar: 15.12 WIB
Magrib: 18.08 WIB
Isya: 19.16 WIB
Jadwal tersebut menjadi acuan bagi masyarakat Jakarta dan wilayah sekitarnya dalam menjalankan ibadah puasa. Untuk mengetahui jadwal imsakiyah secara lengkap selama satu bulan penuh, masyarakat dapat mengakses dan mengunduhnya melalui sumber resmi yang tersedia. Lihat di sini.
Dengan mengacu pada jadwal yang tepat dan terpercaya, diharapkan pelaksanaan ibadah selama bulan Ramadan dapat berlangsung dengan lebih teratur serta penuh kekhusyukan.
Sebagai informasi, puasa Ramadan memiliki banyak keutamaan bagi umat Islam. Selain menjadi kewajiban bagi setiap Muslim yang memenuhi syarat, ibadah ini juga menjadi sarana untuk memperkuat keimanan dan meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT. Melalui praktik menahan lapar dan dahaga, serta mengendalikan hawa nafsu sejak terbit fajar hingga matahari terbenam, seorang Muslim dilatih untuk membangun sikap sabar, disiplin, serta kemampuan mengendalikan diri dalam kehidupan sehari-hari.





