Kendaraan Pemudik yang Tinggalkan Jakarta Baru 25 Persen

kompas.id
8 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS — Hingga Minggu (15/3/2026), diperkirakan arus mudik yang meninggalkan Jakarta baru sekitar 25 persen. Kepolisian menyebut bahwa arus lalu lintas masih terkendali dan belum ada kepadatan berarti.

Kepala Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri Inspektur Jenderal Agus Suryonugroho melalui keterangan pers pada Minggu menyampaikan bahwa situasi arus lalu lintas mudik Lebaran 2026 masih terkendali. Korlantas mencatat, 25 persen kendaraan telah meninggalkan Jakarta. 

”Kami laporkan bahwa arus lalu lintas saat ini cukup terkendali. Jadi, belum tampak kepadatan. Namun, yang berada di tol sampai saat ini kurang lebih 25 persen yang sudah meninggalkan Jakarta, baik yang menuju ke Trans-Jawa, Bandung, dan Sumatera,” kata Agus.

Selain itu, ia mengklaim, tingkat fatalitas korban meninggal akibat kecelakaan hingga saat ini dibandingkan periode yang sama tahun lalu turun 45 persen. Hal itu merupakan buah dari persiapan yang dilakukan jauh-jauh hari. 

Baca JugaVolume Kendaraan Mudik Mulai Meningkat, ”Contraflow” Siap Digelar

Secara terpisah, PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) mencatat 168.863 kendaraan melintas menuju arah timur melalui Gerbang Tol (GT) Cikampek Utama pada periode 11-14 Maret 2026. Volume kendaraan tersebut meningkat 41,71 persen dibandingkan lalu lintas normal sebanyak 119.157 kendaraan.

Corporate Secretary & Legal PT Jasamarga Transjawa Tol Ria Marlinda Paallo mengatakan, meskipun terjadi peningkatan, hingga Minggu malam belum diberlakukan rekayasa lalu lintas di ruas Jalan Tol Jakarta-Cikampek. Kondisi lalu lintas di GT Cikampek Utama dinilai masih aman dan terkendali.

”Saat ini, jumlah gardu operasi yang melayani transaksi di GT Cikampek Utama sebanyak 30 gardu yang terdiri dari 19 gardu menuju arah Trans-Jawa dan 11 gardu menuju arah Jakarta. Pengoperasian gardu tersebut dioptimalkan secara situasional menyesuaikan dengan volume lalu lintas yang terjadi,” kata Ria.

Kementerian Perhubungan memproyeksikan, puncak arus mudik Lebaran 2026 terjadi pada H-3 atau 18 Maret 2026. Diperkirakan 21,97 juta orang atau 15,26 persen dari total pemudik akan melakukan perjalanan secara bersamaan pada waktu tersebut.

Jawa Tengah

Peningkatan volume kendaraan juga terlihat di sejumlah ruas tol yang dikelola JTT Group di wilayah Jawa Tengah dan Jawa Timur. Di GT Kalikangkung, kendaraan menuju Semarang tercatat 88.964 kendaraan atau naik 30,62 persen dari kondisi normal 68.111 kendaraan. Sementara kendaraan yang meninggalkan Semarang tercatat 61.536 kendaraan atau naik 4,68 persen dari normal 58.787 kendaraan.

Di GT Banyumanik, arus kendaraan menuju Surakarta tercatat 110.838 kendaraan atau naik 17,10 persen dari normal sebanyak 94.653 kendaraan. Sementara arus ke arah Jakarta mencapai 73.059 kendaraan atau naik 3,51 persen dari normal 70.580 kendaraan.

Peningkatan arus lalu lintas juga terpantau terjadi di Jalan Tol Semarang seksi A, B, dan C. Berdasarkan data lalu lintas yang dihimpun dari sejumlah gerbang tol di wilayah Semarang, volume kendaraan meningkat dibandingkan dengan kondisi lalu lintas normal dalam dua hari terakhir.

Pada Jumat (13/3/2026), total kendaraan yang melintas di ruas Semarang A, B, dan C tercatat 120.251 kendaraan, meningkat 9,89 persen dibandingkan lalu lintas normal 109.518 kendaraan. Sementara itu, pada Sabtu lalu, volume kendaraan tercatat 116.958 kendaraan atau meningkat 10,51 persen dibandingkan lalu lintas normal 105.831 kendaraan.

Baca JugaMudik Lebaran 2026, Tantangan dan Solusi

Senior Manager Representative Office 2 Ruas Jalan Tol PT Jasamarga Transjawa Tol M Faried Sulitamtama mengatakan, peningkatan volume kendaraan tersebut menunjukkan mulai meningkatnya mobilitas masyarakat yang melintas di wilayah Semarang. Jalan Tol Semarang seksi A, B, dan C merupakan salah satu koridor utama yang menghubungkan dengan wilayah timur Trans-Jawa.

Pelarangan sumbu tiga

Menurut Agus, kebijakan pembatasan kendaraan sumbu tiga ke atas selama periode mudik terbukti efektif membuat arus kendaraan pribadi dan angkutan penumpang mengalir dengan lancar. Pihaknya pun memastikan telah menyiapkan berbagai langkah antisipatif melalui manajemen rekayasa lalu lintas berdasarkan data lalu lintas yang dipantau secara real-time.

”SKB ini sangat strategis bahwa arus lalu lintas yang ada di jalan tol dan jalur arteri cukup terkendali. Dua hari ini kami melakukan sosialisasi dan bahkan tadi malam kami sudah melakukan tindakan tegas,” tutur Agus.

Ia memastikan, apabila masih ada kendaraan sumbu tiga melintasi jalan tol, pihaknya tidak segan untuk bertindak. Sebab, hal itu telah menjadi keputusan dan komitmen bersama.

Baca JugaKendaraan Ini Dilarang melalui Tol Saat Arus Mudik dan Arus Balik Lebaran

Sebagaimana diketahui, pemerintah melalui Surat Keputusan Bersama (SKB) Pengaturan Lalu Lintas dan Penyeberangan Selama Angkutan Lebaran 2026 mengatur pembatasan operasional kendaraan angkutan barang dengan tiga sumbu atau lebih pada periode 13-29 Maret 2026.

SKB tersebut diterbitkan oleh Kementerian Perhubungan, Korlantas Polri, dan Kementerian Pekerjaan Umum. Pembatasan kendaraan angkutan barang berlaku bagi mobil barang dengan sumbu tiga atau lebih, mobil barang dengan kereta tempelan, kereta gandengan, serta mobil barang yang mengangkut hasil galian, hasil tambang, dan bahan bangunan.

Terkait pelaksanaan SKB tersebut, Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menyatakan prihatin atas ketidakpatuhan sebagian pengusaha logistik yang tetap mengoperasikan truk sumbu tiga atau lebih pada periode pembatasan operasional angkutan barang sejak 13 Maret 2026. Pelanggaran terhadap kebijakan tersebut berkontribusi pada meningkatnya kepadatan dan antrean kendaraan di sejumlah simpul transportasi.

Salah satu kepadatan tersebut terjadi di kawasan Pelabuhan Gilimanuk yang melayani penyeberangan menuju Pelabuhan Ketapang. ”Ketidakpatuhan ini berdampak pada meningkatnya antrean kendaraan di sejumlah titik strategis, termasuk di pelabuhan penyeberangan,” ujar Dudy dalam keterangan tertulis.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Trump Minta Koalisi Global Buka Selat Hormuz, NATO Ditekan Bantu AS
• 3 jam lalukumparan.com
thumb
Sumut jadi Tuan Rumah Piala AFF U19, PSSI Ingin Event Internasional Merata
• 21 jam lalumedcom.id
thumb
Gunung Merapi Luncurkan Awan Panas hingga 1,6 Km ke Arah Barat Daya, Status Masih Siaga
• 2 jam lalutvonenews.com
thumb
Liga Arab Kecam Penutupan Paksa Masjid Al-Aqsa oleh Israel Selama Ramadhan
• 3 jam lalurepublika.co.id
thumb
Ramalan Zodiak Minggu Ini: Hubungan, Karier, dan Keuangan di 16 - 22 Maret 2026
• 8 jam lalubeautynesia.id
Berhasil disimpan.