TANGERANG, KOMPAS.com - Sejumlah warga mengeluhkan antrean check-in yang berlangsung hingga berjam-jam di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Kota Tangerang, Banten, pada Minggu (15/3/2026) pagi.
Keluhan tersebut ramai diperbincangkan di media sosial Threads. Salah satu pengguna Threads mengaku harus mengantre hampir dua jam hanya untuk melakukan check-in di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta.
“Yang mau mudik dari CGK, kalau bisa datang 4–5 jam sebelum keberangkatan ya. Karena antrean check-in parah banget. Ini aku check-in Garuda di T3 saja hampir dua jam antre,” tulis pengguna tersebut.
Baca juga: Viral Pria Pengiring Mobil Jenazah Pukul dan Tendang Bus Transjakarta di Sawangan
Menanggapi keluhan tersebut, Assistant Deputy Communication & Legal Bandara Soekarno-Hatta, Yudistiawan, menjelaskan bahwa kepadatan yang terjadi sekitar pukul 07.00 WIB disebabkan oleh banyaknya penerbangan yang dijadwalkan pada waktu yang hampir bersamaan.
"Dapat kami sampaikan bahwa pada waktu tersebut terdapat 10 penerbangan keberangkatan yang dijadwalkan dengan estimasi jumlah penumpang mencapai 1.555 orang," jelas Yudistiawan dalam keterangan resminya pada Minggu (15/3/2026).
Ia menjelaskan, peningkatan pergerakan penumpang merupakan bagian dari tren kenaikan trafik selama periode Angkutan Lebaran tahun ini.
"Di mana total pergerakan penumpang di Bandara Soekarno-Hatta diproyeksikan mencapai 3.010.993 penumpang, atau meningkat sekitar 2,22 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun 2025," jelasnya.
Dengan tingginya jumlah penumpang, antrean berpotensi terjadi di sejumlah titik layanan di terminal, termasuk di area konter check-in.
Meski demikian, pihak bandara memastikan operasional tetap berjalan dengan aman dan lancar.
Baca juga: Remaja yang Panjat Tower di Bekasi Sempat Menolak Diturunkan, Langsung Dipeluk Damkar
"Seluruh fasilitas terminal dalam kondisi normal, dan counter check-in terisi penuh oleh petugas maskapai maupun ground handling untuk melayani proses keberangkatan penumpang," katanya.
Ia menambahkan, pihak bandara terus berkoordinasi dengan maskapai, ground handling, serta otoritas terkait untuk mengoptimalkan pengaturan arus penumpang di terminal.
Penumpang juga diimbau untuk memastikan jadwal keberangkatan serta terminal yang digunakan agar tidak terjadi kesalahan terminal.
"Penumpang juga disarankan datang lebih awal, minimal 3 jam sebelum jadwal keberangkatan, guna mengantisipasi potensi kepadatan di bandara," tuturnya.
Ia menambahkan, warga dapat memperoleh informasi seputar kebandarudaraan melalui Call Center InJourney Airports di nomor 172.
"Sementara informasi terkait penerbangan dapat diakses langsung melalui masing-masing maskapai," imbuhnya.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang




