Dompet Warga AS Tercekik, Harga BBM Meroket Cepat dalam Setahun, Trump Bisa Apa?

suara.com
8 jam lalu
Cover Berita
Baca 10 detik
  • Harga bensin di Amerika Serikat melonjak drastis dalam sepekan, rata-rata naik 16 persen menjadi $3,48 per galon karena konflik Timur Tengah.
  • California mencatat harga tertinggi $5,20 per galon, sementara empat negara bagian Midwest masih di bawah $3,00 per galon.
  • Pemerintah AS sementara melonggarkan sanksi minyak Rusia hingga 11 April untuk menambah pasokan dunia dan meredam kenaikan harga.

Suara.com - Harga bahan bakar di Amerika Serikat melonjak tajam dalam sepekan terakhir di tengah memanasnya konflik di Timur Tengah.

Laporan dari NY Post menyebut hanya empat negara bagian yang masih memiliki harga bensin di bawah 3 dolar per galon, sementara satu negara bagian sudah menembus 5,20 dolar atau setara Rp84 ribu per galon.

Untuk informasi, 1 galon bensin di Amerika Serikat setara dengan 3,7 liter di Indonesia.

Di Indonesia, istilah "galon" sering merujuk pada wadah air 19 liter, yang sebenarnya setara dengan 5 galon di Amerika Serikat.

Lonjakan harga ini terjadi setelah perang di Iran mendorong harga minyak dunia naik drastis.

Analisis GoBankingRates menunjukkan rata-rata nasional bensin reguler naik 16 persen dalam satu minggu menjadi 3,48 dolar per galon.

Harga minyak dunia tembus 118 dolar AS per barrel. Akankah harga BBM ikut melonjak? [Suara.com/Rochmat]

Menteri Energi AS Chris Wright meminta publik tetap tenang meski harga melonjak cepat.

Ia menegaskan kenaikan saat ini kemungkinan hanya berlangsung beberapa minggu, bukan berbulan-bulan.

“Kami ingin harga bensin kembali di bawah 3 dolar per galon, dan itu akan terjadi dalam waktu tidak terlalu lama,” kata Wright kepada CNN.

Baca Juga: Korut Tembakkan 10 Rudal Tak Dikenal ke Laut Jepang, Respons Provokasi Freedom Shield

Namun bagi pengemudi, optimisme itu belum terasa di dompet.

California menjadi wilayah dengan harga tertinggi, dengan rata-rata mencapai 5,20 dolar per galon, jauh di atas Washington 4,63 dolar dan Hawaii 4,52 dolar.

Di kota mahal seperti Oakland dan San Francisco, harga bahkan sudah melewati 5,60 dolar per galon.

Untuk mengisi tangki 12 galon, pengendara harus merogoh sekitar 62 dolar atau lebih dari Rp1 juta.

Kelompok advokasi Consumer Watchdog menilai kenaikan harga bukan hanya karena minyak dunia.

Pajak, aturan lingkungan, serta keterbatasan kilang juga ikut memicu mahalnya BBM.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Oh, Ini Alasan KPK Belum Menjerat Bos Maktour sebagai Tersangka Korupsi Kuota Haji
• 11 jam lalujpnn.com
thumb
IRGC Bombardir 10 Lokasi Persembunyian Pasukan AS di Timur Tengah
• 6 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Alasan Sheila Dara Bersedia Dinikahi Vidi Aldiano Kembali jadi Sorotan
• 16 jam lalucumicumi.com
thumb
Rekap Hasil Swiss Open 2026: Alwi Farhan dan Putri KW Tembus Final, Anthony Ginting dan Amri/Nita Kandas
• 3 jam lalutvonenews.com
thumb
Viral Video Camat di Tana Toraja Ancam Penolak Proyek Geothermal Tak Dapat Bansos, Aktivis: Intimidasi Rakyat!
• 18 jam laluharianfajar
Berhasil disimpan.