IRGC Bombardir 10 Lokasi Persembunyian Pasukan AS di Timur Tengah

metrotvnews.com
6 jam lalu
Cover Berita

Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) kembali menargetkan aset-aset militer Amerika Serikat (AS) dan Israel di kawasan Timur Tengah. Melalui operasi yang diberi nama 'True Promise 4', IRGC mengklaim telah menghantam sejumlah titik strategis yang menjadi basis pasukan asing.

Dalam pernyataan resminya, IRGC merilis rekaman video yang menunjukkan detik-detik peluncuran rudal ke arah situs-situs sasaran. Setidaknya terdapat 10 tempat persembunyian AS yang menjadi target utama dalam operasi kali ini.

Selain menyasar situs militer, Iran melaporkan bahwa serangan rudal tersebut juga membombardir tiga lokasi yang digunakan sebagai tempat berkumpul dan penginapan pasukan AS. Langkah ini disebut sebagai bagian dari upaya eskalasi tekanan terhadap keberadaan militer Amerika Serikat di kawasan tersebut.
  Baca juga: Iran Klaim Serang Markas Komandan AS dan Israel di Timur Tengah
Hingga berita ini diturunkan, pihak Amerika Serikat belum memberikan konfirmasi resmi terkait kerusakan maupun korban jiwa akibat serangan yang diluncurkan oleh Iran tersebut.

Sebelumnya IRGC yang menyatakan sedang memburu sekitar 11.000 tentara AS yang diduga bersembunyi di berbagai penjuru Timur Tengah.

Sebagai bagian dari strategi intelijennya, pihak militer Iran juga meminta bantuan dari seluruh warga Iran yang berada di Timur Tengah untuk memberikan data akurat terkait keberadaan pasukan AS untuk mendukung operasi militer lebih lanjut.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Mantan Bupati Sleman, Sri Purnomo, Dituntut 8,5 Tahun Penjara
• 16 jam lalukumparan.com
thumb
Dompet Dhuafa Gulirkan Mudik Kalcer, Sasar 750 Pemudik dengan Tujuan hingga ke Sumatra
• 14 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Kejanggalan SK Gubernur Jabar KDM Terbongkar? Wali Murid SMK IDN Bogor Pertanyakan Verifikasi Pemerintah: Kenapa Anak Kami Jadi Korban?
• 15 jam lalutvonenews.com
thumb
Bersih-bersih Tubuh Polri, Dirnarkoba Polda NTT Dicopot lantaran Peras Tersangka 
• 10 jam lalukompas.id
thumb
Dana Pensiun Terkumpul Sejak 2019, Raditya Dika Pilih Tetap Kerja Supaya Happy dan Tidak Depresi
• 19 jam lalugrid.id
Berhasil disimpan.