Trump Berinteraksi dengan NTD, Bahas Pemilu, Perang Rusia-Ukraina, dan Agenda Mendatang

erabaru.net
3 jam lalu
Cover Berita

EtIndonesia.com Presiden Amerika Serikat Donald Trump menjawab secara terperinci lima pertanyaan yang diajukan reporter NTD, Tao Ming, dalam sesi tanya jawab dengan awak media di Gedung Putih pada Kamis (5/11/2026). Trump juga mengungkapkan bahwa sejumlah langkah baru akan diumumkan dalam satu hingga dua pekan mendatang.

Pada Kamis tersebut, Trump menandatangani sebuah deklarasi yang menetapkan Sayap Barat Gedung Putih, termasuk Ruang Oval yang menjadi kantornya dan Ruang Rapat Roosevelt tempat kabinet menggelar pertemuan, sebagai “landmark abadi”. Dengan ketentuan tersebut, perubahan terhadap kedua ruangan itu pada masa mendatang hanya dapat dilakukan melalui undang-undang yang disahkan Kongres.

Dalam sesi tanya jawab, NTD menyinggung sekitar 300 perintah eksekutif yang telah ditandatangani Trump selama dua tahun terakhir.

Reporter NTD di Gedung Putih, Tao Ming

Reporter NTD di Gedung Putih, Tao Ming (5 November 2026), bertanya, “Bagaimana Anda berencana menggunakan perintah eksekutif untuk menjalankan pemerintahan selama dua tahun ke depan?”

Presiden Donald Trump menjawab, “Kami sedang melakukan banyak hal. Pekan depan dan dalam dua pekan mendatang, Anda akan melihat banyak inisiatif baru.”

NTD kemudian meminta Trump menjelaskan bagaimana pemerintahannya akan melanjutkan kebijakan yang telah diterapkan selama dua tahun terakhir.

Trump terlebih dahulu menyoroti kebijakan tarif yang menurutnya telah berhasil menarik investasi senilai US$22,2 triliun ke Amerika Serikat. Ia juga mengklaim bahwa perusahaan-perusahaan terkemuka dunia kini tengah membangun lebih dari 3.000 pabrik di negara tersebut.

Trump mengatakan, “Jika kita menghapus tarif, semua orang akan berhenti membangun pabrik. Di seluruh negeri akan bermunculan bangunan-bangunan mangkrak yang tidak selesai dibangun. Mereka akan kembali mengirimkan produk dari Tiongkok, Jepang, Korea Selatan, Filipina, dan berbagai negara lainnya untuk dijual di Amerika Serikat.”

Pernyataan Trump mengisyaratkan bahwa kebijakan memindahkan kegiatan produksi ke dalam negeri akan menciptakan investasi, lapangan kerja, dan kemakmuran ekonomi jangka panjang. Sebaliknya, mengandalkan barang impor hanya akan memenuhi kebutuhan pasar tanpa memberikan dampak pembangunan industri yang sama.

Trump Kritik Wali Kota Baru dari Kalangan Sosialis Demokrat

Ketika membahas pemilihan sela yang baru saja berlangsung, reporter NTD menyinggung kemenangan sejumlah wali kota baru di Los Angeles dan Washington DC. Mereka diketahui memiliki pandangan sosialis demokrat, sama seperti Wali Kota New York Zohran Mamdani.

Tao Ming (5 November 2026) bertanya, “Apakah ada pesan yang ingin Anda sampaikan kepada para wali kota tersebut?”

Trump menjawab, “Akan tiba saatnya ketika masyarakat merasa tidak puas terhadap mereka. Kemudian mereka akan menggantinya. Namun, sayangnya, hal seperti ini biasanya terjadi terlalu terlambat. Pada saat itu, orang-orang sudah tidak mampu lagi mengembalikan kota, negara, atau wilayah bagian tersebut ke kondisi semula.”

Terkait hasil pemilihan senator di Alaska yang belum menghasilkan kepastian, Trump menuding adanya kecurangan pemilu.

Dalam penghitungan suara yang telah dilakukan, kandidat Partai Demokrat, Mary Peltola, unggul 637 suara atas petahana dari Partai Republik, Dan Sullivan.

Sementara itu, seorang pensiunan guru yang diduga direkrut oleh Partai Demokrat untuk memecah suara Sullivan memperoleh 3.600 suara.

Trump mengatakan, “Jika suara-suara itu digabungkan, Dan Sullivan yang sebenarnya akan menang tipis. Bukan hanya menang tipis, melainkan menang telak dengan selisih ribuan suara.”

Catatan: Pernyataan tersebut merupakan tuduhan Trump mengenai pengaruh kandidat lain terhadap hasil pemilu.

Trump Singgung Iran dan Rencana Selama Dua Bulan ke Depan

NTD juga menanyakan agenda Trump selama dua bulan mendatang, ketika Partai Republik masih menguasai Kongres.

Trump mengulas sejumlah pencapaian pemerintahannya selama dua tahun terakhir, termasuk pengesahan undang-undang besar yang disebutnya sebagai One Big Beautiful Bill, pengamanan perbatasan, pasar saham yang telah mencatat rekor tertinggi sebanyak 91 kali, serta pembangunan kembali kekuatan militer Amerika Serikat.

Trump mengatakan, “Mungkin dalam waktu dekat kita harus menyelesaikan persoalan Iran yang masih tersisa. Kami sebenarnya sudah lama siap untuk itu.”

Selain itu, reporter NTD juga menyinggung pertemuan antara pejabat Rusia dan Ukraina yang digelar atas inisiatif Ibu Negara Melania Trump di Gedung Putih pada Kamis.

Trump mengatakan, “Saya pikir kita akan segera mencapai kesepakatan untuk menghentikan perang Rusia-Ukraina.”

“Kesepakatan ini akan menjadi kesepakatan yang sangat besar. Cakupannya tidak hanya Ukraina. Bahkan, saya bisa mengatakan bahwa kesepakatan tersebut mungkin akan melibatkan seluruh Eropa.”

Hal lain yang menjadi sorotan adalah sikap Gubernur New York Kathy Hochul. Dalam kampanye pemilihan gubernur, Hochul berjanji tidak akan menaikkan pajak. Namun, setelah berhasil memenangkan pemilihan kembali pada Selasa, ia justru mengisyaratkan pada Jumat bahwa kenaikan pajak mungkin diperlukan untuk mendukung program penitipan anak gratis di New York City.

Sementara itu, Wali Kota New York Zohran Mamdani secara terbuka menyatakan rencananya untuk menaikkan pajak bagi kalangan kaya.

Reporter NTD Tao Ming dan Ren Hao melaporkan dari Gedung Putih, Amerika Serikat.


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Ketua Fraksi PAN MPR RI Sarankan Gibran Legawa Mundur, atau....
• 2 jam lalu
0
thumb
Pimpinan Sekte Sesat Kenya Divonis 200 Tahun Penjara Atas Pembunuhan 190 Pengikut
• 23 jam lalu
0
thumb
Erdogan: Sistem keamanan internasional telah runtuh
• 3 jam lalu
0
thumb
Pernah Puji, Habiburokhman Kini Sebut Prestasi Listyo ‘Nol’ Usai Sadap Prabowo
• 5 jam lalu
0
thumb
Hasil Liga Inggris: Arsenal Menang Tipis 1-0 atas Hull City
• 49 menit lalu
0
Berhasil disimpan.