Jakarta: Pemerintah berencana membuka rekrutmen Calon Aparatur Sipil Negara (CASN) pada November 2026. Penerimaan tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah memenuhi kebutuhan sumber daya manusia di lingkungan instansi pemerintahan, termasuk untuk mendukung pelaksanaan berbagai program prioritas nasional.
Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa pemerintah telah menyepakati pelaksanaan rekrutmen Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) pada tahun ini. Pernyataan tersebut disampaikan setelah rapat bersama pimpinan DPR RI dan sejumlah menteri di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat, 6 November 2026.
”Kita bersepakat untuk melakukan rekrutmen CPNS yang akan dilaksanakan tahun ini juga. Rencana bulan November ini juga sudah dilakukan proses pendaftaran,” ucap Prasetyo di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, dikutip Sabtu, 7 November 2026.
Baca Juga :
Pembukaan rekrutmen CASN 2026 dilakukan untuk memenuhi kebutuhan pegawai di lingkungan pemerintahan. Salah satu pertimbangannya adalah banyaknya aparatur sipil negara (ASN) yang memasuki masa pensiun setiap tahun.
Prasetyo menjelaskan, pemerintah membutuhkan penyegaran komposisi pegawai agar kebutuhan pelayanan dan pelaksanaan birokrasi tetap terpenuhi. Selain itu, tambahan sumber daya manusia juga diperlukan untuk mendukung berbagai program strategis pemerintah.
Ilustrasi CPNS. (BKN)
Pelaksanaan rekrutmen CPNS nantinya akan dipimpin oleh Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB), Rini Widyantini. Sementara itu, pengaturan lebih lanjut mengenai proses seleksi akan ditangani oleh Kementerian PANRB. Pemerintah juga mengimbau masyarakat yang berminat mengikuti seleksi agar mulai mempersiapkan diri menghadapi seluruh tahapan tes.
”Kami sampaikan, dipersilakan untuk mengikuti pengumuman dan juga mempersiapkan diri untuk mengikuti seluruh rangkaian tes yang akan dilaksanakan oleh pemerintah dalam rangka pengangkatan CPNS,” ucap Prasetyo.
Hingga saat ini, pemerintah belum merinci tanggal pembukaan pendaftaran, jumlah formasi, maupun daftar instansi yang akan membuka penerimaan. Masyarakat diimbau memantau pengumuman resmi pemerintah melalui Kementerian PANRB dan Badan Kepegawaian Negara (BKN). (Tiaranissa Juliansyah)





Komentar (0)