Sari Roti (ROTI) Bakal Hapus 514 Juta Saham Treasuri, Ini Tujuannya

idxchannel.com
11 jam lalu
Cover Berita

PT Nippon Indosari Corpindo Tbk (ROTI) atau Sari Roti mengumumkan rencana untuk melakukan penarikan atas saham hasil pembelian kembali.

PT Nippon Indosari Corpindo Tbk (ROTI) atau Sari Roti mengumumkan rencana untuk melakukan penarikan atas saham hasil pembelian kembali. (Foto: Ist)

IDXChannel - PT Nippon Indosari Corpindo Tbk (ROTI) atau Sari Roti mengumumkan rencana untuk melakukan penarikan atas saham hasil pembelian kembali alias saham treasuri. Rencananya, ada sekitar 514 juta saham treasuri yang bakal ditarik kembali atau dihapus dari neraca.

"Penarikan saham treasuri ini sebagai upaya untuk menjaga stabilitas perdagangan saham di pasar modal dan meningkatkan kepercayaan investor, serta  langkah awal meningkatkan free float saham perseroan," kata manajemen Sari Roti dalam keterbukaan informasi dikutip Sabtu (7/11/2026).

Baca Juga:
Sari Roti (ROTI) Bagikan Dividen Spesial, Yield Tembus Dua Digit

Saham treasuri yang akan dihapus tersebut berasal dari hasil buyback saham periode 2021-2025. Pada periode tersebut, Sari Roti telah melakukan buyback sekitar 564 juta saham. Sementara sebanyak 50 juta saham telah dikonversi untuk program MESOP dan sisanya akan dihapus.

Dengan jumlah saham yang dihapus sekitar 514 juta, maka setara dengan 8,31 persen dari seluruh modal ditempatkan dan disetor perseroan. Dari sisi nominal, jumlah tersebut setara dengan Rp10,28 miliar. 

Baca Juga:
Sari Roti (ROTI) Tebar Dividen Jumbo, Siap Dicairkan 24 April

Perseroan tak mengungkapkan harga rata-rata saham yang dibeli kembali tersebut. Namun jika mengacu pada harga saham ROTI saat ini di level Rp476 per saham, maka jumlahnya setara Rp244,76 miliar.

Dengan penarikan ini, maka porsi saham ROTI yang dimiliki oleh pemegang saham meningkat meski jumlah sahamnya sama. PT Indoritel Makmur Internasional Tbk selaku pemegang saham utama sekaligus pengendali akan menguasai 28,11 persen saham ROTI, naik dari sebelumnya 24,17 persen.

Sementara porsi Demeter Indo Investment Pte. Ltd juga akan naik dari 22,16 persen menjadi 24,17 persen. Kenaikan juga termasuk terjadi pada saham publik dengan kepemilikan di bawah 5 persen alias free float dari 7,60 persen menjadi 8,29 persen.

Untuk melaksanakan aksi korporasi ini, perseroan telah menjadwalkan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada 15 Desember 2026. Mereka yang berhak mengikuti rapat harus terdaftar sebagai pemegang saham paling lambat 20 November 2026.

(Rahmat Fiansyah)


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
1.410 Peserta Lolos SPCP IPDN 2026, Ini Jadwal dan Ketentuan Registrasinya
• 3 jam lalu
0
thumb
Apa Dampak Kemenangan Demokrat di Pemilu Sela AS bagi Timteng hingga China?
• 6 jam lalu
0
thumb
Jadwal KRL Hari Ini 7 November 2026 Rute Jakarta Kota-Nambo, Jangan Sampai Ketinggalan
• 18 jam lalu
0
thumb
Hasil Persija Vs Persebaya: Gol Telat Ivan Mamut Antar Macan Kemayoran Kembali ke Puncak
• 3 jam lalu
0
thumb
Hasil Munas Tarjih Muhammadiyah Ditargetkan Disahkan dalam Dua Bulan
• 11 jam lalu
0
Berhasil disimpan.