Zelenskyy Desak Sekutu Barat Beri Jaminan Keamanan Konkret bagi Ukraina

kompas.tv
1 jam lalu
Cover Berita
Sebuah biara Kristen Ortodoks mengalami kerusakan akibat serangan bom berpemandu Rusia yang menewaskan sedikitnya 43 orang di Komyshuvakha, wilayah Zaporizhzhia, Ukraina, Kamis (5/11/2026). (Sumber: Andriy Andriyenko/Brigade Mekanis ke-65 Ukraina via AP)

KYIV, KOMPAS.TV - Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy mendesak sekutu Barat memberikan jaminan keamanan yang jelas dan konkret bagi negaranya setelah perang dengan Rusia berakhir.

Zelenskyy mengatakan Ukraina membutuhkan kepastian mengenai bentuk dukungan militer yang akan diberikan negara-negara Barat jika Rusia kembali melancarkan serangan.

Pernyataan tersebut disampaikan dalam wawancara dengan stasiun televisi swasta Ukraina, 1+1, yang ditayangkan pada Kamis (5/11/2026) malam.

Zelenskyy menginginkan kesepakatan tertulis yang menjelaskan secara terperinci langkah-langkah yang akan diambil sekutu Ukraina apabila Rusia kembali menyerang.

"Yang penting, semuanya jelas di atas kertas. Persoalannya bukan puluhan poin, melainkan pemahaman mengenai hasil akhirnya: Jika Rusia kembali menyerang, apa yang akan terjadi? Siapa yang akan melakukan apa, dengan cara apa, dan kapan?" kata Zelenskyy.

Baca Juga: Kemlu RI Dalami Kabar WNI Jadi Tentara Rusia Tewas di Ukraina, Minta Publik Tak Berspekulasi

 

Pernyataan tersebut muncul setelah dua hari pertemuan para sekutu Ukraina di Brussel, Belgia, yang membahas jaminan keamanan dan rencana rekonstruksi pascaperang.

Pertemuan itu melibatkan pejabat dari Amerika Serikat (AS), Inggris, Prancis, Jerman, dan Uni Eropa, serta perwakilan Bank Dunia dan perusahaan investasi AS, BlackRock.

Negosiator utama Ukraina, Rustem Umerov, mengatakan pembahasan juga mencakup ancaman Rusia terhadap Ukraina dan seluruh Eropa, serta langkah bersama untuk menghadapinya.

Selain jaminan keamanan, para peserta membahas kebutuhan pendanaan rekonstruksi Ukraina pada 2027.

Zelenskyy Berharap Dukungan AS Meningkat

Zelenskyy juga menyoroti pentingnya mempertahankan dukungan bipartisan di AS bagi Ukraina.

Ia menilai kemenangan besar Partai Demokrat dalam pemilu sela AS pekan ini berpotensi meningkatkan bantuan Washington kepada Kyiv.

Menurut Zelenskyy, peningkatan bantuan tersebut termasuk percepatan pengiriman rudal pencegat Patriot yang dibutuhkan Ukraina untuk menghadapi serangan udara Rusia.

"Saya yakin peluang kami mendapatkan bantuan tambahan dari Amerika Serikat kini bisa meningkat," ujarnya.

Trump Bertemu Utusan Rusia di Washington

Di tengah pembahasan jaminan keamanan bagi Ukraina, Presiden AS Donald Trump bertemu dengan utusan Rusia, Kirill Dmitriev, di Washington pada Kamis (5/11/2026).

Trump tidak mengungkapkan secara terperinci isi pembicaraan tersebut. Namun, ia mengatakan kesepakatan besar akan tercapai dan tidak hanya melibatkan Ukraina, tetapi berkemungkinan juga seluruh Eropa.

Baca Juga: Di Forum G20, Rusia Kembali Tegaskan Tak akan Mundur soal Ukraina

Menantu Trump sekaligus utusannya, Jared Kushner, mengatakan tujuan pembicaraan di Brussel adalah menyusun pengaturan praktis yang dapat mengakomodasi kekhawatiran keamanan semua pihak, mengurangi risiko konflik di masa depan, serta menciptakan stabilitas di kawasan.

Sementara upaya diplomasi terus berlangsung, situasi keamanan di Ukraina masih memburuk akibat serangan Rusia.

Seperti dikutip dari Associated Press, serangan drone Rusia pada Jumat (6/11/2026) menyebabkan pemadaman listrik besar di sejumlah wilayah, termasuk kawasan Kyiv.

Otoritas Bulgaria juga menemukan benda yang mereka identifikasi sebagai drone Rusia di Laut Hitam.

Selain itu, jumlah korban tewas akibat serangan bom berpemandu Rusia pada Senin (2/11/2026) ke bekas gedung sekolah yang digunakan sebagai pusat distribusi bantuan kemanusiaan, terus bertambah.

 

Download KompasTV Apps di TV kamu, sekarang juga di https://app.kompas.tv/. Satu apps untuk semua Video Premium, Breaking News, dan Live Streaming 24/7 dari Kompas Gramedia.

Penulis : Tussie Ayu Editor : Edy-A.-Putra

Sumber : The Associated Press

Tag
  • zelenskyy
  • ukraina
  • Volodymyr Zelenskyy
  • Rusia
  • jaminan keamanan
  • Perang Rusia Ukraina
Selengkapnya


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Dirjen GTK Nunuk Suryani Raih Anugerah Pendidikan Indonesia 2026
• 10 jam lalu
0
thumb
12 November Nanti Ada Penyesuaian Harga Metaphor: ReFantazio
• 9 jam lalu
0
thumb
Pengamat Puji Langkah RI Desak Rusia Hentikan Perekrutan WNI jadi Tentara Bayaran
• 33 menit lalu
0
thumb
Contoh Proposal Bisnis Plan Mahasiswa dan Cara Membuatnya
• 22 jam lalu
0
thumb
Prabowo Terima Surat Kepercayaan dari 11 Duta Besar Negara Sahabat, Ini Daftar Lengkapnya
• 10 jam lalu
0
Berhasil disimpan.