Pemerintah Gandeng 400 Pengusaha Tambang Atasi Karhutla Kalteng

metrotvnews.com
18 jam lalu
Cover Berita

Jakarta: Pemerintah menggandeng 400 pelaku usaha sektor pertambangan untuk mempercepat penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Tengah. Sebelumnya, 200 perusahaan perkebunan dan kehutanan telah bergerak bersama pemerintah memperkuat upaya pengendalian

"Jadi semuanya terlibat. Kemarin yang dari sektor kehutanan dan perkebunan terlibat hampir 200 pengusaha, perusahaan di sektor perkebunan dan kehutanan. Hari ini yang kita undang ada 400 unit usaha di sektor pertambangan dan tadi telah menyatakan langkah-langkah tindak lanjut," kata Wakil Menteri Koordinator Bidang Pangan Hanif Faisol Nurofiq dilansir dari Antara, Sabtu, 7 November 2026

Baca Juga :

BNPB: Pesawat Bantuan Australia Guyur Titik Karhutla Samarinda
Hanif menjelaskan kolaborasi tersebut dibahas dalam Rapat Koordinasi Penanggulangan Karhutla pada Kawasan Sentra Produksi Pangan, Energi, dan Air Nasional (KSPEAN) Kalimantan Tengah. Rapat tersebut dihadiri jajaran pengusaha pertambangan serta Wakil Gubernur Kalimantan Tengah Edy Pratowo.

Pemerintah akan menindaklanjuti kerja sama ini bersama Indonesia Mining Association dan Forum Kepala Teknik Tambang untuk menyusun langkah operasional terintegrasi. Seluruh perusahaan pertambangan di wilayah tersebut bakal dikoordinasikan langsung oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah.

Ia mengatakan pendekatan gotong royong dari para pelaku usaha menjadi fondasi penting agar penanggulangan kebakaran hutan dan lahan berlangsung lebih cepat, terukur, dan memberikan hasil yang berkelanjutan. Sinergi lintas sektor ini merupakan bentuk tanggung jawab bersama untuk melindungi masyarakat dari bahaya kabut asap.

"Jadi kegotongroyongan ini menjadi penting. Akan terlibat hampir 400 unit usaha yang dikoordinir oleh Bapak Gubernur Kalimantan Tengah," ujar Hanif.


Pemadaman kebakaran hutan dan lahan. Foto: dok. Kementerian Kehutanan. 

Sementara itu, Wakil Gubernur Kalimantan Tengah Edy Pratowo menyampaikan karhutla telah mengganggu kesehatan warga, aktivitas ekonomi, hingga penerbangan akibat kabut asap. Upaya mitigasi kini difokuskan pada pemeliharaan kelembapan lahan gambut serta penyediaan sarana air di lapangan.

"Kebutuhan personel pemadaman selalu meningkat seiring luasnya kebakaran, namun ketersediaan sumber air melalui sumur bor menjadi faktor paling penting untuk mendukung operasi lapangan," kata Edy.

Selain penanganan darurat, Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah turut menyalurkan bantuan pangan, air bersih, medis, hingga jaminan asuransi bagi para relawan pemadam. Pembangunan sumur bor dan tandon air disiapkan sebagai strategi jangka panjang menghadapi musim kemarau mendatang.


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Empat Jenderal Terseret Kasus Penyadapan Presiden, Apa yang Terjadi Berikutnya?
• 3 jam lalu
0
thumb
Pengasuh Ma’had Al-Izzah Batu Susun Buku Muhadatsah Berbasis QR Code untuk Santri
• 23 jam lalu
0
thumb
Menko Airlangga Sebut Harga Minyak Dunia Turun ke 94,6 Dolar AS per Barel, Ini Dampak bagi Indonesia
• 7 jam lalu
0
thumb
Modal AI, Kakek 96 Tahun Nekat Jelajahi Tibet Sendirian
• 4 jam lalu
0
thumb
Stasiun Gambir Kebakaran, KAI Ungkap Kondisi Terkini
• 2 jam lalu
0
Berhasil disimpan.