Senat Paraguay tolak permintaan penundaan sidang pemakzulan presiden

antaranews.com
7 jam lalu
Cover Berita
Istanbul (ANTARA) - Senat Paraguay, Jumat (6/11) menolak permintaan Presiden Santiago Pena untuk memperpanjang waktu persiapan pembelaannya selama 72 jam dalam sidang pemakzulan.

Senat juga memanggil Pena untuk hadir di hadapan anggota parlemen pada pukul 12.10 waktu setempat (15.00 GMT/22:00 WIB), demikian menurut laporan ABC Digital.

“Waktu kurang dari 12 jam jelas tidak cukup bagi suatu proses untuk memenuhi standar negara hukum,” kata Pena dalam surat yang ditujukan kepada Presiden Senat Basilio Nunez.

Pena mengatakan menerima pemberitahuan pada Kamis pukul 22.15 waktu setempat (Jumat pukul 01.00 GMT/08:00 WIB), disertai dokumen dakwaan setebal 15 halaman dan sekitar 300 halaman dokumen pendukung.

Ia berpendapat bahwa pemberitahuan dalam waktu singkat tersebut tidak memberinya cukup waktu untuk menunjuk pengacara dan menyiapkan pembelaan hukum yang memadai.

Menurut laporan ABC Digital, Senat menolak permintaan perpanjangan waktu tersebut dengan hasil pemungutan suara 39 suara menolak dan tiga suara mendukung. Dua anggota Senat abstain, sementara satu lainnya tidak hadir.

Proses pemakzulan itu berlangsung di tengah krisis keuangan yang melibatkan Ueno Bank. Bank tersebut diambil alih oleh Bank Sentral Paraguay pada awal pekan ini karena kekhawatiran terhadap kondisi keuangan lembaga tersebut.

Situasi bank itu menyebabkan nasabah menghadapi pembatasan akses terhadap simpanan mereka. Kondisi tersebut memicu kemarahan publik dan menimbulkan pertanyaan mengenai transaksi keuangan bank itu.

Pena, yang sebelumnya memiliki saham di perusahaan induk yang mengendalikan Ueno Bank, menghadapi tuduhan konflik kepentingan dan dugaan penyimpangan terkait dana pensiun publik yang disimpan di bank tersebut.

Di tengah tekanan yang semakin meningkat, Pena mengajukan pengunduran diri pada Kamis. Namun, anggota parlemen gagal mencapai kuorum untuk membahas pengunduran diri tersebut sehingga proses pemakzulan tetap berlanjut.

Wakil Presiden Pedro Alliana akan mengambil alih jabatan presiden apabila pengunduran diri Pena resmi berlaku.

Dengan ditolaknya permintaan perpanjangan waktu tersebut, Pena harus melanjutkan pembelaannya sesuai jadwal awal yang telah ditetapkan anggota parlemen.

Sumber: Anadolu



Baca juga: Presiden Paraguay dimakzulkan imbas ambruknya bank digital terbesar

Baca juga: Beijing larang menteri Paraguay dan Belize masuk ke China


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Gandeng Pemkot Surabaya, Nutrifood Luncurkan Program Sekolah Sehat HiLo di 11 Kota
• 18 jam lalu
0
thumb
Tak Hanya Nikel, Indonesia Siapkan Hilirisasi Mineral Kritis untuk Industri Masa Depan
• 18 jam lalu
0
thumb
Periksa Adik Eks Kepala BNPB, KPK Dalami Modus Bagi-bagi Proyek Pakai DSP
• 18 jam lalu
0
thumb
Rekrutmen CPNS 2026 Dibuka November, Berikut Persiapan dan Tahapan Seleksinya
• 19 jam lalu
0
thumb
Bukan Suara Bos Sungguhan, Taktik Deepfake AI Ini Kuras Duit Perusahaan Rp2 T
• 2 jam lalu
0
Berhasil disimpan.