Periksa Adik Eks Kepala BNPB, KPK Dalami Modus Bagi-bagi Proyek Pakai DSP

detik.com
7 jam lalu
Cover Berita
Jakarta -

KPK kembali memeriksa adik mantan Kepala BNPB Suharyanto, Nera Susanto (NER), terkait dugaan korupsi dana siap pakai (DSP) kebencanaan. Penyidik mengusut modus yang digunakan untuk bagi-bagi proyek dana siap pakai kebencanaan di BNPB.

Nera diperiksa bersama dengan salah satu staf tenaga ahli Kepala BNPB Richard Erlangga (RIC) dan Dicky Mahendra selaku Komisaris Utama PT TLS. Budi mengatakan Dicky juga diperiksa soal modus bagi-bagi proyek.

"Saksi NRS dan DIC hadir. Penyidik mendalami pengetahuan kedua saksi terkait bagaimana modus pembagian proyek melalui mekanisme penunjukan langsung (PL) dilakukan, yang anggarannya bersumber dari dana siap pakai (DSP)," ujar Budi kepada wartawan, Jumat (6/11/2026).

Baca juga: Ketua KPK soal Oknum TNI di Kasus BNPB: Keputusannya di Panglima

Pemeriksaan pada Kamis (5/11) merupakan yang kedua kalinya untuk Nera. Pada pemeriksaan pertamanya yang dilakukan pekan lalu, Nera dicecar penyidik soal metode penunjukan langsung terkait proyek-proyek di BNPB yang menggunakan DSP kebencanaan.

"(Diperiksa) terkait proyek-proyek yang dikerjakannya di BNPB, melalui penunjukan langsung," ujar Budi kepada wartawan, Jumat (30/10).

Adapun dalam kasus ini, salah satu adik Suharyanto lainnya, Bima Setiawan, telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kluster pertama kasus ini. Bima diduga terlibat konflik kepentingan dalam pengadaan tahun 2024-2026.




(kuf/rfs)


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Cegah Korupsi, BGN Rekrut 2 Eks Pejabat KPK Pelototi Program MBG
• 2 jam lalu
0
thumb
Hotspot Karhutla Kembali Meningkat Jadi 338 Titik, Tertinggi di Kalteng
• 7 jam lalu
0
thumb
Pedagang apresiasi Gebrak Pasar Pemkot Bekasi tingkatkan daya beli
• 16 menit lalu
0
thumb
Senator Dedi Iskandar: Ide Pendidikan Gratis Sangat Mulia
• 8 jam lalu
0
thumb
Rumah Maggot di Kemanggisan Mampu Olah 60 Kilogram Sampah Organik per Hari, Hasil Panennya Bisa Dijual
• 1 jam lalu
0
Berhasil disimpan.