JAKARTA, iNews.id - Sebanyak 15.000 paket sembako dan 15.000 paket kebutuhan kesehatan pribadi disalurkan kepada masyarakat terdampak gempa di Nusa Tenggara Timur (NTT). Bantuan senilai Rp18 miliar tersebut merupakan hasil kolaborasi Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI dan King Salman Humanitarian Aid and Relief Centre (KSrelief).
Penyaluran bantuan dilakukan di Posko Pengungsian Waso Kampung Sori, Desa Satar Kampas, Kecamatan Lamba Leda Utara, Kabupaten Manggarai Timur, NTT, Kamis (5/11/2026).
Pimpinan Pendistribusian, Pendayagunaan dan Pemberdayaan BAZNAS RI, Idy Muzayyad mengatakan, bantuan tersebut menjadi bagian penting dalam mendukung pemulihan masyarakat setelah gempa.
Dia juga mengapresiasi kepedulian Raja Salman yang tetap diwujudkan melalui penyaluran bantuan kemanusiaan meskipun menghadapi berbagai kendala perjalanan.
Baca Juga:Daftar 6 Kodam dan Pangdam Baru yang Dilantik Prabowo, Ada 4 Jenderal Kopassus“BAZNAS bersama KSrelief membagikan 15.000 paket sembako dan 15.000 paket kebutuhan kesehatan pribadi, dengan nilai bantuan sekitar Rp18 miliar. Kami mengucapkan terima kasih atas nama masyarakat Indonesia, khususnya masyarakat yang terdampak gempa di NTT, kepada King Salman yang telah memberikan perhatian dan kepedulian kepada masyarakat kami," ucap Idy.
Pernyataan itu disampaikan, saat mendampingi penyaluran bantuan secara langsung di Posko Pengungsian Waso Kampung Sori, Desa Satar Kampas, Lamba Leda Utara, Manggarai Timur, NTT, Kamis (5/11/2026).
Bantuan tersebut tidak berhenti pada pemenuhan kebutuhan mendesak. BAZNAS dan KSrelief juga menyiapkan penyaluran bantuan tahap kedua yang akan difokuskan pada penyediaan fasilitas kesehatan, hunian sementara (huntara), serta sarana mandi, cuci, dan kakus (MCK).
Selain pemulihan kebutuhan dasar, BAZNAS turut memberikan perhatian terhadap keberlanjutan pendidikan mahasiswa asal NTT yang merantau. Lembaga tersebut mengalokasikan beasiswa sebesar Rp3 juta per orang untuk 3.000 mahasiswa.
Idy berharap bantuan dari berbagai pihak dapat meringankan beban masyarakat sekaligus membantu para penyintas bangkit dari dampak bencana.
Baca Juga:Dijanjikan Upah Rp300.000, Remaja di Pasaman Nekat Bawa 23 Kg Ganja Pakai Motor"Kepada para penyintas, kami menyampaikan bahwa BAZNAS akan membantu semampunya dan kami juga mengapresiasi adanya bantuan, termasuk dari KSrelief dan berbagai pihak lainnya. Kami berharap para penyintas tetap bersabar dalam menghadapi kondisi ini, insyaallah bantuan akan terus datang dan semoga dapat membantu meringankan beban masyarakat," ujarnya.
Melalui kolaborasi tersebut, BAZNAS berharap proses pemulihan masyarakat terdampak gempa di NTT dapat berjalan lebih cepat, termasuk dalam pemenuhan kebutuhan tempat tinggal, kesehatan, dan pendidikan.
#regional





Komentar (0)