Analis: Kiamat Menghampiri Israel Lebih Cepat

republika.co.id
1 jam lalu
Cover Berita

TEL AVIV-Penulis Israel Gideon Levy menilai pengumuman Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengenai penghentian bantuan militer tahunan untuk Israel.

Hal ini ditambah kemenangan besar Partai Demokrat dalam pemilu sela, dapat menjadi titik balik bagi Israel.

Baca Juga
  • Lisan Memang Berbahaya tetapi Juga Memiliki Ibadah Kaya Pahala, Ini 5 Kebaikan dari Lisan
  • 5 Penyakit Lisan Sangat Berbahaya dan Diperingatkan Rasulullah SAW, Namun Banyak Diabaikan
  • Peringatan Rasulullah SAW untuk Penyerobot Tanah, Perilaku Dianggap Sepele Padahal Berbahaya

Kedua perkembangan tersebut dinilai berpotensi mendorong Israel mengurangi ketergantungannya pada kekuatan militer.

Dalam artikelnya yang berjudul “Hari Kiamat Datang Lebih Cepat, dan Mungkin Itu Justru Baik bagi Israel”, Levy menyebut kedua perkembangan tersebut sebagai “kabar harapan dan kebaikan” yang telah lama dinantikan.

.rec-desc {padding: 7px !important;}

Ia berharap Trump tetap berpegang pada keputusannya dan mayoritas baru Partai Demokrat di Kongres memastikan kebijakan tersebut benar-benar dilaksanakan. 

Levy membuka artikelnya di surat kabar Israel, Haaretz, dengan mengutip puisi berjudul Semacam Akhir Dunia karya penyair Yehuda Amichai.

Puisi tersebut menggambarkan pertukaran yang absurd antara alat-alat perang dan pembangunan: “Mereka akan mengubah pedang menjadi mata bajak, lalu mata bajak menjadi pedang, dan begitu seterusnya.”

Penghentian bantuan akan memaksa Israel mengurangi aktivitasnya yang “ofensif, agresif, ekspansionis, genosidal, dan kolonial”.

Levy menggunakan penggalan puisi tersebut untuk mengomentari perubahan yang tengah dihadapi Israel.

Loading...
.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;} @font-face { font-family: "LPMQ"; src: url("https://static.republika.co.id/files/alquran/LPMQ-IsepMisbah.ttf") format("truetype"); font-weight: normal; font-style: normal } .arabic-text { font-family: "LPMQ"; font-weight: normal !important; direction: rtl; text-align: right; font-size: 2.5em !important; line-height: 49px !important; }

Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Angkat Isu Pencemaran dan Literasi Desa, Kelompok Barugbug Raih Juara Umum II BSI Explore 2026
• 6 jam lalu
0
thumb
Massa Kembali Gelar Demo Lanjutan di Prancis, 448 Orang Ditangkap dan 53 Polisi Terluka
• 9 jam lalu
0
thumb
Tetangga RI Turun Tangan, Kirim Hercules Bantu Padamkan Karhutla
• 3 jam lalu
0
thumb
Panik Dipergoki Polisi di Dalam Mobil, Guru Diduga Mesum Tabrak 2 Anggota PJR 
• 5 jam lalu
0
thumb
Selain Roy Suryo, Dr Tifa Juga Singung Keaslian Ijazah Jokowi
• 5 jam lalu
0
Berhasil disimpan.