Darije Kalezic Optimistis Persiapan PSM Makassar Bisa Kejutkan Borneo FC: Peluang Menang Terbuka!

harianfajar
5 jam lalu
Cover Berita

HARIAN.FAJAR.CO.ID, SAMARINDA — PSM Makassar membawa misi besar saat bertandang ke markas Borneo FC pada pekan kesembilan Super League 2026/2027. Juku Eja berpeluang mengakhiri catatan buruk selama bertanding di Stadion Segiri, Samarinda, Kalimantan Timur.

PSM Makassar terakhir kali meraih kemenangan di kandang Borneo FC pada putaran kedua Liga 1 2018, Jumat (19/10/2018). Setelah itu, tim berjuluk Pasukan Ramang tersebut belum mampu kembali membawa pulang tiga poin dari Samarinda.

Catatan tersebut menjadi tantangan tersendiri bagi pelatih Darije Kalezic. Namun, PSM datang dengan modal kemenangan 2-0 atas De Red FC pada pertandingan perdana Grup K League Cup 2026/2027.

Hasil positif itu diharapkan mampu mengangkat kepercayaan diri pemain setelah sebelumnya menelan kekalahan 0-1 dari Madura United pada pekan kedelapan Super League di Stadion Gelora BJ Habibie, Parepare, Sabtu (31/10/2026).

Pertandingan Borneo FC kontra PSM Makassar dijadwalkan berlangsung di Stadion Segiri, Sabtu (7/11/2026), pukul 16.30 Wita. Laga tersebut digelar tanpa penonton setelah pihak kepolisian mempertimbangkan situasi keamanan dan ketertiban di Kota Samarinda.

Keputusan tanpa penonton itu menjadi situasi berbeda bagi Borneo FC yang biasanya mendapat dukungan langsung dari suporter di kandang sendiri. PSM tentu berharap dapat memanfaatkan kondisi tersebut untuk tampil lebih leluasa.

Catatan Buruk PSM di Stadion Segiri

Stadion Segiri selama beberapa musim terakhir menjadi tempat yang sulit ditaklukkan PSM Makassar.

Setelah kemenangan terakhir pada 2018, Juku Eja sempat menelan kekalahan 0-2 dari Borneo FC pada Liga 1 2019. Kedua tim kemudian bermain imbang 1-1 pada Liga 1 2022/2023.

PSM kembali gagal meraih kemenangan pada musim berikutnya. Mereka menyerah 0-1 pada Liga 1 2023/2024, lalu bermain imbang 1-1 pada Liga 1 2024/2025.

Pada pertemuan terakhir di Samarinda musim 2025/2026, PSM juga harus mengakui keunggulan Borneo FC dengan skor 1-2 setelah sempat berada dalam posisi unggul.

Rentetan hasil tersebut memperlihatkan betapa sulitnya PSM mendapatkan kemenangan di kandang Pesut Etam. Karena itu, pertandingan kali ini menjadi kesempatan bagi Kalezic dan anak asuhnya untuk mengubah catatan tersebut.

Modal Kemenangan dan Persaingan Klasemen

PSM memiliki alasan untuk percaya diri menghadapi pertandingan ini. Kemenangan atas De Red FC di League Cup menjadi suntikan moral setelah hasil mengecewakan saat menjamu Madura United.

Meski demikian, tantangan menghadapi Borneo FC tentu berbeda. Pesut Etam merupakan salah satu tim yang memiliki kualitas untuk bersaing di papan atas. PSM harus menjaga konsentrasi dan memperbaiki efektivitas serangan jika ingin membawa pulang poin.

Duel kedua tim juga penting bagi persaingan klasemen. PSM saat ini berada di peringkat ke-13 dengan koleksi sembilan poin. Borneo FC menempati posisi ke-12 dengan jumlah poin yang sama.

Artinya, kemenangan akan memberikan kesempatan bagi PSM memperbaiki posisi dan membuka peluang merangsek ke 10 besar klasemen sementara Super League 2026/2027.

Di sisi lain, Borneo FC datang setelah menelan kekalahan 1-2 dari PSIM Yogyakarta. Hasil tersebut tentu membuat Pesut Etam berusaha bangkit di hadapan pendukungnya, meskipun pertandingan kali ini berlangsung tanpa penonton.

The Macz Man: PSM Punya Peluang Menang

Suporter PSM Makassar dari The Macz Man Sektor Balikpapan, Syamsul Bahri, menilai Juku Eja memiliki peluang untuk mencuri kemenangan di Samarinda.

Namun, ia mengingatkan bahwa Borneo FC bukan lawan yang mudah. PSM perlu meningkatkan motivasi secara kolektif dan memastikan lini depan tidak kehilangan ketajaman.

“PSM punya peluang menang. Kalezic sisa pastikan lini depan tidak tumpul,” ujar Syamsul.

Menurutnya, kemampuan pelatih membaca karakter permainan lawan menjadi faktor penting dalam menentukan hasil pertandingan. Kalezic harus mampu memilih pemain yang tepat agar strategi PSM berjalan efektif.

Ia juga mengingatkan bahwa bermain di kandang lawan selalu memiliki tantangan tersendiri. Karena itu, PSM perlu realistis dalam memasang target, meskipun peluang meraih tiga poin tetap terbuka.

“Menempatkan pemain yang cocok dengan karakter lawan. Main away tak gampang, dapat satu poin luar biasa, syukur-syukur bisa raih tiga poin,” sebutnya.

Syamsul turut menyoroti pentingnya dukungan manajemen untuk menjaga motivasi pemain. Menurutnya, perhatian terhadap kebutuhan skuad dapat membantu mengembalikan semangat setelah kekalahan dari Madura United.

Ia menilai bonus kemenangan juga bisa menjadi salah satu bentuk apresiasi sekaligus pemacu motivasi pemain dalam menghadapi pertandingan penting.

“Kita tidak tahu kebutuhan masing-masing pemain. Pemain butuh motivasi. Bonus juga penting supaya pemain lebih terpacu,” katanya.

Bagi PSM, pertandingan di Stadion Segiri bukan sekadar upaya memperbaiki posisi klasemen. Kemenangan juga akan menjadi pembuktian bahwa Juku Eja mampu mengatasi tekanan saat bermain di kandang lawan.

Kalezic kini dituntut memaksimalkan modal kemenangan di League Cup, menjaga kebugaran pemain, dan menemukan komposisi terbaik untuk meredam kekuatan Borneo FC. Jika mampu menjalankan rencana permainan dengan disiplin, peluang PSM membawa pulang tiga poin dari Samarinda tetap terbuka.


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
KRL Cikarang-Kampung Bandan Dilempari Batu di Bekasi-Kranji hingga Kaca Pecah, KAI Commuter Ingatkan Ancaman Penjara 15 Tahun
• 9 jam lalu
0
thumb
Ruben Onsu Ogah Damai dengan Sarwendah, Pastikan Mediasi Wanprestasi Gagal
• 10 jam lalu
0
thumb
Prabowo Terima Surat Kepercayaan dari 11 Duta Besar Negara Sahabat, Ini Daftar Lengkapnya
• 3 jam lalu
0
thumb
KPK Usut Alasan Tersangka Kasus Digitalisasi SPBU Beri Duit Rp 2 M ke Bos KAI
• 7 jam lalu
0
thumb
Gerak Gesit PLN Menjaga Momentum Data Center
• 11 jam lalu
0
Berhasil disimpan.