Airlangga soal Kasus Penyadapan Presiden: Dampaknya Bukan Fundamental tapi Sentimen

idxchannel.com
4 jam lalu
Cover Berita

Menko Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto memberikan tanggapannya mengenai isu penyadapan terhadap Presiden Prabowo Subianto.

Airlangga soal Kasus Penyadapan Presiden: Dampaknya Bukan Fundamental tapi Sentimen. (Foto Anggie/IMG)

IDXChannel - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto memberikan tanggapannya mengenai isu penyadapan terhadap Presiden Prabowo Subianto yang tengah menjadi sorotan publik.

Airlangga menilai dinamika tersebut lebih memicu dampak sentimen ketimbang memengaruhi fundamental ekonomi nasional.

Baca Juga:
Karangan Bunga Banjiri Mabes Polri, Dukung Pengungkapan Penyadapan Presiden

Dia lantas menegaskan, pemerintah kini fokus menjaga ketahanan fundamental ekonomi di tengah berkembangnya isu tersebut.

"Ya tentu sangat disayangkan terjadi penyadapan. Dan ini tentu akibatnya bukan dari segi fundamental, tapi dari sentimen," kata Airlangga saat ditemui di kantornya, Jakarta, Jumat (6/11/2026).

Baca Juga:
DPR Serahkan Penanganan Perkara Penyadapan Presiden ke Polri, Minta Komisi III Pantau Berkala

Menanggapi soal potensi dampaknya terhadap iklim investasi di Indonesia, Airlangga tidak memberikan jawaban secara mendetail. Namun, dia menekankan pergerakan ekonomi turut dipengaruhi oleh faktor psikologis pasar.

Baca Juga:
Kepala BIN Sebut Penyadapan Listyo Sigit ke Presiden Prabowo Mengarah Makar

"Karena ekonomi kan juga faktor psikologis juga ikut memengaruhi. Yang penting kita jaga fundamental saja," ujarnya.

Airlangga kembali menekankan fokus utama pemerintah dalam merespons isu ini. "Fundamental kita jaga, karena itu kan sentimen," katanya.

Terkait dengan pengembalian kepercayaan investor, Airlangga mengapresiasi penanganan hukum yang dijalankan oleh aparat kepolisian. Dia menilai ketegasan yang ditunjukkan oleh Kapolri menjadi sinyal yang memacu persepsi positif bagi publik dan pelaku usaha.

"Ya tentu Kapolri kan mengambil kebijakan yang tegas, jadi itu ya positif," ujar Airlangga.

Ketika ditanya mengenai kekhawatiran dari dunia usaha mengingat adanya kabar bahwa sasaran penyadapan juga menyasar figur dari sektor swasta, Airlangga memberikan penjelasan ringkas tanpa menyebutkan identitas secara spesifik.

"Ya, tapi kan pengusaha tertentu, dalam tanda petik," katanya.

(Dhera Arizona)


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Pramono Pastikan Stok Pangan dan BBM Jakarta Aman, Imbau Warga Tetap Tenang
• 4 jam lalu
0
thumb
Pramono: Tawuran di Kampung Melayu Turun dari 132 Jadi 20 Kali
• 7 jam lalu
0
thumb
Tak Hanya Nikel! Indonesia Siapkan Diversifikasi Hilirisasi Mineral Kritis
• 9 jam lalu
0
thumb
Komnas HAM Sesalkan Kekerasan di Pidie, Minta Pemerintah Cegah Eskalasi Konflik
• 11 jam lalu
0
thumb
BMKG: 3 Daerah di Riau Berpotensi Diguyur Hujan Lebat Disertai Petir dan Angin Kencang
• 14 jam lalu
0
Berhasil disimpan.