Ekonomi Jepang Diprediksi Melambat Tajam pada Juli-September, Hanya Tumbuh 0,3 Persen

idxchannel.com
1 jam lalu
Cover Berita

Ekonomi Jepang diperkirakan hanya tumbuh tipis pada Juli–September 2026, terbebani perlambatan konsumsi swasta dan ekspor.

Ekonomi Jepang Diprediksi Melambat Tajam pada Juli-September, Hanya Tumbuh 0,3 Persen. (Foto: Magnific)

IDXChannel - Ekonomi Jepang diperkirakan hanya tumbuh tipis pada Juli–September 2026, terbebani perlambatan konsumsi swasta dan ekspor.

Dilansir dari Investing pada Jumat (6/11/2026), data produk domestik bruto (PDB) menjadi salah satu acuan kebijakan suku bunga Bank Sentral Jepang (BOJ).

Baca Juga:
Prabowo Terima Kredensial dari 11 Dubes Negara Sahabat, Ada Jepang hingga Malaysia

Menurut 16 ekonom yang disurvei Reuters produk domestik bruto (PDB) riil diperkirakan tumbuh 0,3 persen pada kuartal lalu.

Angka tersebut lebih lambat dibandingkan pertumbuhan 1,4 persen pada periode April–Juni, namun merupakan pertumbuhan selama empat kuartal berturut-turut.

Baca Juga:
Dirut KAI Pastikan Batal Impor KRL Bekas dari Jepang

Tanpa penyesuaian tahunan, tingkat pertumbuhan untuk periode Juli–September diperkirakan sebesar 0,1 persen.

Pertumbuhan ekonomi akan menjadi salah satu faktor yang dipertimbangkan oleh BOJ dalam memutuskan apakah akan kembali menaikkan suku bunga. Banyak analis memperkirakan kenaikan suku bunga BOJ berikutnya dapat terjadi paling cepat bulan depan.

Baca Juga:
Ekonomi RI Tumbuh 5,47 Persen, Airlangga Sebut Lampaui China, Jerman, hingga Jepang

Pada periode Juli-September, belanja modal diperkirakan tumbuh 1,5 persen bangkit dari penurunan 0,9 persen pada kuartal sebelumnya. Sebaliknya, konsumsi swasta—yang mencakup lebih dari separuh PDB Jepang—diperkirakan turun 0,2 persen, yang merupakan kontraksi pertama dalam tujuh kuartal terakhir.

Permintaan eksternal neto (ekspor dikurangi impor) diperkirakan mengurangi 0,4 poin persentase dari pertumbuhan PDB, setelah sebelumnya menyumbang 0,5 poin persentase pada kuartal sebelumnya. 

Pemerintah akan merilis data awal PDB pada 16 November pukul 08.50 pagi waktu setempat. (Wahyu Dwi Anggoro)


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Perluasan Konservasi Laut Dibayangi Tantangan Pengelolaan
• 23 jam lalu
0
thumb
Bisa Jadi Laga Terakhirnya di MU, Carrick Akan Turunkan Starter Kejutan Termasuk Pemain Remaja Lawan Aston Villa
• 7 jam lalu
0
thumb
TEI 2026 Perkuat Ekspor, Ketahanan Energi, dan Ketahanan Pangan melalui Sinergi dengan BPDP
• 3 jam lalu
0
thumb
Alsintan-Elektrifikasi Penggilingan Padi, Upaya Pemprov Jateng Perkuat Swasembada Pangan Hulu-Hilir
• 6 jam lalu
0
thumb
Audio Intelligence berbasis AI pada Apple Watch mulai diuji coba
• 16 jam lalu
0
Berhasil disimpan.