Polri Bikin Tim Khusus Usut Penyadapan Prabowo, Komisi III DPR: Harus Ketemu Dalangnya

kumparan.com
2 jam lalu
Cover Berita

Wakil Ketua Komisi III DPR Ahmad Sahroni meminta tim khusus investigasi penyadapan ilegal terhadap Presiden Prabowo Subianto yang dibentuk Polri tak pandang bulu dalam mengungkap kasus ini.

Adapun di dalam kasus ini, eks Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo bersama Irjen Ahrie Sonta, Irjen Eko Hadi Santoso, dan Irjen Slamet Uliandi ditetapkan sebagai tersangka.

Menurut Sahroni, semua orang memiliki kedudukan yang sama di mata hukum. Ia mendesak tim itu untuk mengungkap dalang di balik penyadapan.

“Di mata hukum, semua setara dan tidak pandang bulu. Siapa pun yang terlibat, tim khusus ini juga jangan main-main, ini harus ketemu dalang dari sadapan yang dilakukan para jenderal-jenderal tersebut,” ujar Sahroni kepada kumparan, Jumat (6/11).

“Yang disadap gak main-main, langsung Bapak Presiden. Udah gak masuk di akal,” tambahnya.

Ia pun mengapresiasi Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto karena telah membentuk tim khusus yang dipimpin Kabareskrim Komjen Asep Safrudin ini.

“Polri dan BIN harus serius usut ini semua dan buka secara transparan,” tutur Sahroni.

“Bravo buat Kapolri yang telah buat tim khusus tersebut. Pancen oye jenderal,” tandasnya.


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
BEI Siapkan Sistem Baru, Manipulasi Saham Bakal Ketahuan Real-Time
• 8 jam lalu
0
thumb
Cristiano Ronaldo Resmi Pensiun dari Timnas Portugal di Usia 41 Tahun
• 7 jam lalu
0
thumb
Jokowi: Itu Foto Saya, Yang Mulia, Untuk Apa Dipasang Fotonya Dumatno?
• 23 jam lalu
0
thumb
Irjen Slamet Uliandi Tak Ditahan Meski Jadi Tersangka Penyadap Prabowo, Ini Sebabnya
• 9 jam lalu
0
thumb
Turun ke Lokasi Karhutla, Hesti Purwadinata Akui Api Susah Dipadamkan
• 19 jam lalu
0
Berhasil disimpan.