Hasil Pemilu Paruh Waktu AS Mengguncang Bursa Wall Street : Dow Jones Melonjak 1.035 Poin, Dolar AS Anjlok

erabaru.net
5 jam lalu
Cover Berita

Rabu (4/11/2026), setelah hasil pemilu AS diumumkan, Wall Street mengalami lonjakan tajam. Namun, Indeks Dolar AS justru merosot ke level terendah dalam lebih dari satu bulan, sementara imbal hasil obligasi pemerintah AS juga turun. Para analis mengatakan bahwa kendali Partai Demokrat atas Kongres kemungkinan akan membatasi pengeluaran fiskal pemerintahan Trump sekaligus memperketat pengawasan terhadap industri kecerdasan buatan (AI). Pasar keuangan kini sedang menilai kembali risiko kebijakan Amerika Serikat di masa mendatang.

EtIndonesia.com Bursa Wall Street mengalami rebound kuat pada perdagangan Rabu (4/11/2026) pagi. Indeks Dow Jones Industrial Average sempat melonjak sekitar 1.035 poin atau 2%. Indeks S&P 500 dan Nasdaq juga bergerak naik secara bersamaan.

Pasar menilai bahwa dengan Partai Demokrat menguasai Kongres, Amerika Serikat akan memasuki situasi pemerintahan terbelah (divided government), yakni ketika Gedung Putih dan Kongres berada di bawah kendali partai politik yang berbeda.

Presiden Donald Trump kemungkinan akan menghadapi lebih banyak hambatan dalam mendorong kebijakan seperti pemotongan pajak berskala besar dan peningkatan belanja pemerintah. Kondisi ini juga membuat pasar memperkirakan bahwa kebijakan Amerika Serikat tidak akan mengalami perubahan drastis dalam waktu dekat.

Namun, pasar valuta asing menunjukkan reaksi yang berbeda. Indeks Dolar AS pada Rabu (4/11/2026)  sempat turun ke level 101,27, terendah dalam lebih dari satu bulan. Penurunan ini turut mendorong harga emas melonjak hampir 3%.

Sementara itu, imbal hasil obligasi pemerintah AS bertenor 10 tahun turun menjadi sekitar 4,92%.

Para analis mengatakan bahwa setelah Partai Demokrat menguasai Kongres AS, pengawasan terhadap pengeluaran fiskal pemerintah kemungkinan akan diperketat sehingga ruang untuk memperbesar defisit anggaran menjadi lebih terbatas.

Akibatnya, pasar menurunkan ekspektasi terhadap peningkatan utang pemerintah dan stimulus fiskal. Hal ini mendorong imbal hasil obligasi pemerintah turun sekaligus mengurangi daya tarik dolar AS.

Setelah pemilu, industri kecerdasan buatan (AI) menjadi salah satu fokus perhatian pasar. Karena Partai Demokrat kemungkinan akan memperketat pengawasan terhadap pusat data AI, saham perusahaan yang bergerak di bidang pembangunan pusat data dan penyediaan listrik terkait mengalami tekanan.

Saham perusahaan pusat data seperti CoreWeave dan Applied Digital sama-sama mengalami penurunan.

Sebaliknya, saham sektor energi bersih dan layanan kesehatan justru mendapat dorongan positif. Pasar memperkirakan bahwa Partai Demokrat kemungkinan akan memperkuat dukungan terhadap energi terbarukan dan kebijakan subsidi kesehatan. Ekspektasi tersebut mendorong kenaikan saham perusahaan tenaga surya dan operator farmasi.

Selain perubahan situasi politik dalam negeri, perang Iran masih menjadi salah satu risiko penting yang dihadapi pasar. Harga minyak internasional terus bertahan di atas US$100 per barel. Kenaikan biaya energi juga membuat tekanan inflasi sulit mereda dalam waktu singkat.

Para analis menunjukkan bahwa meskipun Partai Demokrat berhasil merebut kendali Kongres, Presiden Trump masih memiliki kewenangan yang cukup besar dalam kebijakan luar negeri dan tarif perdagangan.

Para investor pun mulai mencermati arah kebijakan Amerika Serikat selama dua tahun ke depan. Beberapa hal yang akan terus memengaruhi pasar keuangan global antara lain bagaimana pemerintah AS menangani persoalan fiskal, apakah pengawasan terhadap AI akan diperketat, serta apakah konflik di Timur Tengah akan semakin meningkat.

Reporter Liu Jiajia, NTD Television, melaporkan dari Amerika Serikat.


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Bayern Munich Tegaskan Sikap Terkait Kontrak Michael Olise
• 1 jam lalu
0
thumb
DPRD Jatim Dorong Majadigi Jadi Aplikasi Aduan Publik, Warga Bisa Pantau Penyelesaian
• 17 jam lalu
0
thumb
Link Live Streaming Korea Open 2026, Anthony Ginting dan Ni Kadek Dhinda Main di Perempat Final
• 3 jam lalu
0
thumb
Namanya Masuk Daftar Penyadapan Jenderal Listyo Cs, Hercules: Aku Makin Hebat Saja
• 22 jam lalu
0
thumb
Update Listyo Sigit Cs Sadap Presiden: Tersangka Baru hingga Respons Jokowi
• 8 jam lalu
0
Berhasil disimpan.