Jakarta: Kementerian Kebudayaan (Kemenbud) menyerukan generasi muda untuk mengenal dan melanjutkan tradisi pedalangan sebagai langkah melestarikan ekosistem pewayangan. Pelestarian kebudayaan ini dinilai penting di tengah pesatnya perkembangan globalisasi.
“Penting agar anak-anak mengenal dan melanjutkan tradisi pedalangan, menjaga ilmu pengetahuan dan kearifan dalam lakon pewayangan sebagai refleksi kehidupan, sekaligus mengembangkan seni pewayangan dengan inovasi dan kreativitas agar terus hidup di tengah perubahan zaman,” ujar Menteri Kebudayaan (Menbud) Fadli Zon dilansir dari Antara, Jumat, 6 November 2026.
Baca Juga :
Perbaikan Situs dan Cagar Budaya Pascabencana Sumatra Ditargetkan Rampung Akhir TahunDalang cilik. Foto: dok. Pemkab Blora.
Sebagai bentuk adaptasi era modern, pementasan wayang kini didorong memanfaatkan terobosan teknologi seperti tayangan daring dan penyediaan teks terjemahan. Hal ini diharapkan mampu membawa karya tradisional melintas batas ke audiens global.
“Semoga melalui kolaborasi, wayang yang sudah menjadi warisan budaya takbenda dunia ini semakin dikenal dunia lewat kreasi dan terobosan baru,” kata Fadli.





Komentar (0)