BINA Private Placement 350 Juta Saham, Dua Entitas Anthoni Salim Jadi Pembeli

idxchannel.com
5 jam lalu
Cover Berita

Perseroan akan menerbitkan sebanyak-banyaknya 350 juta saham baru denan potensi dilusi 5,39 persen.

BINA Private Placement 350 Juta Saham, Dua Entitas Anthoni Salim Jadi Pembeli (Foto: dok Bank Ina)

IDXChannel - PT Bank Ina Perdana Tbk (BINA) kembali mengumumkan rencana penambahan modal tanpa memberikan hak memesan efek terlebih dahulu (PMTHMETD) atau private placement tahap II.

Kali ini perseroan akan menerbitkan sebanyak-banyaknya 350 juta saham baru denan potensi dilusi kepemilikan pemegang saham lama maksimal 5,39 persen.

Baca Juga:
Sucor AM Gandeng Bank INA (BINA) Jualan Reksa Dana

Dalam prospektus, Kamis (5/11/2026) jumlah saham yang akan diterbitkan tersebut mewakili sebanyak-banyaknya 5,69 persen dari seluruh saham yang telah disetor penuh dalam perseroan.

Namun demikian, harga pelaksanaan saham baru belum diumumkan perseroan. Adapun dana private placement akan digunakan untuk modal kerja, khususnya mendukung penyaluran kredit, serta memperkuat struktur permodalan perseroan, termasuk memenuhi ketentuan modal inti minimum bank.

Baca Juga:
Butuh Modal, Bank Ina (BINA) Private Placement 80 Juta Saham

Berdasarkan laporan Kewajiban Penyediaan Modal Minimum (KPMM) dan Aset Tertimbang Menurut Risiko (ATMR) per 30 September 2026 yang telah disampaikan kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melalui Aplikasi Pelaporan Online (APOLO), modal inti Bank Ina tercatat sebesar Rp2,64 triliun.

Seluruh saham baru yang diterbitkan dalam private placement tersebut akan diambil bagian oleh dua entitas terafiliasi dengan ultimate beneficial owner perseroan, Anthoni Salim.

Baca Juga:
Laba Bank INA (BINA) Melonjak 268 Persen Jadi Rp52,89 Miliar di Kuartal I-2026

Kedua entitas tersebut yakni PT Bakti Nusa Bangsa dan PT Bakti Nusa Jayasentosa, yang masing-masing akan mengambil sebanyak 175 juta saham baru.

Rencana PMTHMETD II ini akan dimintakan persetujuan dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Independen pada 11 Desember 2026.

Pada 3 November 2026, Bank Ina juga telah menerbitkan saham baru melalui private placement senilai Rp50 miliar. Saham tersebut diambil bagian oleh PT Indoperkasa Suksesjaya Reasuransi untuk mendukung pemenuhan ketentuan modal inti minimum bank.

(DESI ANGRIANI)


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Babak Baru Kasus Pembunuhan Ibu dan Anak di Madiun, Motif Berubah Diduga dari Perselisihan Istri Siri-Sah Jadi Tuntutan Ekonomi
• 1 jam lalu
0
thumb
Jokowi Akui Sakit Hati Makam Ibunya Didatangi Tifa Cs, Ungkap Pernyataan yang Menyakitkan
• 5 jam lalu
0
thumb
PSSI: Penundaan Piala Asia 2027 Menguntungkan Timnas Indonesia
• 17 jam lalu
0
thumb
Bayar Janji ke Peternak, Mentan Amran Perkuat Integrasi Petani Jagung hingga Koperasi: Solusi Permanen!
• 23 jam lalu
0
thumb
BPI Soroti Situs Pembajakan yang Terus Muncul, Minta Platform Digital Ikut Bertanggung Jawab
• 21 jam lalu
0
Berhasil disimpan.