Amerika Bunyikan Genderang Perang di Balik Bulan

cnbcindonesia.com
2 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, CNBC Indonesia - Angkatan Luar Angkasa Amerika Serikat secara resmi menyatakan wilayah sisi jauh Bulan sebagai "medan pertempuran". Pemerintah AS berencana meluncurkan lima satelit militer ke orbit Blan sebelum 2029. Langkah ini memicu kekhawatiran pecahnya perlombaan senjata di luar angkasa.

Dalam pemberitahuan resmi kepada industri kedirgantaraan, Pentagon menyatakan rencana untuk mengirim wahana pengintai mengelilingi sisi Bulan yang tidak pernah terlihat dari Bumi.

Mayor Jenderal Stephen Purdy menegaskan bahwa ini bukan sekadar proyek penelitian ilmiah. "Ini bukan proyek sains yang berlangsung empat atau lima tahun. Ini soal kemampuan militer yang harus segera dimiliki."

Lima satelit yang direncanakan menjadi cikal bakal jaringan pengawasan yang lebih luas di wilayah yang disebut ruang antara Bumi dan Bulan atau cislunar. Tujuannya untuk memantau aktivitas negara lain yang juga berencana menjangkau Bulan.

Pilihan Redaksi
  • Teleskop NASA Hari Ini Bisa Jatuh di Wilayah RI, Begini Cara Pantau

Dorongan utama rencana ini adalah kemajuan pesat program antariksa China. Amerika Serikat mencatat bahwa China tidak hanya menargetkan pendaratan di Bulan sebelum tahun 2030, tetapi juga membangun fondasi untuk kehadiran jangka panjang.

"Mereka tidak merencanakan sekadar demonstrasi sekali datang," ujar Purdy. "Mereka menyusun rencana berkelanjutan, tertuang dalam dokumen strategi mereka, dan sedang membangun sarana penelitian serta pengalaman operasional untuk mewujudkannya."

Sisi jauh Bulan menghadap ke arah berlawanan dari Bumi dan tidak dapat dilihat secara langsung. Orbit di sisi ini memungkinkan pemantauan menyeluruh terhadap permukaan Bulan sekaligus mengawasi pergerakan wahana lain yang menuju ke sana. Para pengamat memperingatkan bahwa langkah ini dapat memicu penempatan sistem senjata di luar angkasa, sesuatu yang selama ini dihindari berdasarkan kesepakatan internasional.

Baca: Ilmuwan Ungkap Fakta Soal Makhluk Bumi Berasal dari Luar Angkasa
(dem/dem) [Gambas:Video CNBC]

Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Pemerintah Siapkan Insentif Tiket Pesawat hingga Kapal untuk Libur Nataru 2026/2027
• 1 jam lalu
0
thumb
BULOG dan Bapanas Sinergi Salurkan Jagung SPHP dan Pembelian Telur Rp30 Miliar
• 14 jam lalu
0
thumb
Apple Batasi Aplikasi Kencan dan Pacar AI untuk Anak, Ini Aturan Baru App Store
• 8 jam lalu
0
thumb
Seleksi Petugas Haji Daerah 2027 Dimulai, Ini Persyaratannya
• 8 jam lalu
0
thumb
Mensos Pastikan Sekolah Rakyat Terbuka untuk Anak Disabilitas
• 12 jam lalu
0
Berhasil disimpan.