Istanbul: Founder and Chairman Media Group Surya Paloh mendedikasikan penghargaan World Humanity Award yang diterimanya untuk seluruh rakyat dan bangsa Indonesia. Penghargaan bergengsi tersebut diberikan oleh International Cooperation Platform (ICP) dalam ajang Bosphorus Summit ke-17 di Istanbul, Turki, sebagai pengakuan atas dedikasi dan kontribusinya dalam berbagai misi kemanusiaan.
"Apa yang saya lakukan hanyalah sebuah langkah kecil. Sekali lagi, semua ini kami lakukan bukan untuk mendapatkan pengakuan, apalagi pujian. Ini semata-mata bagian dari kepedulian terhadap sesama, sebuah nilai yang harus terus kita tumbuhkan," ujar Surya Paloh saat menyampaikan pidatonya di Istanbul, Turki, Kamis, 5 November 2026.
Baca Juga :
Surya Paloh Tekankan Aksi Kemanusiaan Berakar dari Nilai Gotong RoyongSurya Paloh mengungkapkan bahwa nilai-nilai kemanusiaan tersebut telah ditanamkan oleh kedua orang tuanya sejak kecil. Tumbuh dari keluarga sederhana, ia dididik untuk selalu peduli dan membantu sesama, yang kemudian diperkuat oleh semangat para pendiri bangsa dalam menjadikan gotong royong sebagai fondasi utama kehidupan bernegara.
Perjalanan kemanusiaannya terbentang luas. Mulai dari menggerakkan solidaritas saat musibah tsunami Aceh melanda pada 2004 hingga menginisiasi pembangunan Sekolah Sukma Bangsa untuk memastikan pendidikan jangka panjang bagi generasi penerus.
Chairman Media Group Surya Paloh meraih penghargaan bergengsi World Humanity Award dari ajang Bosphorus Summit ke-17. Foto: Dok. Media Group.
"Sebagai seseorang yang berdarah Aceh, saya merasa terpanggil untuk membangun kembali tanah kelahiran saya," kata Surya Paloh.
Komitmen tersebut terus berlanjut melalui penyediaan fasilitas pendidikan berkualitas hingga menjangkau anak-anak terdampak konflik di Mindanao, Filipina Selatan.
Aksi kemanusiaan ini juga diwujudkan secara nyata saat pandemi covid-19 melanda pada awal 2020, di mana Surya Paloh mendedikasikan Media Hotel di Jakarta sebagai tempat tinggal gratis bagi para dokter dan tenaga medis yang berjuang di garis depan.





Komentar (0)