DPRD Gresik Dukung Penataan Parkir di Trotoar, Hak Pejalan Kaki Diminta Tetap Diutamakan

jpnn.com
4 jam lalu
Cover Berita

jatim.jpnn.com, GRESIK - DPRD Kabupaten Gresik mendukung penataan area parkir di kawasan perkotaan agar lebih tertib dan tidak mengganggu kelancaran lalu lintas maupun keselamatan pejalan kaki.

Ketua DPRD Kabupaten Gresik M Syahrul Munir mengatakan penataan parkir perlu dilakukan secara terencana dengan tetap mengutamakan fungsi trotoar sebagai fasilitas bagi pejalan kaki.

BACA JUGA: Parkir di Trotoar dan Langgar Rambu, 120 Kendaraan Ditindak di Tulungagung

"Kami di jajaran pimpinan DPRD Gresik sangat mendukung penataan parkir di trotoar yang terkonsep secara matang ini, karena selain menjaga kerapian dan keindahan wajah kota, keberadaan hak keselamatan serta kenyamanan pejalan kaki tetap dijadikan prioritas paling utama," ujar Syahrul, Kamis (5/11).

Menurut Syahrul, penataan ruang parkir diharapkan dapat mengurangi kesemrawutan lalu lintas sekaligus menciptakan lingkungan perkotaan yang lebih tertib dan nyaman.

BACA JUGA: DPRD Jatim Dorong Majadigi Jadi Aplikasi Aduan Publik, Warga Bisa Pantau Penyelesaian

Dukungan serupa disampaikan Wakil Ketua DPRD Kabupaten Gresik Lutfi Dhofir. Ia menilai pembagian ruang publik secara tepat menjadi bagian penting dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

"Pencegahan kesemrawutan lalu lintas melalui pembagian ruang trotoar yang presisi merupakan bentuk pelayanan terbaik bagi publik, sehingga warga yang berjalan kaki dan pengguna fasilitas parkir sama-sama merasa nyaman serta terlayani dengan sangat baik," ujarnya.

BACA JUGA: Kabel Semrawut di Gresik Ancam Keselamatan, DPRD Desak Provider Gunakan Tiang Bersama

Secara teknis, penataan tersebut dilakukan dengan membuat batas zona parkir yang jelas di sejumlah area strategis. Marka pembatas diharapkan dapat mengatur posisi kendaraan roda dua maupun roda empat agar tidak menghalangi jalur pedestrian, termasuk guiding block bagi penyandang disabilitas dan lansia.

Pengawasan petugas di lapangan juga diperlukan untuk menjaga ketertiban kawasan secara berkelanjutan. Penataan itu diharapkan dapat mengurangi kepadatan kendaraan di badan jalan sekaligus mendorong masyarakat kembali memanfaatkan fasilitas pejalan kaki.

Wakil Ketua DPRD Kabupaten Gresik Ahmad Nurhamim turut mengapresiasi kolaborasi antara legislatif dan eksekutif dalam membenahi kawasan perkotaan.

"Komitmen bersama dalam menata parkir trotoar ini memperlihatkan betapa indahnya kebersamaan dalam membangun Kabupaten Gresik yang modern, ramah, dan sangat menghargai hak-hak seluruh warga kota tanpa terkecuali," tuturnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Gresik menyatakan pihaknya akan mengoptimalkan pengawasan secara berkala untuk memastikan penataan kawasan berjalan sesuai prinsip keselamatan lalu lintas dan kenyamanan publik.

DPRD Gresik juga mendorong pemenuhan fasilitas pendukung trotoar, seperti penerangan, tempat sampah, serta vegetasi peneduh. Pengawasan terhadap pelaksanaan penataan akan dilakukan secara berkelanjutan. (mcr12/jpnn)


Redaktur & Reporter : Arry Dwi Saputra


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Soal Geng Solo Dikaitkan dengan Penyadapan, Habiburokhman: Mau Oslo, Mau Solo Hukum Harus Ditegakkan
• 13 jam lalu
0
thumb
Industri Makanan dan Minuman Cetak Surplus USD25 Miliar, Menperin Dorong Perluasan Pasar Global
• 17 jam lalu
0
thumb
Simak Prakiraan Cuaca Jakarta Hari ini Kamis 5 November 2026, Jaksel Waspada Turun Hujan!
• 21 jam lalu
0
thumb
Eks Kasat Resnarkoba Polres Bima Kota Dituntut Penjara Seumur Hidup
• 2 jam lalu
0
thumb
[FULL] Penyadapan Presiden oleh Eks Kapolri Listyo, Benarkah Berujung Makar dan Pemakzulan? | ROSI
• 5 jam lalu
0
Berhasil disimpan.