Kapolri Bentuk Tim Khusus Dipimpin Kabareskrim Usut Kasus Penyadapan Istana

idxchannel.com
5 jam lalu
Cover Berita

Kapolri membentuk tim khusus untuk melakukan pendalaman terkait isu penyadapan Istana yang dipimpin langsung oleh Kabareskrim

Kapolri Bentuk Tim Khusus Dipimpin Kabareskrim Usut Kasus Penyadapan Istana. (Foto: iNews Media Group)

IDXChannel - Markas Besar (Mabes) Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) merespons dinamika dan berbagai isu yang tengah menyita perhatian masyarakat luas kaitannya kasus dugaan penyadapan yang menyeret nama mantan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

Sebagai wujud komitmen terhadap akuntabilitas dan transparansi, pimpinan Polri secara resmi membentuk tim khusus untuk melakukan pendalaman isu penyadapan Istana yang dipimpin langsung oleh Kepala Badan Reserse Kriminal (Kabareskrim) Polri.

Baca Juga:
Bareskrim Polri Ungkap Peran Slamet Uliandi dalam Kasus Penyadapan Presiden

Karopenmas Divisi Humas Polri, Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko mengungkapkan, pembentukan tim khusus ini merupakan perintah langsung dari Kapolri Jenderal Pol Suyudi Ario Seto setelah mencermati dan mendengarkan berbagai informasi yang berkembang di publik.

"Sebagai bentuk respons proaktif dan keseriusan institusi, pimpinan Polri dalam hal ini Kapolri telah membentuk tim secara khusus untuk merespons informasi dan isu-isu tersebut guna melakukan pendalaman yang langsung dipimpin oleh Kabareskrim," ujar Trunoyudo pada wartawan di Mabes Polri, Jakarta, Kamis (5/11/2026).

Baca Juga:
Polri Tetapkan Irjen Slamet Uliandi Jadi Tersangka Penyadapan Ilegal Presiden

Trunoyudo menjelaskan, proses pendalaman oleh tim khusus tersebut membutuhkan waktu serta tahapan yang harus dilalui secara cermat, profesional, dan taat pada ketentuan hukum yang berlaku. Polri memastikan seluruh tahapan pengusutan berjalan secara objektif dan dapat dipertanggungjawabkan kepada publik.

"Nantinya hasil kerja tim akan disampaikan kepada publik secara transparan dan akuntabel sesuai dengan perkembangan proses penanganan perkara ini," tuturnya.

Baca Juga:
Kapolri Bertemu Purnawirawan Polri, Bahas Kasus Penyadapan Prabowo

Dalam kesempatan tersebut, Trunoyudo menyampaikan apresiasi dari Kapolri kepada seluruh jajaran kepolisian yang terus menjaga soliditas, dedikasi, serta semangat pengabdian di lapangan.

Kapolri meminta seluruh personel senantiasa menjalankan tugas dengan penuh keikhlasan dan profesionalisme sejalan dengan semangat "Polisi Bersama Masyarakat".

Tak hanya kepada internal, kata dia, apresiasi dan ucapan terima kasih juga disampaikan kepada para sesepuh Polri dan berbagai elemen masyarakat yang terus memberikan dukungan moral serta masukan konstruktif bagi Korps Bhayangkara.

"Dukungan moral dan kepercayaan ini tentunya menjadi penguat bagi institusi Polri untuk terus menjalankan tugas, termasuk dalam proses penegakan hukum yang secara profesional, objektif, dan transparan," kata Trunoyudo.

Langkah tegas pembentukan tim khusus oleh Mabes Polri ini bertepatan dengan momentum krusial penegakan hukum di internal kepolisian, menyusul penetapan mantan Kapolri Jenderal (Pol) Listyo Sigit Prabowo sebagai tersangka oleh Bareskrim Polri atas dugaan kasus penyadapan terhadap Presiden RI Prabowo Subianto.

(Febrina Ratna Iskana)


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Polres Malang Gelar Apel Kesiapan Tanggap Bencana Hidrometeorologi, Siapkan 800 Personel
• 2 jam lalu
0
thumb
Teheran: Rakyat Iran beri Trump kekalahan politik dalam pemilu AS
• 18 jam lalu
0
thumb
Tunjukkan Ijazah dari SD hingga S1, Jokowi Serahkan Putusan pada Majelis Hakim
• 3 jam lalu
0
thumb
Alasan Jokowi Proses Hukum Tudingan Ijazah Palsu: Agar Tak Mudah Menuduh
• 3 jam lalu
0
thumb
Jokowi Minta Izin Hakim Sebelum Tunjukkan Ijazah SD-S1 di Sidang Roy Suryo
• 10 jam lalu
0
Berhasil disimpan.