Seskab Ungkap Prabowo Minta Revitalisasi Gambir hingga Monas Dipercepat

detik.com
4 jam lalu
Cover Berita
Jakarta -

Presiden Prabowo Subianto memanggil Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (KAI) Bobby Rasyidin dan Menteri Kebudayaan Fadli Zon ke Istana, Jakarta untuk membahas pengembangan transportasi kereta dan Museum Nasional (Monas). Prabowo memberikan sejumlah arahan, salah satunya percepatan revitalisasi.

"Dalam pertemuan tersebut, Bapak Presiden memberikan sejumlah arahan terkait revitalisasi kawasan Monas dan pembangunan layanan kereta api di Bali," ujar Seskab Teddy Indra Wijaya dalam keterangannya, Kamis (5/11/2026).

Baca juga: Prabowo dan KAI Bahas Percepatan Revitalisasi Gambir Terintegrasi Monas-MRT

Prabowo, kata Teddy, ingin revitalisasi Stasiun Gambir segera dilakukan, mengingat sejak awal berdiri tahum 1970-an belum pernah direnovasi. Stasium Gambir diharapkan jadi pusat stasiun nasional yang terintegrasi dengan kawasan wisata.

"Revitalisasi Stasiun Gambir yang sejak 1970an belum pernah direnovasi. Stasiun Gambir diharapkan bisa menjadi pusat stasiun nasional sekaligus kawasan hiburan, wisata, dan rekreasi keluarga di jantung Ibu Kota," jelas Teddy.

Prabowo juga mengarahkan revitalisasi kawasan Monas agar makin nyaman dan indah, sekaligus memperkuat nilai sejarah serta edukasi bagi masyarakat yang berkunjung.

Sementara itu, Prabowo juga menginginkan revitalisasi Museum Agung Nasional atau Grand National Museum dipercepat. Prabowo berharap museum tersebut menjadi pusat sejarah, pendidikan, sekaligus tempat rekreasi.

"Setelah selesainya revitalisasi Galeri Nasional dan Museum Gajah, Bapak Presiden ingin Indonesia memiliki museum berskala besar yang menjadi pusat sejarah, pendidikan, hiburan, dan rekreasi, khususnya bagi para pelajar dan generasi muda," ungkap Teddy.

Baca juga: Pemprov DKI Siapkan Dana Rp 15 M untuk Revitalisasi Museum MH Thamrin

Di sektor transportasi, Teddy menjelaskan bahwa Prabowo memberikan arahan untuk memulai pembangunan layanan kereta api di Provinsi Bali.

"Pada tahap awal, jalur tersebut direncanakan menghubungkan Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai dengan sejumlah kawasan wisata, mulai dari Kuta, Legian, Seminyak, hingga Canggu, serta kawasan di wilayah utara," tutur Teddy.




(eva/dek)

Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Empat Orang Ngaku-ngaku Anggota Intel Polisi Diamankan, Culik Korban Pakai Mobil dan Peras Uang Rp10 Juta
• 12 jam lalu
0
thumb
Populer: Nasabah Bank Sulit Cairkan Dana; Asing Borong Saham Rp 2,12 T
• 20 jam lalu
0
thumb
Tiba di PN Jaktim, Dokter Tifa: Kebatilan Akan Hancur saat Kebenaran Datang
• 11 jam lalu
0
thumb
Karyawan Bank Pelat Merah di Sleman Korupsi Rp 6,7 Miliar, Uangnya Dipakai untuk Judol
• 4 jam lalu
0
thumb
Perkuat Perlindungan Data, Dukcapil Buat Fitur Baru Identitas Kependudukan Digital
• 2 jam lalu
0
Berhasil disimpan.