Jakarta (ANTARA) - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo akan melakukan revitalisasi sekolah hingga menambah sekolah swasta gratis yang disampaikan berdasarkan hasil rapat di Kecamatan Tanah Abang, Jakarta Pusat, Kamis.
“Di tempat ini ada SD Negeri Petamburan 05 dan 07 yang luasnya 5.000 meter, dan juga ada SMP yang luasnya 1.900 meter. Maka kami akan mengintegrasikan seperti di tempat-tempat yang 19 (sekolah) kemarin yang kita revitalisasi,” kata Pramono setelah menggelar rapat di Kecamatan Tanah Abang, Kamis.
Pramono mengatakan sekolah-sekolah tersebut akan memiliki luas total 6.900 meter. Setelah direvitalisasi, bangunan sekolah tersebut akan terdiri atas lima atau enam lantai.
Selaim itu, lantai bawah sekolah akan digunakan sebagian untuk sarana dan prasarana olahraga.
“Dan saya minta untuk dimasukkan dalam tahun anggaran 2027 dan harapannya selesai apakah di 2028 atau paling lama 2029. Jadi secara prinsip permintaan itu dipenuhi,” kata Pramono.
Lebih lanjut, Pramono menyebut permintaan sekolah gratis juga akan ditindaklanjuti. Namun, ia enggan merinci sekolah yang akan masuk dalam program sekolah swasta gratis.
“Tapi memang sekarang ini sedang finalisasi dengan DPRD untuk sekolah gratis. Nanti kalau sudah diketok baru akan kami sampaikan kepada publik,” ungkap Pramono.
Pada Kamis sore, Pramono beserta jajaran kembali menggelar rapat per kecamatan di ibu kota. Kali ini, Kecamatan Tanah Abang menjadi tuan rumah rapat tersebut.
Dalam rapat itu, dibahas berbagai persoalan yang terjadi di Kecamatan Tanah Abang termasuk kebutuhan sekolah menengah pertama (SMP) negeri di kawasan itu, permintaan penambahan sekolah swasta gratis hingga revitalisasi sekolah.
Baca juga: Gubernur DKI segera tindak lanjuti hasil rapat di tiap kecamatan
Baca juga: Bakal rapat di 44 kecamatan, Pramono ingin cari solusi masalah warga
Baca juga: Gubernur DKI akan gelar rapat langsung di kecamatan pada November
“Di tempat ini ada SD Negeri Petamburan 05 dan 07 yang luasnya 5.000 meter, dan juga ada SMP yang luasnya 1.900 meter. Maka kami akan mengintegrasikan seperti di tempat-tempat yang 19 (sekolah) kemarin yang kita revitalisasi,” kata Pramono setelah menggelar rapat di Kecamatan Tanah Abang, Kamis.
Pramono mengatakan sekolah-sekolah tersebut akan memiliki luas total 6.900 meter. Setelah direvitalisasi, bangunan sekolah tersebut akan terdiri atas lima atau enam lantai.
Selaim itu, lantai bawah sekolah akan digunakan sebagian untuk sarana dan prasarana olahraga.
“Dan saya minta untuk dimasukkan dalam tahun anggaran 2027 dan harapannya selesai apakah di 2028 atau paling lama 2029. Jadi secara prinsip permintaan itu dipenuhi,” kata Pramono.
Lebih lanjut, Pramono menyebut permintaan sekolah gratis juga akan ditindaklanjuti. Namun, ia enggan merinci sekolah yang akan masuk dalam program sekolah swasta gratis.
“Tapi memang sekarang ini sedang finalisasi dengan DPRD untuk sekolah gratis. Nanti kalau sudah diketok baru akan kami sampaikan kepada publik,” ungkap Pramono.
Pada Kamis sore, Pramono beserta jajaran kembali menggelar rapat per kecamatan di ibu kota. Kali ini, Kecamatan Tanah Abang menjadi tuan rumah rapat tersebut.
Dalam rapat itu, dibahas berbagai persoalan yang terjadi di Kecamatan Tanah Abang termasuk kebutuhan sekolah menengah pertama (SMP) negeri di kawasan itu, permintaan penambahan sekolah swasta gratis hingga revitalisasi sekolah.
Baca juga: Gubernur DKI segera tindak lanjuti hasil rapat di tiap kecamatan
Baca juga: Bakal rapat di 44 kecamatan, Pramono ingin cari solusi masalah warga
Baca juga: Gubernur DKI akan gelar rapat langsung di kecamatan pada November






Komentar (0)