Pete Hegseth Terancam Dimakzulkan Usai Partai Republik Kalah dalam Pemilu Sela AS

suarasurabaya.net
6 jam lalu
Cover Berita

Pete Hegseth Menteri Perang Amerika Serikat (AS) terancam dimakzulan, menyusul kekalahan Partai Republik dalam pemilu sela Kongres AS, Selasa (3/11/2026).

Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) AS dikabarkan berpeluang menggelar pemungutan suara terkait pemakzulannya paling cepat pekan depan.

Melansir laporan Sputnik, Kamis (5/11/2026, yang mengutip sejumlah sumber dari Partai Republik, Thomas Massie anggota DPR AS dari Kentucky berencana mengajukan pemungutan suara pemakzulan Hegseth setelah Kongres kembali bersidang pekan depan.

Sejumlah sumber internal Partai Republik bahkan memperkirakan usulan tersebut akan mendapat dukungan yang cukup untuk disetujui DPR.

Dorongan pemakzulan muncul di tengah kritik terhadap Hegseth terkait kebijakan perang AS melawan Iran. Sejumlah politikus Republik menudingnya telah meyakinkan Donald Trump Presiden AS untuk melancarkan perang, meskipun serangan militer tersebut dinilai tidak mencapai hasil yang diharapkan.

Di sisi lain, Trump menegaskan tidak mempertimbangkan untuk mengganti Hegseth dari jabatannya. Dalam pernyataannya, Rabu (4/11/2026), Trump justru memuji kinerja Hegseth yang dinilainya telah menjalankan tugas dengan sangat baik.

“Dia melakukan pekerjaan yang sangat baik,” kata Trump.

Sementara itu, CBS News melaporkan bahwa Trump sempat membahas kelanjutan jabatan Hegseth bersama para penasihatnya setelah Partai Republik mengalami kekalahan besar dalam pemilu sela.

Pemilu sela AS yang berlangsung pada 3 November 2026 memperebutkan 35 kursi Senat dan seluruh 435 kursi DPR, serta sejumlah jabatan legislatif dan gubernur di berbagai negara bagian.

Berdasarkan proyeksi CNN, Partai Demokrat diperkirakan meraih mayoritas kursi DPR AS. Sementara Bloomberg memperkirakan Demokrat juga berpeluang menguasai Senat dengan sedikitnya 51 kursi. (bil/ham)


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Jokowi Ungkap Lokasi Pencetakan Skripsinya, Jelaskan Alasan Penggunaan Times New Roman
• 11 jam lalu
0
thumb
ASDP Siapkan 224 Kapal Hadapi Nataru 2026/2027, Keselamatan Pelayaran Diperketat
• 14 jam lalu
0
thumb
Pelarian Bos Pemasaran Obat Keras Ilegal Terhenti di Warung Makan Yogyakarta
• 2 jam lalu
0
thumb
[FULL] Jokowi Tunjukkan Ijazah di Sidang, Jadi Akhir Pembuktian? | KOMPAS MALAM
• 4 menit lalu
0
thumb
Ada Perubahan Pola Konsumsi Masyarakat, Ini Sektor yang Menarik Dicermati Investor
• 24 menit lalu
0
Berhasil disimpan.