Jakarta, CNBC Indonesia - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyampaikan penyaluran kredit perbankan tetap solid hingga September 2026.
Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK Dian Ediana Rae mengatakan kredit perbankan pada bulan kesembilan tahun ini tumbuh 13,26% YoY.
Meskipun masih berada di level dua digit, tetapi sedikit menurun dibandingkan dengan bulan sebelumnya yang sebesar 13,65% YoY.
“Berdasarkan jenis penggunaan, kredit investasi tertinggi sebesar 23,22%, diikuti kredit modal kerja 11,89%, sedangkan kredit konsumsi tumbuh 4,86%,” ujarnya dalam konferensi pers hasil RDK OJK pada Kamis (5/11/2026).
Berdasarkan kategori debitur, Dian menyebut pertumbuhan tertinggi berada di segmen korporasi sebesar 21,31% YoY. Di sisi lain, kredit UMKM berada dalam tren peningkatan, yaitu sebesar 2,68% dari Agustus lalu sebesar 2,32% YoY.
Penyaluran kredit bank BUMN tercatat sebesar 14,78%, sedangkan bank umum swasta domestik tertinggi untuk kepemilikan 16,98% yoy per September 2026.
Dian juga menyebutkan kredit buy now pay later (BNPL) dalam SLIK Rp31,57 triliun atau tumbuh 26,68% yoy, di mana pada bulan sebelumnya tumbuh sebesar 29,10% yoy dengan jumlah rekening sebanyak 36,4 juta.
(asr/asr)





Komentar (0)