Khofifah Indar Parawansa Gubernur Jawa Timur melepas secara langsung 30 pesepeda Ride for Palestine 2026 di Gedung Negara Grahadi yang akan menempuh perjalanan 1.000 kilometer dari Surabaya menuju Jakarta, Kamis (5/11/2026).
Wirawan Dwi Humas Ride for Palastine 2026 bilang, aksi kemanusiaan ini sudah memasuki tahun ketiga yang digelar secara konsisten. Gerakan ini merupakan bentuk solidaritas dan kepedulian terhadap rakyat Palestina yang masih menghadapi penjajahan, kekerasan, dan genosida.
“Bagi kami, sepeda bukan hanya untuk gaya hidup atau alat agar bisa terus sehat, namun juga alat perjuangan,” ucap Wirawan.
Melalui sepeda, para peserta ingin menyuarakan pesan kemanusiaan sekaligus mengajak masyarakat supaya tidak berhenti peduli dan menolak penjajahan dan genosida.
Di sisi lain, dukungan terhadap gerakan ini juga semakin besar. Komunitas sepeda dan relawan kemanusiaan di sepanjang jalur perjalanan bakal menyambut, mengawal, serta menyediakan kebutuhan peserta.
Khofifah Indar Parawansa Gubernur Jatim bersama para peserta Ride for Palestine 2026 di Gedung Negara Grahadi, Kamis (5/11/2026). Foto: IstimewaGerakan ini juga menggandeng Lembaga Manajemen Infaq (LMI) sebagai mitra kemanusiaan untuk menghubungkan kepedulian masyarakat dengan dukungan bagi Palestina.
“LMI itu lembaga yang kredibel, transparan dan punya jaringan penyaluran sampai ke Palestina. Untuk pengumpulan donasi, kami harus menggandeng lembaga yang terpercaya,” jelasnya.
Sementara itu peserta tahun ini juga mengalami peningkatan dan datang dari berbagai daerah, di antaranya Surabaya, Sidoarjo, Jakarta, Bandung, Malang, dan Pasuruan.
“Jumlah peserta terus bertambah. Pada 2024 kami berangkat hanya bertujuh, kemudian menjadi 16 orang pada 2025, dan tahun ini ada 30 pesepeda. Tidak hanya 30 pesepeda, kita akan ketemu ribuan pesepeda di seluruh kabupaten kota yang kita lewati,” ujar.
Para peserta Ride for Palestine 2026 akan memulai perjalanan dari Surabaya dan menuju ke Ngawi, dilanjutkan ke Jogja, Semarang, Cirebon, Bandung Bekasi dan Jakarta.
Kemudian titik finish terletak di kantor DPR RI, yang mana mereka bakal melakukan audiensi di Badan Kehormatan Antar Parlemen. Sesudahnya, rombongan akan bertolak ke Kedutaan Besar Palestina di Jakarta.
“Ini adalah cara kami menyuarakan bahwa rakyat Palestina tidak sendiri. Mungkin kayuhan kami kecil, tetapi kami tidak ingin diam ketika kemanusiaan terluka. Kami ingin terus berada di pihak kemanusiaan dan menyuarakan kemerdekaan Palestina,” tandasnya.(wld/fia/ipg)





Komentar (0)