IHSG Menguat 1,96% ke Level 5.016 di Sesi I, Saham Emas Melaju

katadata.co.id
2 jam lalu
Cover Berita

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat 1,96% atau 96,40 poin ke level 5.016,17 pada penutupan perdagangan sesi pertama Kamis (5/11). Penguatan hari ini membawa indeks kembali menembus level 5.000-an setelah tertekan ke posisi 4.000-an sejak Selasa (3/11) lalu.

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), IHSG dibuka di level 4.998,34. Sepanjang sesi pertama, indeks sempat menyentuh level tertinggi 5.072 sebelum memangkas sebagian penguatannya hingga jeda makan siang ini.

Penguatan IHSG juga ditopang oleh mayoritas saham yang bergerak di zona hijau. Sebanyak 431 saham menguat, sedangkan 189 saham melemah dan 94 saham lainnya stagnan.

Aktivitas perdagangan hingga akhir sesi pertama mencatatkan nilai transaksi sebesar Rp 6,02 triliun dengan volume perdagangan mencapai 14,89 miliar saham. Frekuensi transaksi tercatat sebanyak 827.816 kali, sementara kapitalisasi pasar BEI mencapai Rp 8.781 triliun.

Berdasarkan data Mirae Asset, saham-saham terkait emas mencatatkan penguatan signifikan seiring dengan kenaikan harga logam mulia. Saham PT Archi Indonesia Tbk (ARCI) melesat 10,3%, sedangkan PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) naik 5,8%.

Sejumlah saham berkapitalisasi besar juga menopang penguatan indeks. Saham PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM) naik 5,57% ke level Rp 1.990, sementara PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) menguat 2,94% ke level Rp 5.075.

Saham PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) juga masuk jajaran saham dengan penguatan terbesar, yakni naik 8,28% ke level Rp 3.660.

Di sisi lain, beberapa saham menjadi penahan laju IHSG. Saham PT Barito Pacific Tbk (BRPT) turun 6,15% ke level Rp 915. Kemudian, saham PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI) melemah 4% ke level Rp 10.200  dan PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) turun 5,03% ke level Rp 340.

Dari sisi transaksi investor, aksi beli asing masih lebih besar dibandingkan aksi jual. Investor asing mencatatkan pembelian bersih atau net foreign buy sebesar Rp 72,93 miliar, dengan nilai pembelian Rp 1,93 triliun dan penjualan Rp 1,85 triliun.

Penguatan IHSG sejalan dengan pergerakan mayoritas bursa saham Asia yang berada di zona hijau. Pasar saham regional mengikuti reli Wall Street pada perdagangan sebelumnya.


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Kasus ISPA Tembus 401 Ribu, Kemenkes Kerahkan Jutaan Masker ke 7 Provinsi
• 18 jam lalu
0
thumb
Pria di Sidoarjo Cabuli 12 Anak Tetangganya, Polisi: Pelaku Kerap Nonton Video Porno
• 3 jam lalu
0
thumb
OJK Catat Kredit Perbankan Tumbuh 13,26 Persen per September 2026
• 43 menit lalu
0
thumb
Miris! Antre Bantuan Berujung Maut, 37 Orang Tewas Dirudal Rusia
• 10 jam lalu
0
thumb
Jokowi Beberkan Detail Skripsi UGM hingga Sentil Logika Berpikir Roy Suryo
• 2 jam lalu
0
Berhasil disimpan.