Jumlah Payroll BSI Naik 18,5 Persen per September 2026, Siap Garap Peluang Ekosistem BUMN

idxchannel.com
6 jam lalu
Cover Berita

Capaian positif ini mencerminkan kian kuatnya kepercayaan masyarakat terhadap layanan perbankan syariah.

Jumlah Payroll BSI Naik 18,5 Persen per September 2026, Siap Garap Peluang Ekosistem BUMN

IDXChannel - PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk (BRIS) mencatatkan pertumbuhan jumlah payroll sebesar 18,50 persen secara tahun berjalan (year-to-date/YTD) hingga September 2026.

Capaian positif ini mencerminkan kian kuatnya kepercayaan masyarakat terhadap layanan perbankan syariah, sekaligus menjadi penopang utama pertumbuhan bisnis serta penyerapan dana murah perseroan.

Baca Juga:
Bantu Inklusi Keuangan Syariah Daerah Terpencil, Volume Transaksi BSI Agen Capai Rp52,8 Triliun

Penguatan segmen payroll ini makin mendapat angin segar seiring dukungan dari Danantara Indonesia yang membuka ruang bagi pegawai Badan Usaha Milik Negara (BUMN) untuk memilih layanan penerimaan gaji melalui perbankan syariah. 

Direktur Sales & Distribution BSI, Anton Sukarna menegaskan bahwa dukungan Danantara Indonesia menjadi momentum krusial untuk memperluas inklusi keuangan syariah di lingkungan BUMN.

Baca Juga:
Modus Beras Subsidi Dioplos Jadi Premium, Dirut Bulog: Dibeli dari Klik SPHP

"BSI melihat payroll bukan sekadar layanan penerimaan gaji, tetapi juga pintu masuk untuk membangun hubungan finansial jangka panjang dengan nasabah. Kami mengapresiasi dukungan Danantara Indonesia yang membuka kesempatan lebih luas bagi pegawai BUMN untuk memanfaatkan layanan perbankan syariah," kata Anton dalam keterangan resminya, Kamis (5/11/2026).

"Ini menjadi peluang bagi BSI untuk menghadirkan pengalaman perbankan yang kompetitif, modern, dan sesuai prinsip syariah," katanya.

Baca Juga:
BSI dan BPJPH Fasilitasi 5.000 Sertifikasi Halal untuk UMKM

Pertumbuhan bisnis payroll terbukti memberikan dampak positif terhadap kualitas struktur pendanaan perseroan. Hingga Agustus 2026, total Dana Pihak Ketiga (DPK) BSI tercatat mencapai Rp389 triliun, di mana porsi dana murah (Current Account Saving Account/CASA) mendominasi sebesar Rp246 triliun dan dana tabungan sebesar Rp171 triliun. 

Untuk meningkatkan daya saing, BSI menawarkan berbagai kemudahan fasilitas bagi nasabah payroll BUMN, termasuk bebas biaya transfer BI-FAST hingga 100 kali setiap bulan. 

Akses seluruh kebutuhan transaksi harian hingga perencanaan keuangan juga diintegrasikan melalui superapp BYOND by BSI.

Dengan basis nasabah yang telah menembus 24,3 juta per Agustus 2026, BSI optimistis optimalisasi segmen payroll BUMN dapat memacu pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan.

"Ke depan, kami ingin payroll BSI menjadi bagian dari solusi finansial pegawai, bukan hanya tempat menerima gaji. Kami terus meningkatkan kualitas layanan, memperkuat kapabilitas digital, serta mengoptimalkan infrastruktur teknologi informasi agar mampu memberikan pengalaman perbankan yang semakin mudah, aman, dan nyaman," kata Anton.

(Nur Ichsan Yuniarto)


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Regulasi Pembentukan Badan Pengawas Perlindungan Data Pribadi Masuki Tahap Final
• 18 jam lalu
0
thumb
Sebanyak 12,84 Juta Orang Tergolong Pekerja Setengah Pengangguran
• 1 jam lalu
0
thumb
Google Matikan Akses Mesin Pencari Search di Sekolah yang Tolak Fitur AI
• 3 jam lalu
0
thumb
Persib Lolos 16 Besar ACL 2 usai Remontada 1-2 atas Melbourne Victory
• 23 jam lalu
0
thumb
Budi Arie Pastikan Jokowi Akan Tunjukkan Ijazah di Sidang Hari Ini, Harap Polemik Segera Selesai
• 7 jam lalu
0
Berhasil disimpan.