PP GPI Apresiasi Kapolri Jenderal Suyudi

jpnn.com
21 jam lalu
Cover Berita

jpnn.com, JAKARTA - Ketua Umum Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda Islam (PP GPI) Khoirul Amin menegaskan komitmen organisasinya dalam mengawal penegakan hukum dan supremasi hukum di Indonesia tanpa pandang bulu.

Hal ini disampaikan menanggapi isu dan proses hukum yang tengah berjalan terkait dugaan tindak pidana penyadapan ilegal yang menyeret sejumlah perwira tinggi kepolisian, termasuk mantan Kapolri Kepala Kantor Staf Presiden (KSP) Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

BACA JUGA: Prabowo Tahu Disadap dari Laporan Kapolri Jenderal Suyudi

Khoirul Amin menyampaikan bahwa penyadapan secara ilegal adalah ancaman nyata bagi keamanan nasional.

“Kami menilai bahwa praktik penyadapan tanpa izin sah adalah pelanggaran serius terhadap hak asasi manusia, privasi warga negara, serta ancaman nyata bagi keamanan nasional dan meruntuhkan integritas lembaga penegak hukum,” tegas Ketum PP GPI, Rabu (4/11/2026).

BACA JUGA: Listyo Sigit Dkk Dikenakan Pasal Makar? Ini Kata Menko Yusril

Lebih lanjut, Khoirul Amin mengecam keras tindakan kotor para jenderal pengkhianat institusi tersebut.

Bagi PP GPI, mereka bukanlah aparat pelindung rakyat, melainkan jenderal-jenderal hitam yang terbukti merusak marwah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

BACA JUGA: TNI Kerahkan Prajurit dalam Jumlah Besar ke Jakarta, Ada yang Genting?

“Mereka sudah kehilangan jiwa nasionalisme, tidak lagi berjiwa Merah Putih, dan tega menggadaikan sumpah jabatan demi kepentingan syahwat kekuasaan,” tandas Amin dengan nada berapi-api.

Oleh karena itu, PP GPI menuntut agar para oknum perwira tinggi yang terlibat segera diseret ke meja hijau dan dihukum mati.

“Kami menilai hukuman mati sepadan dengan pengkhianatan yang luar biasa terhadap negara, penyalahgunaan kekuasaan, serta ancaman nyata yang mereka timbulkan terhadap stabilitas keamanan nasional,” harapnya.

PP GPI juga menyampaikan apresiasi dan rasa bangga yang setinggi-tingginya kepada Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto.

Meskipun baru 34 hari memegang tampuk kepemimpinan tertinggi di Polri, Jenderal Suyudi dinilai langsung tancap gas dan sukses mencetak hattrick prestasi lewat tindakan tegas dan keberaniannya membersihkan internal kepolisian.

"Sikap tegas dan keberanian luar biasa dari Kapolri baru patut kita banggakan dan dukung penuh. Ini adalah angin segar agar Polri benar-benar bertransformasi menjadi institusi yang bersih, profesional, semakin dekat, dicintai, serta mampu mengayomi rakyat secara nyata," katanya. (rhs/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Penggeledahan Ponpes di Sukoharjo, Komnas HAM Soroti Perlindungan Anak


Redaktur & Reporter : Rah Mahatma Sakti


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Jokowi Hadiri Sidang Roy Suryo-Dokter Tifa, Ribuan Personel Polisi Disiagakan
• 11 jam lalu
0
thumb
Ekonom Usul Perampasan Aset Ditiadakan saat Tahun Pemilu
• 21 jam lalu
0
thumb
Pramono Siapkan Anggaran 2027 Bangun Sekolah Negeri Bertingkat di Tanah Abang
• 2 jam lalu
0
thumb
Diversifikasi Aset Jadi Pilihan, Prudential Indonesia Tawarkan PRUProsper, Asuransi Berbasis USD 
• 4 jam lalu
0
thumb
Literasi Keuangan Jadi Tantangan Ekonomi Desa, PNM dan ABPEDNAS Dorong Pendampingan
• 4 jam lalu
0
Berhasil disimpan.