Kebanjiran Dukungan, Titiek Soeharto Merasa Terpanggil Pimpin FKPPI

jpnn.com
3 jam lalu
Cover Berita

jpnn.com, JAKARTA - Titiek Soeharto kebanjiran dukungan untuk menjadi ketua umum KB FKPPI periode 2026–2031.

Dukungan tersebut datang dari 34 pengurus daerah dan 3 organisasi pendukung, yakni Generasi Muda FKPPI, Himpunan Pengusaha dan Wirausaha FKPPI, dan Wanita FKPPI

BACA JUGA: Tularkan Semangat Kemerdekaan, FKPPI Tegaskan Peran sebagai Kekuatan Sosial

Dokumen dukungan diserahkan oleh Ketua PD Keluarga Besar FKPPI Lampung H. Tony Eka Candra sebagai perwakilan para pengurus daerah, dan Ketua Umum GM FKPPI Sandi Rahmat Mandela, yang mewakili organisasi pendukung.

Penyerahan berlangsung dalam pertemuan di Hotel Borobudur, Jakarta, Rabu (4/11).

BACA JUGA: GM FKPPI Dorong Pemerintah Investigasi Dugaan Makar

Sandi, yang turut menginisiasi komunikasi dan penggalangan dukungan, mengatakan bahwa permohonan tersebut berangkat dari harapan bersama untuk menjaga keutuhan keluarga besar, memperkuat kaderisasi, dan memperluas pengabdian FKPPI bagi bangsa.

“Melalui komunikasi dengan para pimpinan daerah, kami menemukan harapan yang sama yaitu keluarga besar ini tetap utuh, kaderisasinya tumbuh, dan setiap generasi mendapat ruang untuk mengabdi. Amanah dan harapan bersama itulah yang kami bawa kepada Mbak Titiek,” ujar Sandi.

BACA JUGA: GM FKPPI Tegaskan Komitmen Jaga Demokrasi di Tengah Transformasi Peran TNI

Dalam sambutannya, Sandi menyampaikan ungkapan tentang kapal yang kerap dikaitkan dengan mendiang Benazir Bhutto. Kapal tampak indah ketika tertambat di dermaga dan bermandikan cahaya, tetapi tujuan pembuatannya adalah untuk menghadapi gelombang dan membelah lautan.

Ia menghubungkan ungkapan tersebut dengan tanggung jawab keluarga besar FKPPI untuk hadir menjawab persoalan bangsa Indonesia.

“Mas dan Mbak terlihat gagah dan anggun mengenakan loreng FKPPI. Kehormatan seragam ini semakin berarti ketika kita memberikan sumbangsih untuk menjawab gelombang persoalan bangsa dan lautan problem. Semangat pengabdian itulah yang ingin terus kita hidupkan bersama,” katanya.

Menurut Sandi, perjalanan FKPPI ditopang oleh pengabdian para pendahulu, ketekunan pengurus di daerah, serta keterlibatan generasi penerus.

Seluruh kekuatan tersebut perlu terus dipertemukan melalui komunikasi yang terbuka dan kerja organisasi yang berkelanjutan.

Ia menegaskan bahwa penghormatan kepada para senior berjalan seiring dengan tanggung jawab menyiapkan masa depan organisasi, termasuk konsolidasi daerah dan pendidikan kader yang berjenjang.

“Para senior telah memberikan waktu, tenaga, dan pikiran untuk menjaga FKPPI. Kita menghormati pengabdian itu dengan merawat apa yang telah dibangun dan meneruskan pekerjaannya. Adik-adik membawa semangat, para senior membawa pengalaman. Keduanya menjadi kekuatan ketika saling mendengar dan saling menguatkan,” ujarnya.

Sandi berharap dukungan yang disampaikan dapat menjadi landasan kebersamaan seluruh unsur Keluarga Besar FKPPI.

Jajaran GM FKPPI, lanjutnya, siap bekerja bersama para pimpinan daerah, HIPWI FKPPI, Wanita FKPPI, serta seluruh kader untuk memperkuat organisasi dan pengabdian bela negara.

“Mbak Titiek, kami memohon kesediaan untuk menjadi nakhoda kapal besar FKPPI. Bersama dukungan ini, kami membawa kesiapan untuk bekerja dan ikut memikul tanggung jawab. Mari kita jaga keluarga besar ini tetap bersatu dan membawa pengabdiannya semakin berarti bagi Republik Indonesia,” tutup Sandi.

Bak gayung bersambut, keinginan tersebut pun diamini oleh Titiek Soeharto. Ia mengaku merasa terharu dan bangga atas amanah ini.

Meski memiliki banyak kegiatan mulai dari kepartaian sampai menjadi ketua Komisi IV DPR-RI, ia mengaku tetap akan mengemban amanat ini karena rasa cinta dan melihat kondisi FKPPI sekarang yang kurang menunjukkan tajinya.

"Saya insyaallah merasa terpanggil untuk memimpin FKPPI ke depan," tegas Mbak Titiek.

Dalam sambutannya, Titiek pun mengaku teringat kembali masa-masa kejayaan organisasi FKPPI di masa lalu. Hal tersebut membuatnya ingin kembali membawa kejayaan FKPPI ke masa sekarang.

"Kita ini harus menjadi bermanfaat bagi bangsa dan negara ini. Apalagi presidennya adalah purnawirawan. Sehingga kita putra putri purnawirawan harus mendukung program beliau," tutupnya. (dil/jpnn)


Redaktur & Reporter : M. Adil Syarif


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Polres Kubu Raya Tetapkan 7 Tersangka Karhutla
• 8 jam lalu
0
thumb
Pemkot Surabaya Minta Diskotek Sediakan Nakes-Transportasi Online Buat Bantu Pengunjung Mabuk
• 4 jam lalu
0
thumb
Bukan Pensiun, Ternyata Ini Alasan Amanda Manopo Rehat dari Dunia Hiburan
• 16 jam lalu
0
thumb
KPK Harap Eks Direktur Labuksi dan Kaset Dewas Perkuat Tata Kelola BGN
• 1 jam lalu
0
thumb
Lewat Dashboard ACS, Pelindo Dorong Transparansi dan Kemudahan Transaksi
• 14 jam lalu
0
Berhasil disimpan.