Karhutla Belum Usai, Relawan Pemadam Butuh Stok Selang hingga Masker Respirator

viva.co.id
2 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, VIVA - Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) masih menjadi persoalan lingkungan yang membutuhkan perhatian serius. Selain merusak ekosistem, kebakaran di sejumlah wilayah berpotensi menimbulkan kabut asap yang mengganggu kesehatan dan aktivitas masyarakat. Dampaknya tidak hanya dirasakan warga di sekitar lokasi kebakaran, tetapi juga masyarakat di wilayah yang terdampak penyebaran asap.

Di tengah upaya penanganan karhutla, relawan dan tim pemadam kebakaran berperan penting dalam mengendalikan api, mencegah kebakaran meluas, serta melindungi kawasan permukiman dan lingkungan sekitar. Namun, upaya pemadaman membutuhkan dukungan perlengkapan yang memadai, terutama untuk menghadapi kondisi lapangan yang penuh risiko.

Baca Juga :
Korban Tewas Helikopter MI-17V5 Jatuh saat Ambil Air Buat Padamkan Karhutla di Kalteng Jadi 2 Orang
Karhutla di Pulau Taliabu Makin Mengkhawatirkan, 347 Hektare Lahan dan 39 Ribu Pohon Terdampak

Salah satu kebutuhan utama relawan adalah selang pemadam kebakaran. Peralatan ini berfungsi menyalurkan air ke titik api agar proses pemadaman berjalan efektif. Ketersediaan selang dalam kondisi baik juga menunjang mobilitas dan kelancaran kerja tim di berbagai lokasi kebakaran.

Selain selang, masker respirator menjadi perlengkapan perlindungan diri yang penting. Relawan yang bertugas di sekitar titik api berisiko terpapar asap dan partikel berbahaya hasil pembakaran. Penggunaan alat pelindung pernapasan yang sesuai dapat membantu mengurangi paparan tersebut, meskipun tetap harus disertai prosedur keselamatan kerja yang tepat.

Kebutuhan lainnya meliputi ketersediaan air, alat komunikasi, pakaian pelindung, sarung tangan, sepatu khusus, dan perlengkapan pertolongan pertama. Dukungan logistik serta kondisi fisik relawan juga perlu diperhatikan agar penanganan kebakaran dapat berlangsung secara berkelanjutan.

Sejumlah titik api yang belum berhasil dipadamkan sepenuhnya membuat kebutuhan perlengkapan pemadaman masih mendesak. "Karena masih ada titik api, tim lapangan yang bertugas memadamkan api membutuhkan masker respirator dan selang pemadam," jelas Program Leader Rumah Zakat, Halimah.

Kebutuhan tersebut menjadi perhatian dalam penyaluran bantuan tahap kedua untuk penanganan karhutla di Kalimantan. Salah satu relawan penerima bantuan, Panca Putra Aliman Perkasa dari tim pemadam kebakaran Dara Hitam, turut menyampaikan apresiasi atas dukungan yang diberikan di tengah berlangsungnya upaya pemadaman.

Melihat kebutuhan tersebut, PT Gondowangi melalui Natur dan program Natur Green Action bersama Rumah Zakat menyalurkan bantuan tahap kedua berupa masker respirator, selang pemadam, dan perlengkapan lainnya kepada relawan serta tim pemadam kebakaran di Palangka Raya, Kalimantan Tengah.

Baca Juga :
Terungkap! Ini Detik-detik Helikopter Mi-17V5 TNI Jatuh saat Ambil Air untuk Padamkan Karhutla
Helikopter Mi-17V5 TNI Jatuh saat Ambil Air untuk Padamkan Karhutla, 1 Tewas dan 2 Masih Hilang
Helikopter Mi-17V5 TNI Jatuh saat Padamkan Karhutla di Kalteng, 2 Personel Hilang!

Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Yangwang Altior, dari BYD Buat Tantang Rolls-Royce
• 19 jam lalu
0
thumb
Tampil Penuh, Calvin Verdonk Bawa Lille Petik Poin Perdana di Liga Champions
• 16 jam lalu
0
thumb
Harga CPO Jatuh ke Level Terendah Sejak Juni, Stok Malaysia Diprediksi Pecah Rekor
• 10 jam lalu
0
thumb
Zulkifli Hasan Dorong Ekspor CPO Langsung ke Negara Tujuan agar Indonesia Raih Harga Jual Lebih Tinggi
• 7 jam lalu
0
thumb
Mahfud MD Sebut Penyadapan Ilegal Terhadap Prabowo Lebih Besar dari Kasus Sambo, Ini Alasannya

• 14 jam lalu
0
Berhasil disimpan.