Cara teman kumparanMOM Mengenali Minat dan Bakat Anak

kumparan.com
1 jam lalu
Cover Berita

Setiap anak tumbuh dengan minat dan bakat yang berbeda-beda. Jika diasah sejak dini, keduanya dapat berkembang menjadi life skill yang membantu anak menghadapi berbagai tantangan hingga dewasa.

Sebagai orang tua, tentunya perlu peka dalam mengenali minat dan bakat anak agar bisa memberikan dukungan yang tepat. Salah satunya dengan memberikan stimulus melalui berbagai aktivitas dan pengalaman baru, jadi anak punya kesempatan untuk mengeksplorasi hal-hal yang disukainya.

Tentu, setiap orang tua punya cara tersendiri dalam mengenali potensi buah hati mereka, termasuk para teman kumparanMOM. Penasaran bagaimana cara mereka melihat minat dan bakat anak? Yuk, simak cerita dan tips dari teman kumparanMOM berikut ini!

Cara teman kumparanMOM Mengenali Minat dan Bakat Anak

Tips pertama datang dari Mom Kuni Alya (30). Ia mengenali minat dan bakat sang buah hati dengan cara mengamati kebiasaannya, terutama saat anak antusias melakukan sesuatu tanpa perlu diminta.

“Kalau dia udah antusias minta sendiri dan betah ngelakuinnya lama-lama, tandanya dia emang beneran minat banget sama hal itu,” tuturnya.

Dari pengamatannya, belakangan ini sang anak sedang menyukai kegiatan yang berhubungan dengan seni, seperti menggambar dan mewarnai. Selain itu, ia juga mulai tertarik dengan olahraga inline skate.

Untuk mendukung minat tersebut, Alya berusaha menyediakan fasilitas yang dibutuhkan anak. Saat menggambar dan mewarnai, misalnya, ia menyiapkan berbagai media, mulai dari krayon, pensil warna, spidol, hingga buku mewarnai.

Sementara untuk inline skate, Alya memastikan sang anak menggunakan perlengkapan keamanan yang lengkap, seperti helm dan pelindung lutut serta siku.

Nggak hanya menyediakan fasilitas, Alya juga selalu memberikan afirmasi positif untuk mendukung proses latihan anak. Ia berusaha mengapresiasi setiap usaha agar sang buah hati semakin percaya diri.

“Misal ketika dia lagi latihan inline skate, yang aku puji usahanya. 'Yeaay, hebat tadi kakak udah berani ikutin arahan coach!' 'Meluncurnya tadi udah mulai bagus, jangan lupa kaki kanannya diangkat yaa, mami tau kakak bisa,'” kata Mom Alya.

Di sisi lain, teman kumparanMOM Agi Nabilah Putri (24) punya cara lain untuk mengenali minat dan bakat anak. Ia biasanya melihat dari respons sang buah hati saat melakukan suatu kegiatan.

“Kalau anakku suka sama kegiatan pasti gembira dan happy bawaannya, kalau sebaliknya (nggak suka) pasti rewel,” ujarnya.

Mengingat usia anaknya yang baru menginjak 3 tahun 8 bulan, Agi nggak ingin terlalu memaksakan anak untuk cepat menguasai bidang yang diminatinya. Baginya, selama mood anak sedang baik dan ia bisa mengikuti latihan dengan nyaman, hal itu sudah cukup.

Pengalaman serupa juga dibagikan oleh Mom Riska (39). Ia mengenali minat anak keduanya dari respons dan kebiasaan yang ditunjukkan saat melakukan suatu kegiatan. Salah satunya terlihat sejak sang anak berusia 4 tahun, ketika mulai menunjukkan ketertarikan pada dunia dance.

“Sejak usianya 4 tahun dia itu udah mulai suka ngikutin dance yang dia liat di TikTok dan suka ngevideoin dirinya sendiri gitu. Awalnya dia suka sama JKT48 sampai akhirnya dia sukanya ke K-pop,” tuturnya.

Melihat ketertarikan tersebut, Mom Riska kemudian memasukkan sang anak ke kelas dance pada 2024 agar kemampuannya bisa semakin terasah. Ternyata, anaknya merasa nyaman dan menikmati kegiatan tersebut hingga kini.

Untuk melatih mental dan menambah pengalaman, sang anak juga beberapa kali mengikuti lomba dance. Meski belum berhasil menang, Mom Riska tetap menyemangatinya agar nggak mudah menyerah dan terus mencoba.

“Karena memang aku selalu tekankan ke dia, ikut lomba itu jangan cari menangnya tapi cari pengalamannya,” katanya.

Menurut Mom Riska, setiap anak punya proses dan waktunya masing-masing untuk berkembang. Karena itu, ia memilih untuk terus mendukung dan membiarkan sang buah hati menikmati setiap prosesnya.

Temukan beragam inspirasi parenting dari ribuan ibu di seluruh Indonesia, gabung komunitas teman kumparanMOM di kum.pr/mom4


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Cerita Perubahan dari Desa Binaan Pertamina:Energi Bersih, Ekonomi Tumbuh
• 9 jam lalu
0
thumb
Kolaborasi Telkomsel dan DramaBox Perluas Pilihan Hiburan Digital
• 6 jam lalu
0
thumb
Bantu Siswa, SMA Muhammadiyah Pasuruan Bolehkan Bayar SPP Pakai Hasil Bumi
• 21 jam lalu
0
thumb
Karier Jenderal Listyo Sigit Eks Kapolri Pilihan Jokowi Berakhir Pahit
• 17 jam lalu
0
thumb
Momen Hari-hari Terakhir Kampanye Pemilu AS
• 22 jam lalu
0
Berhasil disimpan.