Demokrat Rebut Kendali Kongres AS, Trump akan Hadapi Perlawanan di Dua Tahun Terakhir

kompas.tv
9 jam lalu
Cover Berita
Warga Texas bersorak saat kerumunan berkumpul di Gedung Capitol Negara Bagian Texas di Austin untuk merayakan hasil pemilu, Rabu dini hari, 4 November 2026. (Sumber: Sara Diggins/The San Antonio Express-News via AP)

WASHINGTON D.C., KOMPAS.TV - Partai Demokrat berhasil merebut kendali Kongres Amerika Serikat (AS) setelah memenangkan mayoritas kursi di House of Representatives atau DPR, sekaligus mempertahankan keunggulan di Senat dalam pemilu sela 2026.

Associated Press (AP) melaporkan, kemenangan tersebut menjadi penolakan luas terhadap kepemimpinan Presiden Donald Trump dan Partai Republik. Hasil pemilu juga menunjukkan bahwa dukungan terhadap Demokrat meluas hingga ke sejumlah wilayah yang selama ini menjadi basis kuat Partai Republik.

Demokrat berhasil merebut sedikitnya tujuh kursi Senat di negara bagian yang dikenal sebagai basis Republik maupun wilayah persaingan ketat. Negara bagian tersebut meliputi Kansas, Iowa, Texas, Ohio, Maine, North Carolina, dan South Carolina.

Kemenangan Demokrat di Kansas menjadi salah satu hasil yang mengejutkan. Negara bagian tersebut tidak pernah memilih senator Demokrat selama hampir satu abad.

Di House of Representatives, Demokrat juga berhasil merebut sejumlah distrik yang sebelumnya dimenangkan Trump dengan selisih hingga 18 poin pada pemilu presiden 2024.

Baca Juga: Demokrat Rebut Senat AS di Pemilu Sela, Trump Ancam Gunakan Veto

Demokrat Menang di Sejumlah Negara Bagian Basis Republik

Kemenangan Demokrat tidak hanya terjadi dalam pemilihan anggota Kongres. Partai tersebut juga berhasil merebut sejumlah kursi gubernur yang sebelumnya dikuasai Partai Republik.

AP melaporkan, Keisha Lance Bottoms memenangkan pemilihan gubernur Georgia, Amy Acton di Ohio, Rod Sand di Iowa, dan Gina Hinojosa di Texas.

Di Indiana, kandidat Demokrat J.D. Ford juga mencatat kemenangan mengejutkan setelah mengalahkan petahana Partai Republik, Victoria Spartz, dalam pemilihan anggota House dari distrik kongres ke-5.

Kemenangan Ford menjadi sorotan karena distrik tersebut sebelumnya dimenangkan Trump dengan keunggulan hampir 17 poin pada pemilu 2024.

Ford merupakan anggota legislatif negara bagian Indiana pertama yang secara terbuka menyatakan dirinya sebagai gay. Sementara itu, Spartz merupakan satu-satunya anggota Kongres AS yang lahir di Ukraina.

Menurut AP, hasil tersebut menunjukkan keberhasilan Demokrat menembus bukan hanya distrik-distrik yang selama ini menjadi medan persaingan ketat, tetapi juga sejumlah wilayah yang merupakan basis kuat Partai Republik.

Harga Kebutuhan dan Perang Iran Jadi Faktor Kekalahan Republik

Kemenangan Demokrat mencerminkan kekecewaan pemilih terhadap pemerintahan Trump, terutama terkait tingginya biaya hidup, perang dengan Iran, dan kekhawatiran terhadap korupsi pemerintahan.

Berdasarkan AP Voter Poll, sebagian besar pemilih tampaknya menyalahkan pemerintahan Trump atas tingginya harga kebutuhan. Mereka juga menginginkan Kongres memperkuat pengawasan terhadap presiden.

Menjelang pemungutan suara, Trump sempat meminta pemilih memperlakukan pemilu sela seolah-olah dirinya juga menjadi kandidat yang dipilih.

Baca Juga: Pemilu Sela AS Jadi Ujian Trump, Demokrat Berpeluang Rebut Kendali Kongres

Namun, setelah hasil pemilu menunjukkan kekalahan Partai Republik, Trump berupaya mengalihkan tanggung jawab dari dirinya.

Dalam wawancara dengan Fox News yang ditayangkan pada Rabu (4/11/2026) dini hari, Trump mengatakan Partai Demokrat menjalankan kampanye dengan baik dan menyalahkan para kandidat Republik atas kekalahan mereka.

Kendali Demokrat Berpotensi Menghambat Agenda Trump

Kemenangan Demokrat di Senat dan House of Representatives akan mengubah peta politik Washington dalam dua tahun terakhir masa jabatan Trump.

Dengan kedua kamar Kongres berada di bawah kendali Demokrat, Trump akan menghadapi perlawanan lebih kuat dalam menjalankan agenda pemerintahannya.

AP menilai kendali Demokrat atas Kongres berpotensi secara signifikan membatasi ruang gerak Trump, terutama dalam mendorong kebijakan dan agenda politiknya hingga akhir masa jabatan.

 

Download KompasTV Apps di TV kamu, sekarang juga di https://app.kompas.tv/. Satu apps untuk semua Video Premium, Breaking News, dan Live Streaming 24/7 dari Kompas Gramedia.

Penulis : Tussie Ayu Editor : Gading-Persada

Sumber : The Associated Press

Tag
  • demokrat
  • kongres
  • trump
  • pemilu as
  • amerika serikat
Selengkapnya


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Menghadap Prabowo, Menbud Serahkan Usulan Penerima Gelar Pahlawan Nasional
• 1 jam lalu
0
thumb
Ekonom Usul Perampasan Aset Ditiadakan saat Tahun Pemilu
• 20 menit lalu
0
thumb
Viral Limbah Bakso Dibuang ke Got Depan Rumah di Semarang, Warga Protes
• 2 jam lalu
0
thumb
Pemerintah optimalkan budi daya hortikultura lahan kering 13 wilayah
• 14 jam lalu
0
thumb
Hari ke-3 Tim SAR Kembali Mencari Korban Longsor di Kawasan Glamping Badung, Bali | SAPA SIANG
• 7 jam lalu
0
Berhasil disimpan.