Jakarta (ANTARA) - Penyanyi tenor asal Italia, Andrea Bocelli, tampil memukau penonton dalam konser bertajuk “Andrea Bocelli Romanza 30th Anniversary World Tour Indonesia” yang berlangsung di Jakarta International Expo (JIExpo), Jakarta, Selasa malam (3/11).
Bocelli menampilkan karya-karya opera klasik pada awal pertunjukan dan membawakan sejumlah lagu dalam album “Romanza” yang telah melambungkan namanya di panggung musik.
Dia memukau penonton dengan karakter vokalnya yang khas dan iringan orkestra.
Baca juga: Andrea Bocelli, Lea Simanjuntak duet bawakan "The Prayer" di Jakarta
Penyanyi tenor asal Italia, Andrea Bocelli dalam konser bertajuk “Andrea Bocelli Romanza 30th Anniversary World Tour Indonesia” yang berlangsung di Jakarta International Expo (JIExpo), Jakarta Pusat, Selasa (3/11/2026). (ANTARA/Sri Dewi Larasati) Album yang dirilis pada 1997 itu memperkenalkan suara khas Bocelli kepada pendengar di berbagai belahan dunia dan melahirkan sejumlah lagu populer, termasuk “Romanza”, “Time to Say Goodbye”, “Con Te Partirò”.
Lagu “Con Te Partirò” dibawakan Bocelli salah satunya berduet dengan penyanyi sopran asal Italia, Mariam Battistelli.
Konser peringatan 30 tahun album “Romanza” itu turut menghadirkan sejumlah musisi dari dalam dan luar negeri serta penari Indonesia yang memberikan warna tersendiri di atas panggung.
Baca juga: Andrea Bocelli konser megah di Candi Borobudur
(ki-ka) Mexican baritone Juan Carlos Heredia, penyanyi sopran Mariam Battistelli, dan Andrea Bocelli dalam konser bertajuk “Andrea Bocelli Romanza 30th Anniversary World Tour Indonesia” yang berlangsung di Jakarta International Expo (JIExpo), Jakarta Pusat, Selasa (3/11/2026). (ANTARA/Sri Dewi Larasati) Sejumlah penampil lain yang turut memeriahkan konser tersebut, di antaranya Amy Manford yang membawakan lagu “My Heart Will Go On”, dan Mexican baritone Juan Carlos Heredia menyanyikan “Toreador”. Bocelli juga berkolaborasi dengan pemain biola Rusanda Panfili dalam beberapa lagu.
Dari Indonesia, penyanyi Lea Simajuntak mendapat kesempatan berduet dengan Bocelli membawakan lagu ikonik “The Prayer”. Perpaduan suara tenor Bocelli dan karakter vokal soprano Lea menghasilkan penampilan yang memikat.
Tak hanya melalui musik, pesan kemanusiaan juga disampaikan lewat rangkaian foto-foto yang menggambarkan isu kemanusiaan di layar panggung.
Baca juga: Polisi kerahkan 3.229 personil amankan konser Andrea Bocelli
Pemain biola Iskandar Widjaja yang diiringi tarian Sluku-Sluku Bathok dalam konser bertajuk “Andrea Bocelli Romanza 30th Anniversary World Tour Indonesia” yang berlangsung di Jakarta International Expo (JIExpo), Jakarta Pusat, Selasa (3/11/2026). (ANTARA/Sri Dewi Larasati) Sebelum Bocelli tampil, penonton lebih dahulu disuguhkan pertunjukan instrumental dari pemain biola berdarah Indonesia, Iskandar Widjaja yang turut diiringi tarian Sluku-Sluku Bathok dari persembahan Pagelaran Sabang Merauke.
Pertunjukan konser tersebut juga didukung Jakarta Concert Orchestra dengan komposer lokal Avip Priatna memandu paduan suara, serta menggandeng Batavia Madrigal Singers.
Di sela-sela penampilan musik, konser turut menyuguhkan pertunjukan balet, serta tari kreasi yang mengangkat kekayaan budaya Indonesia.
Penampilan tarian dari Pagelaran Sabang Merauke dalam konser bertajuk “Andrea Bocelli Romanza 30th Anniversary World Tour Indonesia” yang berlangsung di Jakarta International Expo (JIExpo), Jakarta Pusat, Selasa (3/11/2026). (ANTARA/Sri Dewi Larasati) Sebelumnya, konser “Andrea Bocelli Romanza 30th Anniversary World Tour Indonesia” yang dipromotori oleh Shoemaker Live itu, sang maestro menyambangi di Borobudur, Magelang pada 31 Oktober 2026 dan 3 November 2026 di JIExpo Kemayoran, Jakarta.
Indonesia menjadi satu-satunya negara di Asia Tenggara yang disambangi oleh Bocelli dalam rangkaian "Romanza 30th Anniversary Tour."
Baca juga: DKI akan ikuti keputusan pemerintah pusat soal konser Andrea Bocelli
Bocelli menampilkan karya-karya opera klasik pada awal pertunjukan dan membawakan sejumlah lagu dalam album “Romanza” yang telah melambungkan namanya di panggung musik.
Dia memukau penonton dengan karakter vokalnya yang khas dan iringan orkestra.
Baca juga: Andrea Bocelli, Lea Simanjuntak duet bawakan "The Prayer" di Jakarta
Penyanyi tenor asal Italia, Andrea Bocelli dalam konser bertajuk “Andrea Bocelli Romanza 30th Anniversary World Tour Indonesia” yang berlangsung di Jakarta International Expo (JIExpo), Jakarta Pusat, Selasa (3/11/2026). (ANTARA/Sri Dewi Larasati) Album yang dirilis pada 1997 itu memperkenalkan suara khas Bocelli kepada pendengar di berbagai belahan dunia dan melahirkan sejumlah lagu populer, termasuk “Romanza”, “Time to Say Goodbye”, “Con Te Partirò”.
Lagu “Con Te Partirò” dibawakan Bocelli salah satunya berduet dengan penyanyi sopran asal Italia, Mariam Battistelli.
Konser peringatan 30 tahun album “Romanza” itu turut menghadirkan sejumlah musisi dari dalam dan luar negeri serta penari Indonesia yang memberikan warna tersendiri di atas panggung.
Baca juga: Andrea Bocelli konser megah di Candi Borobudur
(ki-ka) Mexican baritone Juan Carlos Heredia, penyanyi sopran Mariam Battistelli, dan Andrea Bocelli dalam konser bertajuk “Andrea Bocelli Romanza 30th Anniversary World Tour Indonesia” yang berlangsung di Jakarta International Expo (JIExpo), Jakarta Pusat, Selasa (3/11/2026). (ANTARA/Sri Dewi Larasati) Sejumlah penampil lain yang turut memeriahkan konser tersebut, di antaranya Amy Manford yang membawakan lagu “My Heart Will Go On”, dan Mexican baritone Juan Carlos Heredia menyanyikan “Toreador”. Bocelli juga berkolaborasi dengan pemain biola Rusanda Panfili dalam beberapa lagu.
Dari Indonesia, penyanyi Lea Simajuntak mendapat kesempatan berduet dengan Bocelli membawakan lagu ikonik “The Prayer”. Perpaduan suara tenor Bocelli dan karakter vokal soprano Lea menghasilkan penampilan yang memikat.
Tak hanya melalui musik, pesan kemanusiaan juga disampaikan lewat rangkaian foto-foto yang menggambarkan isu kemanusiaan di layar panggung.
Baca juga: Polisi kerahkan 3.229 personil amankan konser Andrea Bocelli
Pemain biola Iskandar Widjaja yang diiringi tarian Sluku-Sluku Bathok dalam konser bertajuk “Andrea Bocelli Romanza 30th Anniversary World Tour Indonesia” yang berlangsung di Jakarta International Expo (JIExpo), Jakarta Pusat, Selasa (3/11/2026). (ANTARA/Sri Dewi Larasati) Sebelum Bocelli tampil, penonton lebih dahulu disuguhkan pertunjukan instrumental dari pemain biola berdarah Indonesia, Iskandar Widjaja yang turut diiringi tarian Sluku-Sluku Bathok dari persembahan Pagelaran Sabang Merauke.
Pertunjukan konser tersebut juga didukung Jakarta Concert Orchestra dengan komposer lokal Avip Priatna memandu paduan suara, serta menggandeng Batavia Madrigal Singers.
Di sela-sela penampilan musik, konser turut menyuguhkan pertunjukan balet, serta tari kreasi yang mengangkat kekayaan budaya Indonesia.
Penampilan tarian dari Pagelaran Sabang Merauke dalam konser bertajuk “Andrea Bocelli Romanza 30th Anniversary World Tour Indonesia” yang berlangsung di Jakarta International Expo (JIExpo), Jakarta Pusat, Selasa (3/11/2026). (ANTARA/Sri Dewi Larasati) Sebelumnya, konser “Andrea Bocelli Romanza 30th Anniversary World Tour Indonesia” yang dipromotori oleh Shoemaker Live itu, sang maestro menyambangi di Borobudur, Magelang pada 31 Oktober 2026 dan 3 November 2026 di JIExpo Kemayoran, Jakarta.
Indonesia menjadi satu-satunya negara di Asia Tenggara yang disambangi oleh Bocelli dalam rangkaian "Romanza 30th Anniversary Tour."
Baca juga: DKI akan ikuti keputusan pemerintah pusat soal konser Andrea Bocelli






Komentar (0)