Jakarta, VIVA - Kursi Kepala Staf Kepresidenan (KSP) kembali menjadi sorotan setelah pejabat yang baru mendudukinya, Listyo Sigit Prabowo, ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan penyadapan ilegal terhadap Presiden Prabowo Subianto. Listyo diketahui baru menjabat posisi tersebut selama beberapa minggu sebelum terseret perkara hukum yang kini ditangani Bareskrim Polri.
Penetapan tersangka terhadap Listyo diumumkan pada Selasa, 3 November 2026. Mantan Kapolri itu ditetapkan sebagai tersangka bersama dua perwira tinggi Polri lainnya, yakni Irjen Ahrie Sonta Nasution dan Irjen Eko Hadi Santoso.
Kasus ini turut memunculkan pertanyaan mengenai kelanjutan kepemimpinan di Kantor Staf Presiden. Terlebih, posisi KSP merupakan jabatan strategis yang berperan membantu Presiden dan Wakil Presiden dalam mengawal program prioritas nasional, komunikasi politik, serta penanganan isu strategis.
Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan, Yusril Ihza Mahendra, menyatakan pemerintah belum membahas sosok yang akan menggantikan Listyo Sigit. Menurutnya, perhatian pemerintah saat ini masih tertuju pada proses penegakan hukum.
Yusril menyebut opsi pelaksana tugas (Plt) dapat digunakan untuk sementara waktu agar kegiatan organisasi tetap berjalan. Salah satu opsi yang memungkinkan adalah Sekretaris Utama KSP menjalankan tugas tersebut.
Daftar Kepala Staf Kepresidenan dari Masa ke Masa
Jabatan Kepala Staf Kepresidenan memimpin Kantor Staf Presiden (KSP), lembaga yang memberikan dukungan kepada Presiden dan Wakil Presiden dalam mengendalikan program-program prioritas pemerintah.
Sejak dibentuk pada akhir 2014, posisi tersebut telah diisi sejumlah tokoh dengan latar belakang berbeda, mulai dari politisi, aktivis, purnawirawan TNI, hingga perwira tinggi Polri.
Berikut deretan tokoh yang pernah dan sedang menduduki kursi Kepala Staf Kepresidenan:
1. Luhut Binsar Pandjaitan
Luhut Binsar Pandjaitan menjadi Kepala Staf Kepresidenan pertama setelah lembaga tersebut dibentuk pada masa pemerintahan Presiden Joko Widodo.
Luhut menjabat sejak 31 Desember 2014 hingga 2 September 2015. Sebelum menduduki posisi tersebut, dia dikenal memiliki latar belakang militer dan pernah mengemban sejumlah jabatan strategis di pemerintahan.
2. Teten Masduki
Setelah Luhut, posisi Kepala Staf Kepresidenan dipercayakan kepada Teten Masduki. Dia menjabat pada 2 September 2015 hingga 18 Januari 2018.






Komentar (0)