Polisi Akan Ekshumasi Makam Pesilat Semarang yang Meninggal Usai Operasi Jari

kumparan.com
1 jam lalu
Cover Berita

Kepolisian akan melakukan ekshumasi atau membongkar makam atlet silat asal Kota Semarang Ayudiah Rivana Tridiandinita (19) yang meninggal dunia usai menjalani operasi jari karena cedera.

Kasat Reskrim Polrestabes Semarang AKBP Agus Supriyadi mengatakan, pihaknya akan berkoordinasi dengan pihak keluarga Ayudiah terkait rencana tersebut. Sebab, sejak awal pihak keluarga sudah menolak dilakukan autopsi.

"Betul rencananya (ekshumasi) kita koordinasi dengan keluarga korban dulu," Selasa (23/10).

Ia menjelaskan, ekshumasi dilakukan untuk mengetahui penyebab pasti kematian atlet silat berprestasi tersebut.

"Dilakukan supaya kita tahu penyebab meninggalnya korban," jelas dia.

Namun terkait waktu pelaksanaannya, polisi masih menunggu jawaban dan keputusan dari pihak keluarga Ayudiah.

"Kita masih menunggu persetujuan keluarga korban. Nanti kita infokan lagi," kata Agus.

Untuk diketahui, Ayudiah meninggal dunia pada Rabu (28/10) pagi setelah menjalani operasi atas cedera yang dialaminya saat bertanding dalam Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah 2026

Ia mengalami cedera pada ruas jari tengah saat menghadapi babak perempat final melawan atlet Kabupaten Batang pada Senin (26/10) dan menjalani operasi di RS Primaya pada Selasa malam (27/10).

Usai menjalani operasi, dokter menyebut keadaan Ayudiah stabil dan baik. Ia juga sempat berkomunikasi dengan keluarganya.


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Harga Minyak Anjlok Jelang Pemilu AS, BI-Menkeu Buka Suara Hari Ini
• 17 jam lalu
0
thumb
Aqil Savik Siap Jawab Kepercayaan Kawal Gawang Persija Jakarta di I League Cup 2026/2027
• 14 jam lalu
0
thumb
Tiga Orang Telah Ditetapkan sebagai Tersangka dalam Dugaan Tindak Pidana Penyadapan Ilegal terhadap Presiden Prabowo
• 45 menit lalu
0
thumb
Festival Bulan Budaya Makassar Diserbu Ribuan Pengunjung, Puluhan UMKM Ikut Rasakan Dampak Ekonomi
• 13 jam lalu
0
thumb
Polri Tetapkan 13 Tersangka TPPO Modus Tentara Bayaran Rusia, 58 Korban Dijanjikan Gaji Rp50 Juta
• 23 jam lalu
0
Berhasil disimpan.