Kiai Ponpes Mukmin Mandiri Dorong Penguatan Ekonomi Umat Berbasis Pesantren

suarasurabaya.net
2 jam lalu
Cover Berita

KH Muhammad Zakki Pengasuh Pondok Pesantren Mukmin Mandiri Sidoarjo memperkenalkan sejumlah inisiatif pengembangan usaha berbasis pesantren untuk memperkuat kemandirian ekonomi umat.

Program tersebut meliputi investasi emas, usaha komoditas perhiasan emas, hingga pengembangan barista kopi santri Jawa Timur.

Kiai Zakki mengatakan, pesantren tidak cukup hanya menjadi pusat pendidikan dan ilmu agama, tetapi sudah waktunya melahirkan generasi yang memiliki kemampuan berwirausaha dan mandiri secara ekonomi.

“Jika dulu pesantren mencetak santri yang alim, maka hari ini pesantren harus mencetak santripreneur yang alim dan mandiri secara ekonomi. Tidak hanya tafaqquh fi diin (memahami agama), tetapi juga tafaqquh fi tijaarah (memahami dagang),” terang kiai yang juga Ketua Dewan Pengurus Pusat Perkumpulan Pengusaha Emas Nusantara (PPEN) tersebut, Selasa (3/11/2026).

Di Ponpes Mukmin Mandiri, kata dia, pengembangan ekosistem usaha tersebut akan diperluas melalui kolaborasi dengan berbagai pihak. Salah satunya, rencana kerja sama dengan Pegadaian di Jatim untuk membuka peluang usaha baru sekaligus memperluas keterlibatan masyarakat dalam sektor ekonomi produktif.

“Semoga anak-anak kita semakin tumbuh. Yang belum punya usaha bisa memulai usaha, sedangkan yang sudah berkembang bisa semakin besar,” ucapnya.

Mantan Wakil Ketua Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Jatim itu menyatakan, program pemberdayaan ekonomi tersebut tidak hanya menyasar santri dan lingkungan pesantren, tetapi juga melibatkan jemaah serta masyarakat luas.

Beberapa komunitas yang dilibatkan di antaranya jemaah Ngaji Sugi, Mukmin Mandiri, Masjid Al-Furqon, Takmirul Muslimin, dan komunitas lainnya. Melalui jejaring tersebut, ia berharap semakin banyak masyarakat yang memiliki kesempatan memulai dan mengembangkan usaha.

Seperti diketahui, Kiai Zakki juga baru saja dikukuhkan sebagai guru besar di Universiti Geomatika Malaysia (UGM), Melaka, Malaysia dengan orasi ilmiahnya berjudul “Ekosistem Usaha Pesantren Entrepreneur: Transformasi Pesantren dari Pusat Pendidikan Agama Menjadi Motor Penggerak dan Pusat Ekonomi Umat”.

Musyafak Rouf Ketua DPRD Jatim mengapresiasi pencapaian akademik Kiai Zakki dan berharap gelar guru besar tersebut dapat diikuti dengan kontribusi yang semakin luas bagi masyarakat.

“Semoga ilmu dan gelar ini bermanfaat fid-dunya wal-akhirah. Sebaik-baik manusia adalah yang memberikan manfaat bagi sesamanya,” ujarnya.

Menurutnya, pengalaman Zakki sebagai kiai, pengusaha, sekaligus akademisi menjadi modal penting untuk membangun kolaborasi pemberdayaan masyarakat.

Ia juga berharap, sinergi antara Ponpes, DPRD Jatim, Pemprov Jatim, DPRD Jatim, dan pelaku UMKM dapat terus diperkuat, seiring dengan potensi besar Jatim sebagai lumbung pangan nasional dan daerah dengan basis UMKM yang kuat.

“Insyaallah akan ada sinergi antara Pemprov Jatim, DPRD Jatim, Ponpes Mukmin Mandiri, dan usaha-usaha UMKM yang ada. Mudah-mudahan tujuan akhirnya adalah kesejahteraan masyarakat kita,” ucapnya.

Ali Maschan Moesa Pengurus PBNU berharap, hal tersebut bisa menjadi awal dari kontribusi yang lebih besar bagi pengembangan pendidikan pesantren.

“Semangat dan inovasinya luar biasa. Sejak dulu, ketika masih di IAIN, baik di Senat Mahasiswa maupun PMII, semangatnya sudah terlihat. Alhamdulillah, sekarang sudah menjadi profesor,” pungkasnya.(ris/ipg)


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Musim Hujan Segera Tiba! BNPB Ingatkan Masyarakat Siap Siaga Hadapi Potensi Cuaca Ekstrem
• 18 jam lalu
0
thumb
Pemerintah Mau Bangun Tangki Minyak Baru Demi Cadangan Naik ke 60 Hari
• 2 jam lalu
0
thumb
Kabid Humas Polda DIY Kombes Ihsan Jadi Kapolresta Yogya
• 4 jam lalu
0
thumb
Demokrat Pelajari Serius Putusan MA soal Gibran: Menyangkut Konstitusi-Supremasi Hukum
• 7 jam lalu
0
thumb
1.417 Rumah Terdampak Banjir dan Longsor Lumajang, Dua Orang Meninggal
• 12 jam lalu
0
Berhasil disimpan.