Usung Rumah Makan Bernuansa Alam Khas Sunda, Gubuk Mang Engking Hadir di Gowa

harianfajar
3 jam lalu
Cover Berita

HARIAN.FAJAR.CO.ID, GOWA — Pilihan destinasi kuliner di Kabupaten Gowa semakin bertambah. Gubug Makan Mang Engking resmi membuka cabang di Jalan Puncak Tarang, Pallantikang, Kecamatan Pattallassang, Kabupaten Gowa, Selasa (3/11/2026).

Kehadirannya membawa konsep rumah makan bernuansa alam dengan sentuhan khas pedesaan Sunda. Ornamen kayu yang mendominasi bangunan serta belasan saung atau gubug menjadi daya tarik tersendiri bagi pengunjung yang ingin menikmati hidangan bersama keluarga dalam suasana nyaman dan asri.

Mengusung konsep tersebut, Gubug Makan Mang Engking menawarkan beragam menu khas Sunda dengan sajian utama berbahan ikan air tawar, seperti gurami, nila, hingga udang.

Owner Gubug Makan Mang Engking, Dr. KH Masrur Makmur La Tonro, M.Pd.I, mengatakan, kehadiran usaha kuliner tersebut di Kabupaten Gowa bukan sekadar memperluas jaringan bisnis. Lebih dari itu, pihaknya berharap investasi ini dapat ikut mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

“Di Mang Engking ini kita mencoba menghadirkan kuliner Sunda. Masakannya kebanyakan menggunakan ikan air tawar, seperti gurami, nila, dan udang. Bahan-bahannya berasal dari sungai. Ini menjadi karakteristik tersendiri karena berbeda dengan sajian seafood yang selama ini banyak dikenal masyarakat,” jelas Masrur di sela-sela grand opening Gubug Makan Mang Engking Gowa.

Ia mengungkapkan, pemilihan Pattallassang sebagai lokasi usaha didasari pertimbangan potensi perkembangan wilayah tersebut. Selain pertumbuhan kawasan yang cukup pesat, Pattallassang juga menjadi salah satu jalur menuju Malino, destinasi wisata unggulan Kabupaten Gowa.

Menurutnya, potensi pariwisata Malino menjadi salah satu pertimbangan penting dalam keputusan berinvestasi di Gowa. Apalagi, akses menuju kawasan wisata tersebut kini semakin baik.

“Prospek Gowa ke depan sangat potensial. Kita melihat Malino sebagai daerah wisata yang sudah sangat terkenal. Ada banyak daya tarik wisata yang ditawarkan, termasuk suasana alam yang sejuk. Hal inilah yang menjadi pertimbangan kami untuk berinvestasi di Kabupaten Gowa,” ungkapnya.

Masrur berharap kehadiran Mang Engking dapat menjadi pemicu bagi investor lain untuk turut mengembangkan usaha di Kabupaten Gowa.

“Mudah-mudahan kehadiran Mang Engking di sini juga bisa menjadi pemicu untuk memajukan investasi yang ada di Kabupaten Gowa,” harapnya.

Ia juga mengaku optimistis terhadap potensi pasar kuliner di daerah tersebut. Bahkan, berdasarkan pengalaman operasional sebelumnya, tingkat kunjungan masyarakat pada akhir pekan terbilang tinggi.

“Setelah berjalan beberapa bulan, pengalaman kami pada Sabtu dan Minggu, pengunjung hampir selalu ramai. Bahkan, terkadang kami sampai harus menolak tamu. Pada hari biasa pun pengunjung cukup banyak,” bebernya.

Dorong Pertumbuhan Ekonomi Daerah

Apresiasi terhadap kehadiran Gubug Makan Mang Engking juga disampaikan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan. Mewakili Gubernur Sulsel, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Sulsel, Suharnah, menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh jajaran manajemen atas dibukanya usaha kuliner tersebut.

Menurutnya, kehadiran investasi baru tidak hanya menambah pilihan tempat makan dan berkumpul bagi masyarakat. Lebih dari itu, investasi juga berperan dalam membangun optimisme ekonomi, membuka kesempatan kerja, serta menciptakan ruang bagi tumbuhnya kegiatan produktif di daerah.

“Setiap investasi yang tumbuh di daerah merupakan bagian dari upaya membangun optimisme ekonomi, menciptakan kesempatan kerja, serta membuka ruang baru bagi tumbuhnya unit-unit produktif masyarakat,” ujarnya.

Suharnah menilai sektor kuliner dan pariwisata memiliki keterkaitan erat dengan berbagai sektor ekonomi lainnya. Kehadiran usaha kuliner, kata dia, diharapkan dapat memberikan efek berganda, terutama bagi pelaku usaha dan petani lokal.

Ia berharap bahan baku yang digunakan Gubug Makan Mang Engking dapat melibatkan hasil produksi petani di sekitar Gowa. Dengan begitu, aktivitas usaha tersebut tidak hanya menggerakkan sektor kuliner, tetapi juga memberi manfaat bagi rantai pasok lokal.

“Kita berharap seluruh bahan baku yang diolah di Gubug ini bisa berasal dari petani-petani sekitar Gowa. Dengan begitu, perekonomian masyarakat setempat juga bisa tumbuh seiring hadirnya Gubug Makan Mang Engking,” tuturnya.

Ia menambahkan, Gowa memiliki potensi besar dari sisi sumber daya alam, kekayaan budaya, hingga daya tarik wisata. Bertambahnya destinasi kuliner dan rekreasi diharapkan semakin memperkuat posisi Gowa sebagai tujuan masyarakat untuk berwisata dan menghabiskan waktu bersama keluarga.

Suharnah juga berharap usaha tersebut dapat memberikan dampak nyata bagi warga sekitar, terutama melalui penyerapan tenaga kerja lokal dan pemanfaatan produk unggulan daerah.

Bidik Ekspansi di Indonesia Timur

Sementara itu, Founder Gubug Makan Mang Engking, H. Engking Sodikin, mengatakan konsep alam menjadi ciri khas yang dipertahankan di seluruh cabang Mang Engking, baik yang berada di kota besar maupun daerah.

“Jadi, mau di Jakarta, di kota ataupun di daerah, konsepnya tetap alam. Di sini menu favoritnya udang bakar madu, tetapi kami juga menghadirkan beragam pilihan menu khas Sunda lainnya,” ucapnya.

Engking menyebut tingginya minat masyarakat di kawasan Indonesia Timur, khususnya Sulawesi, menjadi peluang bagi pihaknya untuk terus memperluas jaringan usaha.

Ia bahkan berharap pembukaan cabang baru dapat dilakukan dalam waktu relatif singkat melalui kerja sama dengan mitra usaha menggunakan sistem waralaba atau franchise.

“Kalau bisa, tidak perlu menunggu sampai setahun untuk membuka cabang lagi bersama pengusaha lain dengan sistem franchise,” katanya.

Dalam pengembangan bisnis, pihaknya juga membuka peluang kerja sama dengan pemerintah daerah, khususnya dalam pemanfaatan lahan potensial untuk pengembangan usaha.

“Biasanya yang memiliki tanah luas di kota itu pemerintah. Misalnya ada tanah kosong, bisa kita bangun dengan sistem kerja sama bagi hasil,” tambahnya.

Dukungan juga datang dari jajaran kepolisian. Mewakili Kapolda Sulsel, Kapolresta Gowa Kombes Pol. Dr. H. Muh. Yusuf Usman mengapresiasi investasi kuliner tersebut. Menurutnya, kehadiran usaha baru berpotensi memberikan dampak positif terhadap perekonomian daerah, terutama melalui pemberdayaan tenaga kerja.

“Dari sisi makanan sangat memuaskan. Ini tentu dapat mendorong perekonomian Gowa,” pungkasnya.

Yusuf juga menyebut kondisi keamanan di wilayah Pattallassang cukup kondusif. Situasi tersebut diharapkan dapat memberikan rasa aman bagi pelaku usaha maupun masyarakat yang berkunjung.

Dengan kondisi keamanan yang terjaga, ia optimistis kehadiran usaha kuliner tersebut dapat ikut mendukung peningkatan pendapatan asli daerah (PAD) Kabupaten Gowa.

Siapkan Fasilitas untuk Keluarga dan Berbagai Acara

General Manager Gubug Makan Mang Engking Gowa, Deni Hamdani, menjelaskan, rumah makan tersebut dilengkapi berbagai fasilitas untuk menunjang kenyamanan pengunjung.

Selain area makan dengan konsep saung, tersedia masjid, area bermain anak atau playground, 11 gubug, serta tiga ruang VIP. Fasilitas tersebut dapat dimanfaatkan untuk berbagai kegiatan, mulai dari arisan, pertemuan, hingga acara pernikahan.

Deni menyebut kapasitas tempat tersebut mampu menampung sekitar 500 hingga 600 orang. Pengunjung yang datang pada hari biasa dapat langsung menikmati layanan tanpa reservasi. Namun, pemesanan tempat lebih awal disarankan, terutama saat akhir pekan karena tingkat kunjungan cenderung tinggi.

“Untuk hari biasa, pengunjung bisa langsung datang. Namun, pada akhir pekan akan lebih baik jika melakukan reservasi karena biasanya penuh,” jelasnya.

Dari sisi harga, Mang Engking Gowa menawarkan paket menu mulai Rp35 ribu hingga Rp200 ribu. Pihak manajemen juga menyediakan penawaran khusus bagi pengunjung yang bergabung sebagai anggota atau member.

Dengan konsep alam, sajian khas Sunda, serta fasilitas yang beragam, Gubug Makan Mang Engking diharapkan menjadi salah satu pilihan destinasi kuliner dan rekreasi keluarga di Kabupaten Gowa.


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Kapolri Ingatkan Jajaran: Masyarakat Tak Peduli Pangkat, Mereka Lihat Kehadiran Kita
• 3 jam lalu
0
thumb
Kopilot Jet Pribadi Jatuh di Florida Nathalia Filgueiras, Berusia 20 Tahun
• 10 jam lalu
0
thumb
Usung Rumah Makan Bernuansa Alam Khas Sunda, Gubuk Mang Engking Hadir di Gowa
• 3 jam lalu
0
thumb
Trump Indikasikan AS Serang Iran, Teheran Klaim Militernya Lebih Kuat | SAPA MALAM
• 20 jam lalu
0
thumb
Lima Teknik Olah Napas yang Dinilai Ampuh Buat Jinakkan Cemas dan Stres
• 3 jam lalu
0
Berhasil disimpan.