Film Golden Island karya Arief Budiman meraih penghargaan Best Southeast Asian Short Film di Singapore International Film Festival (SGIFF) ke-37. Selain itu, Putri Marino memperoleh Best Performance di festival film tersebut.
Dalam keterangan di akun Instagram @sgiffest, juri menyebutkan alasan penghargaan diberikan kepada Golden Island.
"Dengan kecerdasan, kejujuran yang berani, serta imajinasi politik yang luas, film ini merangkul harapan dan ketidakpastian dalam proses menciptakan gambaran tentang dunia orang lain yang juga merupakan tetangga kita. Melalui proses mempertanyakan dan berkolaborasi, film ini membuka ruang bagi persoalan kompleks mengenai identitas dan rasa memiliki sebagai orang Indonesia untuk muncul ke permukaan," tulis mereka.
Selain itu, juri mengungkapkan penghargaan diberikan atas kreativitas, keterbukaan, serta keberanian dalam menghadapi sejarah ketimpangan yang membentuk cara orang saling memandang dan merepresentasikan satu sama lain.
Putri Marino Raih Penghargaan Lewat Film Empat Musim PertiwiSementara itu, Putri Marino meraih penghargaan Best Perfomance lewat film Four Seasons in Java atau Empat Musim Pertiwi. Begitu juga Pushpa Thing Lama lewat film Elephants in the Fog.
"Aktor merupakan elemen penting yang menggerakkan sebuah film. Tahun ini, kami terkesan dengan dua penampilan sekaligus yang menjadi denyut kehidupan dari masing-masing film," tulis dewan juri.
Juri mengatakan para aktor tidak hanya menghadirkan akting yang kuat. Tapi juga interpretasi terhadap karakter yang mereka perankan.
"Keaslian emosi, serta kehadiran khas mereka berhasil membawa film-film tersebut ke level yang lebih tinggi. Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk pengakuan yang setara atas pencapaian artistik kedua aktor tersebut," tulis juri.






Komentar (0)