Mahasiswa FBS Unesa Belajar Public Relation dan Branding di Suara Surabaya

suarasurabaya.net
1 jam lalu
Cover Berita

Sebanyak 43 mahasiswa Fakultas Bahasa dan Seni (FBS) Universitas Negeri Surabaya (Unesa) mengikuti kunjungan media ke Suara Surabaya Media. Kunjungan yang diinisiasi oleh Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) ini bertujuan membekali mahasiswa dengan pemahaman literasi media dan peran bahasa dalam Public Relation.

Dalam kunjungan itu, para mahasiswa mendapatkan materi dari Widya Qhodarum Muzahid Safitri Penyiar Radio Suara Surabaya. Ia menekankan bahwa public relation tidak lepas dari kekuatan bahasa.

“Membangun image dari sebuah perusahaan, waktu membuat press release dan wawancara ke media menggunakan bahasa yang baik. Public relation, the power of language. Bahasa dipakai untuk membranding, mempromosikan, dan mempengaruhi masyarakat umum,” tegas Widya.

Mahasiswa FBS Unesa saat belajar terkait public relation di Suara Surabaya, Selasa (3/11/2026). Foto: Ayasha Nur Alifia Mg suarasurabaya.net

Widya juga menjelaskan bahwa penggunaan intonasi, pemilihan diksi, dan sudut pandang dapat mengubah makna pesan. Bahkan, penggunaan bahasa di setiap media sosial memiliki karakter yang berbeda. Ia menekankan bahwa bahasa harus dikawinkan dengan komunikasi.

Selain itu, dalam office tour, para mahasiswa mengelilingi berbagai divisi di Suara Surabaya Media. Mereka mendapatkan penjelasan dari macam-macam pekerjaan yang sedang dilakukan para staf Suara Surabaya.

Seperti proses alur kerja di redaksi Suara Surabaya. Mulai dari desain grafis, gatekeeper, new media, hingga mencoba On Air di Radio Suara Surabaya.

Mahasiswa FBS Unesa saat On Air di Radio Suara Surabaya, Selasa (3/11/2026). Foto: Novi Kumala Dewi Asih Mg suarasurabaya.net Mahasiswa FBS Unesa saat office tour ruang gatekeeper di Suara Surabaya, Selasa (3/11/2026). Foto: Novi Kumala Dewi Asih Mg suarasurabaya.net

Ilman Zidni Mubarok, Penanggung Jawab kegiatan sekaligus mahasiswa Unesa mengatakan tujuan kunjungan ini untuk memberikan pengalaman langsung tentang bagaimana media informasi bekerja di era digital.

“Tujuannya hanya untuk memberikan pengalaman kepada teman-teman mahasiswa atas bagaimana sih jalannya sebuah media informasi yang setiap hari kita lihat. Karena di zaman digitalisasi ini sangat mudah bagi kita untuk mendapatkan informasi ataupun terbawa arus polarisasi yang tidak baik,” katanya.

Ilman mengaku paling mengingat tiga tahapan media yang baik dalam memberi pemahaman kepada masyarakat.

“Yaitu melalui tiga tahapan. Pertama, pembuatan berita. Yang kedua, pembuatan berita yang interaktif. Terakhir, yaitu solutif. Yaitu pembuatan berita yang memberikan solusi atas masalah-masalah terkait,” jelasnya.

Menurutnya, jika salah satu dari tiga poin itu tidak ada dalam sebuah berita, maka dapat dipastikan berita itu tidak valid atau ada afiliasi dari pihak eksternal.

Sementara itu, Alvia Rachmadhani mahasiswa S1 Sastra Inggris Unesa, mengaku materi PR sangat relate dengan program studinya.

“Tentunya sangat senang sekali mendapatkan banyak materi tentang public relation, apalagi sangat relate dengan program studiku yaitu Sastra Inggris. Sebagai anak bahasa, aku melihat memang public relation ini sangat berkaitan dengan bahasa,” ujar Alvia.

Ia menambahkan bahwa bahasa dimanfaatkan untuk menjadi media komunikasi yang interaktif dan solutif.

“Bagaimana bahasa yang kita sampaikan, media yang kita sampaikan kepada masyarakat bisa diterima dengan gampang, mudah dipahami, dan juga bisa menyuarakan suara-suara masyarakat yang tertinggal di belakang,” pungkasnya.

Melalui kunjungan ini, mahasiswa diharapkan lebih aware dalam literasi digital dan mampu memanfaatkan bahasa secara tepat.(fia/iss)


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Jadwal Baru Piala Asia: Diundur Nyaris Setahun Menjadi 27 Desember 2027 hingga 21 Januari 2028
• 1 jam lalu
0
thumb
Herri Pras Jadi Sorotan Usai Digeruduk OTK, Bodyguard Internasional Bahas dari Kacamata Profesional: Jangan Mudah Terpancing Ajakan Duel
• 2 jam lalu
0
thumb
Persebaya Belum Konsisten, Rachmat Irianto Kirim Pesan Jelang Kontra Kendal Tornado
• 7 jam lalu
0
thumb
Pemkab Wajo dan BI Percepat Digitalisasi Transaksi Keuangan
• 19 jam lalu
0
thumb
Rupiah Hari Ini Ditutup Melemah ke Rp18.160 per USD
• 2 menit lalu
0
Berhasil disimpan.