Kas Danantara (DIM) Tembus Rp123 Triliun, Mayoritas Parkir di Deposito

idxchannel.com
4 jam lalu
Cover Berita

PT Danantara Investment Management (DIM) memiliki kas dan setara kas sebesar Rp123 triliun hingga April 2026.

PT Danantara Investment Management (DIM) memiliki kas dan setara kas sebesar Rp123 triliun hingga April 2026. (Foto: Ist)

IDXChannel - PT Danantara Investment Management (DIM) melaporkan total aset sebesar Rp140,02 triliun hingga April 2026.Mayoritas aset tersebut berwujud kas dan setara kas.

Dalam laporan keuangan interim auditan yang berakhir pada 31 April 2026 dikutip pada Selasa (3/11/2026), DAM memiliki kas dan setara kas sebesar Rp123 triliun. Jumlah tersebut setara dengan 88 persen dari total aset perusahaan.

Baca Juga:
Danantara Ajukan Penawaran Jadi Pemegang Saham BEI

Kas DIM terbesar disimpan dalam bentuk deposito berjangka yakni Rp119 triliun. DIM memiliki deposito di Bank Mandiri Rp55,56 triliun, BNI dan BRI masing-masing Rp18 triliun, BTN Rp17,1 triliun, dan BSI Rp6 triliun. Di samping itu, ada juga deposito dalam bentuk dolar AS senilai Rp5 triliun.

Sementara itu, investasi yang dimiliki DIM mencapai Rp16,63 triliun. Investasi tersebut disimpan pada instrumen surat berharga dan subholding. Dalam laporan arus kas, sepanjang Januari-April 2026, DIM menempatkan sebagian kasnya pada obligasi Rp12,30 triliun serta investasi pada subholding Rp4,81 triliun di mana dalam laporan neraca, obligasi diukur dari nilai wajar (fair value), sedangkan subholding dihitung dari laba rugi.

Baca Juga:
Danantara (DIM) Catat Laba Rp705,7 Miliar Sepanjang Kuartal I-2026, Pendapatan Rp1,09 Triliun

Investasi DIM pada subholding dilakukan terutama kepada Danantara Investment Holding (HK) IV Limited Rp2,13 triliun, Danantara NB Multi Strategy Ltd Rp1,17 triliun, dan PT Danantara Mitra Kapital Rp1,31 triliun.

Danantara Investment Holding (HK) IV Limited berfokus pada lintas sektor dengan portofolio kredit USD147,76 juta. Adapun untuk Danantara NB Multi Strategy Ltd diarahkan untuk berpartisipasi dalam sejumlah fund, sedangkan Danantara Mitra Kapital fokus mengakuisisi aset-aset real estate di Amerika Serikat (AS).

Dari laporan laba rugi, DIM mencatatkan pendapatan sebesar Rp1,09 triliun yang seluruhnya berasal dari pendapatan bunga.  Sementara laba yang dicatatkan sebesar Rp705,73 miliar setelah dikurangi biaya operasional dan beban keuangan masing-masing Rp330,55 miliar dan Rp1 triliun.

DIM juga mencatat keuntungan atas selisih kurs senilai Rp306,02 miliar plus amortisasi atas keuntungan yang ditangguhkan terkait dengan penerbitan Patriot Bonds sebesar Rp644,23 miliar. 
 
(Rahmat Fiansyah)


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Ferdinand: Saya Tidak Percaya DPR akan Ambil Langkah Tegas soal Gibran
• 20 jam lalu
0
thumb
Tindak Lanjut Arahan Danantara, PTPN Group Konsolidasikan Enam Anak Usaha Rumah Sakit
• 21 jam lalu
0
thumb
Kemenperin Pacu Ekspor Olahan Kakao di Tengah Tantangan El Nino
• 13 jam lalu
0
thumb
Polisi Apresiasi Warga Bantu Ungkap Kasus Ortu Bunuh Bayi 20 Bulan di Jaksel
• 23 jam lalu
0
thumb
Polisi Siapkan Pengamanan 3 Lapis Jelang Jokowi Jadi Saksi Sidang Ijazah di PN Jaktim
• 2 jam lalu
0
Berhasil disimpan.