Menhub Dudy perkuat antisipasi cuaca ekstrem saat angkutan Nataru

antaranews.com
12 jam lalu
Cover Berita
Jakarta (ANTARA) - Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi memperkuat antisipasi cuaca ekstrem pada Angkutan Natal 2026 dan Tahun Baru 2027 melalui koordinasi lintas instansi serta mitigasi risiko transportasi nasional.

"Informasi cuaca dan kondisi lintasan harus menjadi pertimbangan dalam pengambilan keputusan operasional, terutama dalam mengantisipasi cuaca ekstrem dan daerah rawan bencana," kata Menhub terkonfirmasi di Jakarta, Selasa.

Dia mengatakan Kementerian Perhubungan memperkuat koordinasi dengan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), pemerintah daerah, serta pengelola prasarana untuk mengantisipasi gangguan perjalanan akibat cuaca ekstrem selama angkutan libur akhir tahun.

Langkah antisipasi meliputi pemetaan titik rawan banjir dan longsor guna mendukung pengambilan keputusan operasional serta menjaga kelancaran mobilitas masyarakat selama periode libur akhir tahun nasional.

Pemerintah juga menyiapkan mitigasi terhadap potensi gelombang tinggi dan angin kencang yang dapat mempengaruhi keselamatan layanan transportasi laut maupun moda transportasi lainnya selama Natal dan Tahun Baru berlangsung.

Selain mitigasi cuaca, Kemenhub menyiapkan jalur alternatif sebagai langkah antisipasi apabila terjadi gangguan perjalanan sehingga distribusi penumpang tetap berjalan aman dan terkendali selama momentum tersebut.



Baca juga: Menhub tekankan keselamatan prioritas angkutan Natal-Tahun Baru



Kesiapan sarana dan petugas di lokasi yang berpotensi terdampak cuaca ekstrem turut diperkuat agar penanganan kondisi darurat dapat dilakukan secara cepat, tepat, dan terkoordinasi dengan baik.

Menhub menegaskan informasi cuaca harus menjadi pertimbangan utama dalam setiap keputusan operasional guna meminimalkan risiko keselamatan dan menjaga kelancaran pelayanan transportasi kepada masyarakat luas.

Evaluasi penyelenggaraan Natal dan Tahun Baru sebelumnya juga dimanfaatkan sebagai dasar penyempurnaan langkah mitigasi serta peningkatan kesiapsiagaan menghadapi berbagai potensi gangguan transportasi akibat faktor cuaca dan lingkungan.

Kementerian Perhubungan meminta seluruh operator menyusun rencana operasi yang memuat pengendalian risiko, kesiapan penanganan keadaan darurat, serta penyesuaian langkah apabila kondisi lapangan berubah sewaktu-waktu.

Melalui koordinasi lintas sektor dan penguatan mitigasi cuaca ekstrem, Kementerian Perhubungan menargetkan penyelenggaraan Angkutan Natal dan Tahun Baru 2026/2027 berlangsung aman, selamat, dan memberikan kepastian layanan bagi masyarakat.



Baca juga: Menhub instruksikan ramp check secara intensif hadapi Natal-Tahun Baru


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Harga Emas Antam, Galeri 24 dan UBS Kompak Naik, Cek Daftarnya
• 10 jam lalu
0
thumb
AI Buka Peluang Baru bagi Pengembangan Industri Kreatif
• 21 jam lalu
0
thumb
Pemilu Sela AS Bakal Ubah Peta Politik, Mimpi Buruk Trump Dimulai?
• 22 jam lalu
0
thumb
Kriminal Kemarin, kasus Betrand Peto hingga penganiayaan balita
• 13 jam lalu
0
thumb
Asap Karhutla Picu Risiko Gangguan Pernapasan Anak dalam Jangka Panjang
• 2 jam lalu
0
Berhasil disimpan.