Dukung Pemulihan Ekosistem, PNM Tanam 5.850 Bibit Pohon di Tujuh Daerah

jpnn.com
2 jam lalu
Cover Berita

jpnn.com, JAKARTA - PT Permodalan Nasional Madani (PNM) menanam 5.850 bibit pohon endemik di tujuh wilayah Indonesia melalui program PNM Peduli bertajuk Green Impact.

Program ini menjadi bagian dari upaya perusahaan mendukung pelestarian lingkungan dan pemulihan ekosistem bersama masyarakat.

BACA JUGA: Perluas Akses Kesehatan, Ambulans PNM Peduli Disalurkan ke 15 Wilayah

Ketujuh wilayah tersebut meliputi Malang, Semarang, Banyuwangi, Magelang, Banjarnegara, Aceh, dan Subang. Adapun jenis tanaman yang ditanam antara lain pinus, cemara, edelweis, anggrek gunung, saninten, puspa, picis atau brasan, serta beringin.

Direktur Utama PNM Kindaris mengatakan, program penghijauan tersebut tidak hanya berorientasi pada jumlah bibit yang ditanam, tetapi juga keberlangsungan pertumbuhan tanaman dan manfaatnya bagi lingkungan.

BACA JUGA: Tanam 5 Ribu Bibit Pohon Mangrove, Linknet Jaga Wilayah Pesisir Serang

Karena itu, PNM melibatkan komunitas lokal, pengelola kawasan, dan pemerintah desa dalam pelaksanaannya.

“Penghijauan baru berhasil bila tanaman tumbuh dan manfaatnya dirasakan masyarakat. Karena itu, kami memilih jenis tanaman endemik untuk menjaga keberagaman vegetasi lokal, bekerja bersama komunitas, pengelola kawasan, dan pemerintah desa, serta melakukan monitoring secara berkala,” ujar Kindaris.

BACA JUGA: Polda Riau Bagikan Bibit Pohon Saat Silaturahmi Idulfitri

Program tersebut juga menjadi bagian dari rangkaian Green Impact 7 Summit Attack PNM 2026.

Melalui kegiatan ini, insan PNM melakukan pendakian ke sejumlah puncak tertinggi di Indonesia sekaligus menanam bibit pohon di kawasan lereng gunung sebagai bentuk kontribusi terhadap pelestarian lingkungan.

Salah satu kegiatan penanaman berlangsung di lereng Gunung Raung, Banyuwangi, Jawa Timur, tepatnya di Dusun Wonorejo, Desa Kalibaruwetan, Kecamatan Kalibaru.

Di lokasi tersebut, PNM menanam 1.000 bibit pohon yang terdiri atas 500 cemara, 200 durian, dan 300 alpukat. Penanaman ini diharapkan dapat menjaga kawasan resapan air sekaligus memberikan nilai tambah ekonomi bagi masyarakat melalui pengelolaan tanaman produktif.

Sementara itu, di kawasan Gunung Prau, Banjarnegara, PNM menyalurkan 500 bibit pohon endemik melalui kegiatan penanaman di Basecamp Dwarawati, Desa Dieng Kulon, Kamis (22/10).

Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Lingkungan Hidup Kabupaten Banjarnegara Herrina Indri Hastuti mengatakan, penanaman pohon berperan menjaga ketersediaan air tanah, mencegah erosi, menyerap emisi karbon, dan menghasilkan oksigen.

Dia juga menekankan pentingnya perawatan serta pemantauan agar manfaat penanaman dapat dirasakan dalam jangka panjang.

Untuk memastikan keberhasilan program, PNM melakukan pemantauan di seluruh wilayah penanaman setiap enam bulan sekali. Evaluasi tersebut mencakup perkembangan tanaman dan kondisi lapangan guna memastikan keberlanjutan program.

Melalui Green Impact, PNM berharap upaya pelestarian vegetasi lokal dan keanekaragaman hayati dapat berjalan beriringan dengan peningkatan keterlibatan nasabah serta masyarakat dalam menjaga lingkungan. (jlo/jpnn)


Redaktur & Reporter : Djainab Natalia Saroh


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Gibran Temui Petani Kakao di Mamuju, Soroti Kelangkaan Pupuk Subsidi dan Harga Kakao Anjlok hingga Rp50 Ribu
• 1 jam lalu
0
thumb
HMI Kota Bogor Dukung MBG, Dorong BGN 2.0 Perkuat Tata Kelola & Pengawasan
• 11 jam lalu
0
thumb
Desainer RI-Australia Tampilkan Kolaborasi Kreatif di Jakarta Fashion Week 2027
• 11 jam lalu
0
thumb
Gunung Dukono 2 Kali Erupsi Pagi Ini
• 15 jam lalu
0
thumb
Cristiano Ronaldo Kejar Rekor 1000 Gol Bersama Al-Nassr, Erik ten Hag: Dia Memang Tak Bisa Lagi di Liga Inggris
• 14 jam lalu
0
Berhasil disimpan.