PBNU Puji Kapolri Tegas Usut Polemik Geledah Ponpes Sukoharjo: Sangat Responsif

detik.com
3 jam lalu
Cover Berita
Jakarta -

Sekretaris Jenderal (Sekjen) Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Gus Gudfan Arif mengapresiasi langkah Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto mencopot AKBP Andhika Dharma Sena dari jabatan Kapolres Sukoharjo buntut penggeledahan Pondok Pesantren Hamalatul Quran di Kabupaten Sukoharjo dan Karanganyar, Jawa Tengah (Jateng). Gudfan mengatakan Polri responsif dan terbuka dengan keluhan masyarakat.

"Kami mengapresiasi Kapolri yang sangat responsif dan terbuka terhadap saran, kritik, serta keluhan masyarakat. Langkah ini menunjukkan bahwa Polri tidak menutup diri terhadap evaluasi, terutama dalam memastikan proses penegakan hukum berjalan secara profesional dan berkeadilan," kata Gus Gudfan dalam keterangannya, Senin (2/11/2026).

Gus Gudfan menyampaikan terima kasih dan dukungan atas pemeriksaan AKBP Andhika Dharma ke Mabes Polri. Ia mengatakan langkah tersebut sebagai komitmen pembenahan internal.

"Kami menyampaikan terima kasih dan dukungan kepada Bapak Kapolri yang telah mengambil langkah tegas, termasuk melakukan pemeriksaan terhadap pejabat terkait. Ini menunjukkan kesungguhan Polri dalam melakukan pembenahan internal tanpa mengabaikan aspirasi masyarakat," ujar dia.

Menurut Gus Gudfan, kebijakan yang diambil Kapolri menunjukan slogan institusi tersebut yang berjalan seiringan dengan masyarakat. Ia berharap pemeriksaan terhadap anggota Polri transparan tanpa adanya intervensi.

"Inilah semangat Polri bersama masyarakat. Polisi hadir untuk melindungi, mengayomi, dan melayani masyarakat. Ketika ada keluhan, didengarkan. Ketika ada kekeliruan, dievaluasi. Dan ketika ada dugaan pelanggaran, diperiksa sesuai aturan," ujar Gudfan.

"Kami berharap proses pemeriksaan internal berjalan secara transparan dan adil. Pada saat yang sama, penegakan hukum terhadap para pelaku tindak pidana juga harus terus berjalan. Siapa pun yang terbukti bersalah harus mempertanggungjawabkan perbuatannya sesuai hukum," tambahnya.

Baca juga: Polri Terima Kritik soal Geledah di Sukoharjo, Tegaskan Selalu Hormati Ponpes

Gus Gudfan juga mengimbau masyarakat, khususnya warga Sukoharjo untuk tetap tenang serta menjaga kerukunan. Ia pun meminta semua pihak mempercayakan proses penegakan hukum kepada kepolisian.

"Kami mengajak masyarakat untuk tetap tenang, tidak mudah terprovokasi, serta memberikan kepercayaan dan dukungan kepada kepolisian dalam menuntaskan proses hukum yang sedang berjalan. Jangan sampai persoalan ini justru menimbulkan kegaduhan dan mengganggu kerukunan masyarakat," ucap Gus Gudfan.

"Kepercayaan masyarakat dibangun melalui tindakan nyata. Kami berharap pembenahan yang dilakukan Bapak Kapolri terus berlanjut sehingga Polri semakin profesional, semakin dekat dengan rakyat, dan semakin dipercaya masyarakat," sambungnya.

Seperti diketahui, keputusan pencopotan tersebut tertuang dalam Surat Telegram (ST) Kapolri Nomor: ST/2463/XI/KEP./2026 tertanggal Senin, 2 November 2026. Dalam telegram itu, AKBP Andhika Dharma Sena dimutasikan menjadi Perwira Menengah (Pamen) Stamaops Polri.

Posisinya sebagai Kapolres Sukoharjo kini diisi AKBP Indra Maulana Saputra. Indra sebelumnya menjabat Kapolres Boyolali.

Sementara itu, kursi Kapolres Boyolali yang ditinggalkan Indra kini diisi oleh AKBP Christopher Adhikara Lebang. Christopher sebelumnya bertugas sebagai Kasubdit Regident Ditlantas Polda Jawa Tengah.

Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Trunoyudo Wisnu Andiko, menegaskan pergeseran jabatan ini merupakan bagian dari langkah berkelanjutan untuk menjaga integritas dan performa Korps Bhayangkara.

"Mutasi ini merupakan bentuk komitmen Kapolri dalam melakukan pembenahan internal dan meningkatkan profesionalisme secara konsisten dan berkelanjutan sesuai program prioritas Kapolri," kata Trunoyudo dalam keterangan kepada wartawan, Senin (2/11/2026).

Baca juga: Copot Kapolres Sukoharjo, Polri Tegaskan Komitmen Kapolri Dengarkan Publik




(dwr/ygs)

Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Intelijen Suriah Gagalkan Rencana Serangan terhadap Kilang Minyak di Homs
• 14 jam lalu
0
thumb
Hasil Pekan Kedelapan Super League: Arema dan Persik Dibantai, Madura United Menang
• 12 jam lalu
0
thumb
Ratusan Pengungsi Banjir di Aceh Selatan Jalani Pemeriksaan Kesehatan
• 4 jam lalu
0
thumb
Wamen Juda-Bos BRI Kumpul di Kantor Airlangga, Bahas Kredit Perempuan
• 12 jam lalu
0
thumb
Pelatih Ungkap Pentingnya COP dalam Lomba Lari
• 23 jam lalu
0
Berhasil disimpan.