Polda Jatim Ungkap Penyalahgunaan BBM dan LPG Subsidi di 13 Daerah, Kerugian Rp35,7 Miliar

suarasurabaya.net
8 jam lalu
Cover Berita

Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Jawa Timur membongkar kasus penyalahgunaan bahan bakar minyak (BBM) dan liquefied petroleum gas (LPG) bersubsidi di 13 daerah hingga merugikan negara sampai Rp35,7 miliar.

Irjen Pol Dekananto Eko Purwono Kapolda Jawa Timur menjelaskan, terbongkarnya kasus ini bermula dari keresahan masyarakat terkait kelangkaan BBM dan LPG bersubsidi.

Berdasarkan temuan tersebut, Polda Jatim bersama Polres jajaran melakukan penyelidikan bersama sejak 19 Oktober 2026. Hasilnya sebanyak 21 orang ditetapkan tersangka dalam perkara penimbunan barang subsidi tersebut.

“Dari pengungkapan ini penyidik menangani 22 Laporan Polisi dan menetapkan 21 orang sebagai tersangka,” kata Dekananto saat konferensi pers di Mapolda Jatim,Senin (2/11/2026).

Pengungkapan itu tersebar di 13 wilayah, yakni Mojokerto, Tulungagung, Kabupaten Blitar, Sidoarjo, Pasuruan, Kabupaten Probolinggo, Kota Probolinggo, Kota Kediri, Lamongan, Bondowoso, Banyuwangi, Lumajang, dan Situbondo.

Dalam menjalankan aksinya, para tersangka menggunakan beragam modus. Antara lain melakukan pengisian BBM bersubsidi secara berulang menggunakan kendaraan yang telah dimodifikasi, kemudian BBM ditampung di tempat penyimpanan.

Modus lainnya yakni melakukan kamuflase menggunakan kendaraan truk tangki resmi yang seharusnya digunakan untuk BBM nonsubsidi atau industri, namun disalahgunakan untuk mengangkut BBM bersubsidi.

“Penyidik juga menemukan modus penggunaan beberapa barcode untuk melakukan pengisian BBM bersubsidi,” ujar Kapolda Jatim.

Terkait penggunaan barcode tersebut, penyidik juga masih melakukan pendalaman terhadap dugaan keterlibatan pihak lain, termasuk petugas SPBU berdasarkan fakta dan alat bukti yang diperoleh dalam proses penyidikan.

Selain itu, penyidik juga mengungkap modus memindahkan isi LPG dari tabung 3 kilogram ke tabung 12 kilogram untuk kemudian diperdagangkan kembali.

Berdasarkan hasil pendalaman sementara, kejahatan para pelaku tersebut berpotensi menimbulkan kerugian keuangan negara sebesar kurang lebih Rp.35,7 miliar.

“Ini baru perhitungan sementara. Kami akan mengembangkan pengungkapan ini dan harapannya potensi kerugian negara ini bisa kita cegah,” tegas Irjen Pol Dekananto.

Sementara itu barang bukti yang diamankan dalam kasus ini berupa 2.734,5 liter Pertalite, 24.799 liter Solar, serta 434 tabung LPG, yang terdiri dari 250 tabung LPG 3 kilogram dan 184 tabung LPG 12 kilogram.

Kemudian petugas turut mengamankan 32 unit kendaraan, terdiri dari 17 unit mobil pick-up dan minibus yang telah dimodifikasi, 14 unit dump truck yang berisi tandon penampung BBM, serta satu unit sepeda motor yang telah dimodifikasi.

Dekananto menegaskan penyidik tidak akan berhenti pada para tersangka yang telah ditetapkan. Pihaknya bakal terus mengembangkan dan mendalami potensi keterlibatan pihak lain serta menelusuri aliran dana yang berkaitan dengan hasil penyalahgunaan BBM dan LPG bersubsidi tersebut.

“Apabila dari hasil penelusuran ditemukan fakta dan alat bukti yang memenuhi unsur tindak pidana lainnya, termasuk tindak pidana pencucian uang, penyidik akan menindaklanjutinya sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan,” ujar Irjen Pol Dekananto.

Selain itu Polda Jatim akan terus berkoordinasi dengan Pertamina, BPH Migas, Kejaksaan dan stakeholder terkait untuk memperkuat pengawasan terhadap pendistribusian BBM dan LPG bersubsidi.

“Kami akan melakukan pengawasan untuk mengantisipasi agar tidak ada penyimpangan BBM dan LPG subsidi,” pungkasnya. (wld/saf/ipg)


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Klasemen Liga Italia 2026-2027: Lazio Tinggalkan Inter Milan, Juventus Salip Napoli
• 17 jam lalu
0
thumb
TEP UB Kementrans hadirkan instalasi air bersih di Sorong
• 5 jam lalu
0
thumb
Polri terbitkan edaran larangan penggunaan vape bagi personel
• 23 jam lalu
0
thumb
Pesawat Jet Pribadi Jatuh di Permukiman Florida, 9 Orang Tewas
• 10 jam lalu
0
thumb
Reaksi Volimania Korea Usai Hyundai Hillstate Rekrut Setter Baru Kim Yoon-woo, Tuai Pro dan Kontra
• 12 jam lalu
0
Berhasil disimpan.