Tanah Terkikis di Jalur Rel di Jember Ganggu Lima Perjalanan Kereta Api

suarasurabaya.net
7 jam lalu
Cover Berita

Sebanyak lima perjalanan kereta api (KA) di wilayah Daerah Operasi (Daop) 9 Jember terganggu akibat gogosan atau tanah terkikis di sekitar jalur rel KM 10+0/1, petak jalan perbatasan Ledokombo-Sempolan, Kabupaten Jember, Senin (2/11/2026).

Gangguan tersebut menyebabkan dua perjalanan KA Pandanwangi dibatalkan, sementara tiga kereta lainnya mengalami penahanan perjalanan dan keterlambatan hingga lebih dari empat jam.

Cahyo Widiantoro Manajer Hukum dan Humas KAI Daop 9 Jember mengatakan, dua perjalanan KA Pandanwangi yang dibatalkan yakni relasi Jember-Ketapang yang sebelumnya tertahan di Stasiun Kalisat dan relasi Ketapang-Jember dengan jadwal keberangkatan pukul 10.00 WIB.

Atas pembatalan tersebut, KAI memberikan pengembalian bea tiket atau refund sebesar 100 persen kepada seluruh penumpang terdampak sesuai ketentuan yang berlaku.

Sementara itu, KA Tawangalun relasi Ketapang-Malang yang tertahan di Stasiun Kalibaru mengalami pembatalan sebagian perjalanan pada lintas Kalibaru-Kalisat.

Untuk membantu penumpang melanjutkan perjalanan, KAI menyediakan bus pengganti dari Stasiun Kalibaru menuju Stasiun Kalisat melalui skema overstappen atau perpindahan moda transportasi.

“Selain itu, penumpang KA Tawangalun juga telah mendapatkan layanan Service Recovery (SR) sesuai dengan ketentuan dan peraturan yang berlaku sebagai bentuk tanggung jawab KAI dalam memberikan pelayanan kepada pelanggan yang terdampak gangguan perjalanan,” kata Cahyo dilansir dari Antara.

Setibanya di Stasiun Kalisat, perjalanan KA Tawangalun menuju Malang akan dilanjutkan menggunakan rangkaian atau trainset KA Pandanwangi.

Pengaturan tersebut dilakukan agar penumpang tetap dapat melanjutkan perjalanan dengan mempertimbangkan kondisi operasional dan keselamatan.

Adapun KA Logawa relasi Jember-Purwokerto sementara masih tertahan di Stasiun Kalibaru. Sementara KA Sritanjung relasi Ketapang-Lempuyangan ditahan di Stasiun Glenmore hingga hasil pemeriksaan memastikan jalur aman untuk dilalui.

Di tengah gangguan tersebut, KA Pandalungan relasi Jember-Gambir tetap diberangkatkan sesuai jadwal, yakni pukul 09.00 WIB. KAI menyebut pengaturan perjalanan dilakukan berdasarkan kondisi dan evaluasi keselamatan pada masing-masing lintas.

Gogosan di jalur rel tersebut juga mengakibatkan keterlambatan kedatangan sejumlah kereta. KA Tawangalun mengalami keterlambatan 269 menit atau sekitar 4 jam 29 menit, KA Sritanjung terlambat 184 menit, sedangkan keterlambatan KA Logawa di sejumlah stasiun tujuan mencapai 213 menit.

Cahyo mengatakan, KAI Daop 9 Jember terus berkoordinasi dengan petugas operasional, sarana, dan prasarana untuk menangani gangguan tersebut. Pemeriksaan jalur dilakukan secara cermat sebelum kereta api diizinkan melintas kembali.

“Kami menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi. Perusahaan berkomitmen untuk terus melakukan penanganan prasarana dan pengaturan operasional secara maksimal dengan tetap menjadikan keselamatan sebagai prioritas utama,” ujarnya. (ant/saf/ipg)


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Motor Tabrakan dengan Truk di Pasuruan, Anggota TNI AL Tewas
• 10 jam lalu
0
thumb
Pesawat Jatuh dan Terbakar di Florida, Sembilan Orang Tewas
• 13 jam lalu
0
thumb
Pelatih Ungkap Pentingnya COP dalam Lomba Lari
• 23 jam lalu
0
thumb
Aplikasi peringatan darurat Rusia dan Ukraina terkena serangan siber
• 9 jam lalu
0
thumb
Polisi Tetap Buru Pembakar Warung Mi Babi Saat Penggerebekan Pesantren Hamalatul Quran Disorot
• 7 jam lalu
0
Berhasil disimpan.